Berwisata sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang. Padatnya rutinitas setiap hari sudah pasti membuat tubuh kelelahan. Sebenarnya dalam aktivitas kita sehari-hari bukan hanya fisik yang lelah, tetapi juga otak. Untuk itu, tak ada salahnya kita memanjakan otot dan otak kita dengan cara berwisata.

Banyak tempat wisata yang bisa kita kunjungi, baik tempat-tempat wisata yang sudah terkenal maupun yang belum banyak dikenal orang. Entah itu dalam negeri sendiri maupun di negeri orang.  Memilih tempat wisata harus sesuai dengan kondisi keuangan dan ketersediaan waktu yang dimiliki.  Nah, bagaimana jika budget mendukung untuk berwisata ketempat yang populer seperti di Pulau Bali, namun waktu yang dimiliki terbatas untuk itu?  Jangan khawatir sebab menikmati libur dengan mengunjungi obyek wisata kan tidak harus jauh-jauh. 

Seperti Sabtu dan Minggu kemarin. Libur dua hari bukan berarti tidak bisa piknik dan menikmati libur. Saya manfaatkan waktu libur dengan berwisata ke beberapa obyek wisata.  Awalnya saya sempat bingung, Tapi…. Ahaa, ide pun muncul.  Bukankah berwisata itu tidak selamanya harus jauh-jauh dari rumah? Mulailah saya melirik obyek wisata yang dekat-dekat saja dari rumah  sehingga dalam rentan waktu dua hari saya bisa mengunjungi tujuh tempat wisata karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari rumah. Ketujuh tempat wisata tersebut adalah sebagai berikut.

1. Rumah Hijau Denassa

Seperti biasa jika tidak ada kegiatan, saya selalu meluangkan waktu berkunjung ke rumah orang tua.  Jarak antara rumahku dan rumah orang tuaku tidak terlalu jauh.  Bisa ditempuh dalam waktu 45 menit.  Momen berkunjung ke kampung ini saya manfaatkan untuk mampir ke salah satu rumah pribadi milik Darmawan Denassa, yaitu Rumah Hijau Denassa yang lebih dikenal dengan istilah RHD (Rumah Hijau Denassa).

Rumah Hijau Denassa merupakan kawasan konservasi lingkungan yang menyelamatkan kekayaan alam hayati, khususnya tanaman lokal, endemik, dan tanaman langka. Darmawan Denassa juga tak henti-hentinya menebarkan virus literasi, terbukti dengan tersedianya taman baca di lokasi RHD.

2. Bendungan Bili-Bili

Bendungan Bili-Bili adalah bendungan terbesar di Sulawesi Selatan yang berlokasi di Kabupaten Gowa, sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Makassar. Bendungan Bili-Bili menyuplai kebutuhan air irigasi untuk wilayah Kabupaten Gowa dan sekitarnya.  Selain menikmati pemandangan yang eksotis di bendugan Bili-Bili, kita juga dapat menikmati kelezatan kuliner ikan bakar dan ikan goreng ala Bili-Bili. 

3. Museum Balla Lompoa

Museum Balla Lompoa adalah rumah adat yang teletak di Jalan Sultan Hasanuddin No. 48, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.  Beberapa peninggalan bersejarah tersimpan di sini. Peninggalan dari Kerajaan Gowa berupa benda-benda pusaka, baju adat, dan barang peninggalan berharga lainnya dapat kita temukan di Balla Lompoa.  Jarak antara rumahku dan lokasi Balla Lompoa sangat dekat.  Kurang dari lima menit  dengan moda transportasi motor atau mobil kita sudah bisa sampai,  bahkan bisa diakses dengan berjalan kaki. 

4. Benteng Somba Opu

Benteng Somba Opu adalah tempat wisata budaya yang ada di Sulawesi. Tempat ini berupa taman miniatur Sulawesi yang di dalamnya banyak terdapat rumah adat dari berbagai daerah di Pulau Sulawesi. Jika kita lihat dalam film layar lebar “Maipa Deapati dan Datu Museng”, Benteng Somba Opu tidak hanya menjadi pusat pertahanan, tetapi juga merupakan wilayah perdagangan rempah-rempah pada jaman VOC. 

5. Pantai Losari

Pantai Losari merupakan salah satu ikon Kota Makassar yang sangat populer di kalangan para wisatawan lokal maupun mancanegara. Kata orang, tidak sah datang ke Makassar kalau belum menyambangi tempat ini. Selain dapat menikmati panorama sunset yang indah, kita juga dapat mencicipi aneka macam kuliner Makassar yang banyak dijual di sekitar pantai ini.  Salah satunya adalah Pisang Epe.

6. Fort Rotterdam

Fort Rotterdam dikenal juga dengan nama Benteng Ujung Pandang.  Sebuah benteng peninggalan kerajaan Gowa-Tallo. Letaknya dekat dari Pantai Losari.  Bisa ditempuh dengan jalan kaki saja. Di sini banyak referensi berkenaan dengan sejarah bangsa di masa lalu.  Terdapat koleksi benda-benda mulai dari zaman prasejarah berupa fosil bebatuan hingga senjata-senjata kuno milik masyarakat Sulawesi Selatan

7. Pulau Kayangan

Nah, setelah puas berkeliling di Fort Rotterdam, kita tinggal menyeberang jalan menuju dermaga penyeberangan ke Pulau Kayangan. Pulau kayangan adalah sebuah pulau kecil berpasir putih, hanya seluas 1 ha dan dapat ditempuh selama 15 menit naik boat dengan biaya yang sangat murah. Hanya merogoh kocek sebesar Rp.30.000 saja untuk pulang pergi.  Di pulau ini kita juga bisa menginap karena tersedia beberapa penginapan.

Selain tujuh destinasi wisata di atas, masih banyak lagi destinasi wisata di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar yang bisa kita kunjungi. Hanya saja saya tidak menulisnya karena agak jauh dari rumah, hehehee….  Next time aja ya teman-teman, saya akan menuliskannya untuk kalian. Happy Weekend ya semuanyaa….

(Visited 175 times, 1 visits today)
17 thoughts on “Tujuh Tempat Wisata Asyik di Dekat Rumahku”
  1. Dari 7 tempat di atas, yg pernah aku datangin Losari Ama fort Rotterdam mba :). Kangeeen deh aku ke Makasar sebenernya. Dulu Ama kantor ke Makasar. Tp wktnya terbatas banget. Jd selain Losari dan fort Rotterdam, kami ke Samalona dan dataran tinggi Malino. Itu doang :D. Tapi seneeeng banget, apalagi Makasar kulinernya enaak. Pengen deh kesana lagi, sekalian datangin tempat wisata yg blm aku datangin

  2. wah enak betul dekat rumahnya banyak objek wisata ya. Dari list di atas saya pernah ke nomer 4,5,6 saja selebihnya belum pernah, munngkin nanti kalau main ke makassar mau mampir juga kesana mi

  3. Uwaaa, ada rumah hijau denasa. Mau sekali berkunjung ke sana. Pernah ketemu sama kak denasa dan cerita-cerita tentang tempat tersebut. Menarik sekali tempatnya

  4. Ngebayangin foto-fotonya di sana kayak apa. Kapan-kapan kasih fotonya dong kak, biar nggak penasaran diriku bentuknya kayak apa. Kalo wisata deket gini hepi deh ya mau ke mana-mana deket

  5. salah satu cara untuk mengobati kangen traveling adalah jadi turis di tempat sendiri dan beruntung banget kalau ada banyak spot menyenangkan untuk dikunjungi. asik bener

  6. Ih kepengen banget deh aku ke Makassar. Udah dari sejak lama. Kepengen ke pantai-pantainya, dan nyicip kulinernya. Bismillah semoga kesampaian.

  7. Haha ingat pernah waktu SD diajak Mama ke Balla Lompoa sambil pakai baju bodo untuk berfoto siang bolong, niat sekali, panasnya gang…kangen semua tempat yang dirimu sebutkan ahhhh…

  8. Hanya bisa membayangkan tempat-tempat asik yang dekat dengan rumah kak Abby di Makassar.
    Seru dan pastinya sejenak bermain di alam bikin refreshing banget.
    Btw,
    Yang paling pengen itu ke Pulau Kayangan. Perjalanan yang menyenangkan pasti yaa..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *