Renungan Dokter Terawan

Pola Pikir Eks Menkes Patut Menjadi Renungan

Letjen TNI Dr. Terawan Agus Putranto_Sp.Rad( K);

Masuk ke Rumah Sakit orangnya belum mati, diobati beberapa bulan kemudian mati, coba kamu pikirkan ini diobati hingga sembuh, atau diobati hingga mati.

 Banyak Lansia Indonesia masih pikul beban berat demi anak cucu.

Diabetes :
Mula mula satu tanda plus, selama 10 tahun pengobatan berubah menjadi empat tanda plus, coba kamu katakan setelah pengobatan jadi ringan atau tambah berat, serta apakah masih bisa bertahan 10 tahun lagi.Dokter sendiri berdarah tinggi 10 tahun, dia sendiri tidak dapat mengobati dirinya, tapi bisa bisa buka resep untuk pasien Darah tinggi. Dokter itu sendiri diabetes 5 tahun, Asam urat 8 th, membuka resep mengobati pasien yang sakit 1-2 tahun. Apakah Ini Tidak Lucu?

Gedung Rumah Sakit makin bangun makin besar, pasien sakit makin hari makin banyak, apabila Dokter benar benar dapat menyembuhkan pasien, seharusnya pasien makin hari makin sedikit.

Penderita Kanker di operasi, Radioterapi, Kemoterapi, setelah 2-3 bulan mati, bahkan Bangkrut melarat. Andai tidak masuk Rumah Sakit malah bisa hidup 2 tahun, bahkan bisa lebih lama, apakah itu Prestasi medis atau hal yang menyedihkan?

Jadi seharusnya orang macam apa yang harus ke Rumah Sakit?

1). Orang yag butuh pertolongan Darurat 2). Orang yang butuh Hemostasis darurat (menghentikan pendarahan).
3). Orang yang Patah tulang tangan /kaki
4). Ibu Hamil yang akan melahirkan.

Bagi orang-orang selain di atas, asal mengatur mentalitas hidup, Berolah raga, ubah kebiasaan buruk, Gizi seimbang, perawatan dengan Herbal sudah cukup … !

  1. Kesimpulan :
    Manusia sudah kehilangan pola pikir logis :
    Sakit → Makan obat
    Ke dokter → Masuk Rumah Sakit_

Akibatnya :
Jual rumah
Pinjam uang
Diobati sampai Mati

Inilah kesedihan POLA PIKIR INERSI MANUSIA
MANUSIA DEMIKIAN GALAU & TERSESAT

I N G A T :
KUNCI SEHAT BERADA DITANGAN DIRI SENDIRI

Engkau sesungguhnya tidak sakit, hanya punya kebiasaan ke Dokter periksa penyakit.
Jadi Otaknya lah yang berpenyakit.

Mahatir Muhammad ( usia ± 92 th ) mengatakan :
Saya akan menyarankan orang untuk tidak beristirahat ketika mereka menjadi Tua karena jika anda beristirahat, anda akan segera menjadi sangat lemah & tidak mampu, & mungkin menjadi Pikun.

Jadilah Aktif setelah anda mencapai usia pensiun, kata Dr Mahathir Muhammad ( Perdana Menteri Malaysia )

Ini sama dengan otot ototmu, Jika anda tidak menggunakan otot & berbaring sepanjang waktu, otot-otot bahkan tidak dapat membawa berat Badan anda. Anda tidak bisa Berdiri, anda tidak bisa Berjalan.

Otak juga sama. Jika anda tidak menggunakan Otak anda, anda tidak Berpikir, anda tidak menyelesaikan masalah, anda tidak membaca, anda tidak menulis, Otak mundur & anda menjadi Pikun. Jadi selalu Aktif lah, tambahnya.

Jangan Pernah Merasa Sudah Tua …
Tetaplah Muda & Aktif.

Hadapi Hidup ini dengan Semangat, jangan pernah berpikir Menyerah & ingat kekayaan yang kita punya tidak ada yang Abadi.

Salam sehat salam Hebat dan selalu Bahagia 

Pasangan Lansia ini meninggal di hari yang sama.
           
(Visited 7 times, 1 visits today)

By Pipiet Senja

Pipiet Senja, sastrawati Nasional, menulis sejak 1975. Berbagai genre, terutama tentang perempuan. Ribuan cerpen dan ratusan novel telah ditulis, tetapi yang baru diterbitkan sebagai buku 203. Mentor Literasi untuk santri Askar Kauny. Mentor kelas menulis TKI; Hongkong, Malaysia, Singapore, Mesir, Mekkah dlsbnya. Aktivitas Manini 65 tahun dengan lima cucu ini selain menulis, wara-wiri ke rumah sakit sebagai penyintas Thallasemia. Suka diminta Orasi dan baca puisi, sebab ia pun Aktivis 212. Pesannya:"Menulislah yang baik-baik saja, jangan menyesatkan, sebab kelak tulisan kita akan dimintai tanggung jawab. Salam Literasi."

2 thoughts on “Jangan Takut Tua: Tetaplah Aktif”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: