Oleh : Elvira Pereira Ximenes*

Syukur bagiMu Allah Tritunggal Maha kudus
Aku diberi kesempatan hidup ini sebagai anugerah
Kau izinkan pertemuan antara ayah dan ibuku
Dalam suatu karya ilahi

Puluhan tahun yang lalu
Dunia tanpa kehadiran aku
Aku tak ada sebelumnya
Tak pernah ada dalam bayangan leluhurku

Aku sungguh bersyukur
PadaMu Sang Pencipta
Kau beri aku ruang dan waktu
Sembilan bulan tinggal dalam rahim mamaku sehidup semati

Aku dibentuk begitu sempurna
Dibesarkan, dididik dan dinafkahi kedua orang tuaku
Mendapatkan restu dari nenek kakekku
Atas berkat sang Ilahi

Terima kasih alam semesta
Aku begitu istimewa bersahabat denganmu
Walau aku tinggal dalam rahim ibuku
Kau selalu setia berdamai denganku
Hingga aku lahir di dunia ini

Aku mendapat pancaran sinar matahari
Aku bernafas dengan Udara segar
Aku mengkonsumsi ASI murni
Aku tinggal didalam kondisi rumah yang layak

Semuanya aku peroleh atas belas kasih Tuhan
Tanpa balas jasa
Segala sesuatu terjadi atas KemurahanMu

Dengan apakah aku harus membalas jasaMu
Kau begitu baik padaku
Kau hadirkan bagiku orang-orang super
Baik anggota keluarga, sekolah, tetangga maupun komunitas bahkan kantoran

Pujilah Tuhan
Kau hadirkan bagiku guru-guru, para dosen juga para pelatih yang andal termasuk teman-temanku sebaya
Mulai dari tingkat SD sampai mahasiswa di Perguruan Tinggi.

Aku selalu mendapatkan kesempatan demi kesempatan
Keajaiban demi keajaiban dalam menelaah hidup
Membagi dan memberi apa yang kumiliki

Penghargaan dan penghakiman pun menjemput silih berganti
Namun CintaMu jauh lebih dalam, lebih luas, lebih tinggi bahkan lebih panjang dan lebar
Karena aku adalah milikMu

Aku bersyukur dan berterima kasih
Atas kesempatan emas ini
Aku berbahagia
Aku masih bernapas hingga detik ini

Terima kasih atas penyelenggaraan Ilahi ini
Kau hadirkan bagiku orang-orang spesial
Kelak menjadi pendamping dan mitra kerja disisa hidupku dalam bentuk apa pun

Tak lupa kuucapkan limpah terima kasih
Kepada Bengkel Narasi
Yang selalu setia mengupload hasil tulisanku mengudara di angkasa
Sungguh ajaib hidup ini jika ditelusuri lebih mendalam

Terima kasih ayah dan ibu
Terima kasih semua sanak saudara dalam keluarga
Terima kasih teman-teman senasib dan seperjuangan
Dampingilah aku wahai malaikatku

*Penulis adalah penggiat dan penikmat literasi

(Visited 30 times, 2 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.