Kota Kendari adalah ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara, merupakan salah satu kota yang sangat strategis dengan bentangan alamnya begitu indah. Posisinya terletak diantara perbukitan Tahura Nipa-Nipa dengan Teluk Kendari. Bukit dan teluknya yang menawan hati para wisatawan dan investor, sehingga pantaslah apabila kendari menyandang sebagai kota Bukit dan Teluk.

Wilayah kota Kendari yang tepat berada dalam posisi tersebut adalah Kecamatan Kendari dan Kecamatan Kendari Barat. Wilayah Kecamatan Kendari Barat, tepat berada dalam kawasan perbukitan Tahura Nipa-Nipa dan Teluk Kendari dari arah barat ke timur (Buku Informasi Taman Hutan Raya Nipa-Nipa, September 2013) adalah; Kelurahan Kemaraya, Kelurahan Watu-Watu, Kelurahan Puuggaloba, Kelurahan Tipulu, Kelurahan Benu-Benua, Kelurahan Sanua, Kelurahan Sodooha, Dapu-Dapura, Lahundape.

Sedangkan wilayah kecamatan Kendari yang berada diantara perbukitan Tahura Nipa-Nipa dengan Teluk Kendari meliputi; Kelurahan Kandai, Kelurahan Gunung Jati, Kelurahan Jati Mekar, Kelurahan Kampung Salo, Kelurahan Kendari Caddi, Kelurahan Mangga Dua, Kelurahan Kassilampe, Kelurahan Mata, Kelurahan Purirano.

Kawasan Tahura Nipa-Nipa secara administratif Pemerintah Daerah terletak pada dua wilayah pemerintah Kabupaten/Kota, adalah Kabupaten Konawe dan Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Di sekitar kawasan Tahura Nipa-Nipa terdapat 25 kelurahan dan 21 desa yang berbatasan langsung. Secara kewilayahan, batas-batas Taman Hutan Raya Nipa-Nipa, di sebelah utara berbatasan dengan Teluk Lasolo, Laut Banda dan pemukiman masyarakat Kecamatan Soropia dan Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe.

Sebelah Timur berbatasan dengan Tanjung Nipa-Nipa, Laut Banda dan pemukiman masyarakat Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe.

Sebelah selatan berbatasan dengan Teluk Kendari dan pemukiman masyarakat Kecamatan Kendari, Kecamatan Kendari Barat, dan Kecamatan Mandonga
Kota Kendari.

Sebelah barat berbatasan Mandonga Kota Kendari. dengan dengan kecamatan Mandonga kota Kendari.

Wilayah pemukiman penduduk Kabupaten Konawe yang melingkari kawasan Tahura Nipa-Nipa yakni, Kecamatan Soropia terdiri atas 13 Desa. Kecamatan Lalonggasumeeto terdiri atas 8 Desa.

Wilayah pemukiman penduduk kota Kendari yang melingkari kawasan Tahura Nipa-Nipa, antara lain Kecamatan Mandonga terdiri dari 6 Kelurahan, Kecamatan Kendari Barat terdiri atas 9 Kelurahan, Kecamatan Kendari terdiri dari 9 Kelurahan.

Merujuk situs kendarikota.go.id, penamaan Kendari sendiri berasal dari kata “Kandai” yaitu alat dari bambu atau kayu yang dipergunakan penduduk teluk Kendari untuk mendorong perahu, dari kata Kandai inilah kemudian diabadikan menjadi kampung Kandai dan pengembangan dari kata Kandai selanjutnya dalam berbagai literature terakhir disebut Kendari.

Kendari memang unik perpaduan kawasan hutan, teluk dan bukit, membuat masyarakatnya dapat menikmati segarnya udara perbukitan Tahura Nipa-Nipa hasil produksi vegetasi hutan dengan hembusan angin sepoi-sepoi teluk kendari yang pantas dipertahankan keutuhannya.

Betapa indahnya karunia Tuhan Yang Maha Esa. Olehnya itu perlu dijaga, dikelola dan dimanfaatkan secara bijak dan seimbang bagi kesejahteraan masyarakat Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, baik masa kini maupun masa depan.

(Visited 16 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.