Oleh: Rosita Samad*

Perhutanan sosial menawarkan manfaat ekologi, manfaat sosial dan manfaat ekonomi bagi pemegang persetujuan yang mengelola kawasan hutan. Sebagai salah satu solusi konflik kepentingan antara masyarakat yang terlanjur mengelola kawasan hutan tanpa dokumen yang sah dan upaya pemerintah melestarikan sumberdaya hutan sebagai penyeimbang ekosistem dan terjaganya tata air dan tata udara.

Masyarakat yang berada pada sekitar kawasan hutan sebagian telah memahami pentingnya akses kelola untuk memberi rasa aman dalam berusahatani atau kegiatan produktif lainnya dalam kawasan hutan. Jalan tengah yang dapat dipilih yaitu dengan mengusulkan persetujuan pengelolaan hutan melalui skema perhutanan sosial.

Warga Desa Kadinge Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang bersama Kepala Desa Kadinge beserta jajarannya kemudian berinisiatif untuk melaksanakan sosialisasi dan mengundang Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan sebagai narasumber dan didampingi penyuluh dari KPH Mata Allo. Sosialisasi tersebut di tindak lanjuti dengan penyusunan proposal usulan persetujuan pengelolaan hutan kemasyarakatan (HKm).

Salah satu potensi yang dapat dikembangkan jika masyarakat melalui kelompok tani hutan Buntu Kadinge mendapatkan akses kelola yaitu potensi wisata Goa Wai Lambun dan situs budaya berupa pekuburan tua yang masih dapat terlihat jelas di Dusun Asaan.

Keindahan Goa Wai Lambun sangat indah dengan lebar goa yang lumayan luas, sehingga pengunjung dapat leluasa mengeksplorasi keindahan spot-spot yg ada dalam tiap detail. Ornamen akan semakin indah dengan pencahayaan yang tepat, kilauan laksana emas dan permata membuat perjalanan dalam goa tidak terasa hingga 3 sampai 4 jam. Suatu kebahagiaan tersendiri saya bisa menikmati keagungan Allah melalui ciptaanNYA yang maha sempurna.

Tulisan ini saya dedikasikan kepada para pihak yang berkontribusi dalam eksplorasi sehari di Desa Kadinge. Special thanks buat my Husband, Darwin owner Pohon Pustaka, Subair Tasnim, Kepala Desa Kadinge beserta jajaran. Kalian Hebat.
Suatu catatan perjalanan (Bersambung)
Enrekang,29 September 2023.

*Rosita Samad, Staf DLHK Provinsi Sulawesi Selatan

(Visited 303 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.