Butet Siregar – Ed. Pipiet Senja

Ibuku cantik sekali di ulangtahunnya hari ini. Sehat, bugar, penuh tawa dan makannya banyak.

Tidak lagi khawatir akan banyak hal, karena bukankah hidup ini hanya tersisa beberapa weekend lagi.

Sayang sekali kalau dihabiskan untuk rasa khawatir akan masa depan yang belum tentu ada.

Ibuku berulangtahun hari ini. Dengan gamis ungu, hijab ungu dan sepatu ungunya.

Kalau ditanya beberapa tahun yang lalu, ketika ia terbaring dalam lilitan alat bantu napas dan nyanyian mesin-mesin lainnya.

Apakah aku akan membayangkan dia bisa tiba di hari ini lagi, jelas akan kujawab, iya.

Iya karena semangat hidupnya selalu menggebu-gebu, dihajar COVID pun dia hanya terkekeh. Tuhan sungguh sayang Ibuku.

Tidak akan ada wanita menginspirasi lagi dalam hidupku selain dia: berdampingan dengan Thallasemia seumur hidupnya, mendidik aku dan satu anak lainnya setelah keguguran berkali-kali.

Mencari nafkah tanpa gelar sarjana, jadi tulang punggung keluarganya dengan lima adik dan orangtua. Dari muda, gagah berani menghadapi KDRT selama 32 tahun.

Wah pusing sih ngetiknya saja aku tidak sanggup melanjutkan.

Makanya sekarang biarkan dia duduk saja istirahat di sini. Makan yang enak. Jalan-jalan lucu. Nikmati sisa perjalanan.

Ibuku cantik sekali hari ini. Karena ia masih bernapas lancar, tertawa riang, makan dengan lahap. Sehat-sehat ya Ma.

Selamat hari lahir.
In frame: Pipiet Senja

(Visited 11 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Pipiet Senja

Pipiet Senja, sastrawati Nasional, menulis sejak 1975. Berbagai genre, terutama tentang perempuan. Ribuan cerpen dan ratusan novel telah ditulis, tetapi yang baru diterbitkan sebagai buku 203. Mentor Literasi untuk santri Askar Kauny. Mentor kelas menulis TKI; Hongkong, Malaysia, Singapore, Mesir, Mekkah dlsbnya. Aktivitas Manini 67 tahun dengan lima cucu ini selain menulis, wara-wiri ke rumah sakit sebagai penyintas Thallasemia. Suka diminta Orasi dan baca puisi, sebab ia pun Aktivis 212. Pesannya:"Menulislah yang baik-baik saja, jangan menyesatkan, sebab kelak tulisan kita akan dimintai tanggung jawab. Salam Literasi."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.