Oleh: Muhammad Sadar*

Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan mengamanatkan pemerintah sebagai urusan wajib untuk menjamin pangan,baik jumlah maupun mutunya,aman, beragam,bergizi, merata dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat untuk bisa hidup sehat,aktif dan produktif secara berkelanjutan. Dalam undang-undang tersebut juga ditegaskan bahwa penyelenggaraan pangan bagi konsumsi masyarakat harus memenuhi persyaratan keamanan dan qualitas, komponen nutrisi serta pelabelan dan promosi. Hal ini sejalan dengan prinsip dan pedoman FAO/WHO tentang National Food Control System yang bertujuan memberikan perlindungan konsumen dan menjamin praktik perdagangan pangan yang adil dan bertanggung jawab (Bappenas, 2023).

Pada hari ini Senin,16 Oktober 2023, Pemerintah Daerah Kabupaten Barru melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyelenggarakan peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) dengan melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan GPM digelar di Alun-Alun Colliq Pujie Barru yang menyiapkan aneka komoditas pangan antara lain beras, minyak goreng, daging kerbau, telur,bawang merah dan komoditi pangan segar lainnya.Ragam komoditi tersebut disiapkan atas kerjasama dan dukungan Bulog Cabang Pare-Pare, kelompok tani produsen pangan binaan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Pada etalase GPM tersebut ditawarkan kepada masyarakat konsumen dengan harga murah dan terjangkau serta memenuhi syarat keamanan pangan.

Pada peringatan HPS kali ini dihadiri oleh Bapak Sekretaris Daerah Barru Dr. Ir. Abustan, M.Si. (mewakili Bupati Barru), Koramil 1405-06 Barru, Waka Polres dan Kejaksaan Negeri Barru, BPS,Bulog Cabang Pare-Pare, Asisten dan Para Pimpinan OPD,KTNA,BPP/PPK/PPL dan masyarakat lainnya.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan HPS, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barru menyampaikan,”Kegiatan GPM ini merupakan hasil komunikasi dari Badan Pangan Nasional dan petunjuk Pimpinan agar menyelenggarakan GPM sebagai rangkaian peringatan serentak HPS. Tujuannya adalah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan di tingkat rumah tangga konsumen, di samping sebagai upaya dalam pengendalian inflasi daerah.” Ditambahkan pula bahwa kegiatan GPM ini akan terus dilanjutkan hingga di tingkat kecamatan setiap hari jumat yang akan disupport oleh Bulog Cabang Pare-Pare.

Pada selingan acara, dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan pangan berupa beras oleh Sekretaris Daerah Barru kepada perwakilan masyarakat sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Barru terhadap pemenuhan pangan pokok bagi rakyatnya.

Dalam sambutan dan arahannya Sekretaris Daerah Barru mengawali dengan menyebut,”Kegiatan GPM ini sangat strategis karena pangan merupakan kebutuhan warga dan pemerintah di dunia, terlebih lagi dengan adanya fenomena el nino dan gejolak geopolitik- perang Rusia-Ukraina yang berefek pada pasokan pangan dunia.”

Lebih lanjut beliau menerangkan,”Setiap pekan dilakukan rapat dan video conference dari Kemendagri terkait pengendalian inflasi nasional. Inflasi Provinsi Sulawesi Selatan pada bulan september 2023 sebesar 2,33%, turun dari bulan agustus lalu sebesar 3,53%. Faktor penyebab inflasi antara lain harga komoditi pertanian yang tidak stabil yaitu beras, bawang merah,telur dan cabe.”

Beliau menghimbau, berharap dan mengatakan”ini perintah” kepada seluruh jajaran OPD dan ASN di lingkup Pemerintah Daerah Barru untuk melakukan gerakan tanam cabe di unit kerja kita semua
(Sekretariat kuota 500 pohon) dan pemanfaatan pekarangan bagi ASN di rumah masing-masing,
sambil mengajak KTNA untuk berperan lebih nyata dan membuat grand desain pertanian barru yang lebih besar lagi.”

Menurut pandangan penulis, peringatan hari pangan sedunia merupakan momentum yang sangat tepat dalam mengartikulasikan kebijakan pangan nasional. Kebijakan pangan telah diatur berbagai regulasi mulai dari sisi hulu hingga hilir. Pangan sebagai bagian dari hajat hidup orang banyak dan sangat fundamental sehingga urusannya menjadi wajib oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya berdasarkan konstitusi negara. Walaupun negara ini pada posisi ditengah himpitan geografis dunia, di bawah tekanan dan cekaman fenomena el nino serta dampak geopolitik global,negara harus hadir dan tetap eksis-konsisten dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan, menjamin keterjangkauan harga komoditas dan kelancaran distribusi agar ketahanan pangan negeri ini lebih aman dan terkendali.

Barru,16 Oktober 2023

*Penguji Perbenihan/Perbibitan TPHBun Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barru

(Visited 237 times, 2 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: