Grup Perjuangan – Ed. PS

Maroko sering digambarkan sebagai negara terindah di Afrika Utara dengan budaya dan sejarah yang kaya, serta bangunan arsitektural yang memukau pengunjung.

Baru-baru ini Maroko sendiri sempat jadi buah bibir selama Piala Dunia di Qatar 2022.
Hal itu dikarenakan mereka merupakan tim yang sama sekali tidak diperhitungkan namun mampu mengejutkan banyak pihak dengan melaju ke 16 Besar sebagai juara Grup F. Namun sayang mereka harus gugur pada semi final melawan Prancis.

Namun saat berbicara mengenai Maroko, tidak lengkap rasanya bila kita tidak membahas putra mahkota negeri Singa Atlas, Pangeran Moulay Hassan. Terlebih mengingat sosok Pangeran Moulay Hassan yang sering disebut-sebut sebagai pangeran muda terkaya di dunia:

Melansir dari SCMP, berikut fakta-fakta tentang pangeran muda Maroko, Moulay Hassan:

  1. Suka dunia penerbangan
    Moulay telah menunjukkan preferensi untuk mempelajari dunia penerbangan. Dengan begitu dirinya akan menjadi yang pertama mempelajari penerbangan di keluarganya, terlebih mengingat ayahnya yang merupakan raja saat ini belajar hukum sebelumnya.

Untuk mengejar mimpinya, Moulay harus mengikuti ujian masuk ke Royal Aeronautical School-CRPTA yang bergengsi. Ketika Moulay lahir, penghormatan 21 senjata dipersembahkan kepadanya untuk menandai peristiwa bahagia itu.

  1. Kualitas duta besar
    Meski masih berusia muda, dirinya sudah menyadari tanggung jawab dari menjadi salah satu keluarga kerajaan, dan sering terlihat bersama raja di acara-acara besar internasional dan di Maroko.

Sebagai contoh saat beberapa tahun yang lalu keduanya nampak menghadiri pemakaman Henri d’Orleans, pangeran Paris dan adipati Prancis. Selain itu putra mahkota juga sempat memimpin upacara pembukaan Pameran Pertanian Internasional (SIAM) ke-14 di Maroko.

Tidak berhenti di sana, Moulay juga sempat menjadi peserta termuda di One Planet Summit di Prancis pada tahun 2017, saat ia mendapat pengakuan internasional. Kemudian pada 2019 lalu Moulay juga nampak menyapa Pangeran Harry dan Megan Markle di Royal Guest Palace di Rabat.

  1. Punya Jet pribadi
    Pangeran Moulay Hassan sering disebut-sebut sebagai salah satu pangeran terkaya di dunia. Hal ini dikarenakan dirinya yang memiliki jet pribadi di usia sangat muda.

Diketahui bahwa ia berkeliling dunia dengan jet Gulfstream G650 senilai US$ 67,4 juta miliknya. Ini dikatakan sebagai salah satu jet VIP termahal dan terkuat yang tersedia.

  1. Namanya digunakan untuk sirkuit olahraga
    Popularitas Moulay di Maroko dapat diukur dengan bagaimana namanya digunakan sebagai nama sirkuit olahraga ternama di negaranya.

Adapun sirkuit olahraga yang dimaksud adala Circuit International Automobile Moulay El Hassan di Marrakech dan Stade Moulay Hassan yang berkapasitas 12.000 tempat duduk di Rabat.

  1. Hobi Berlibur bersama keluarga
    Pangeran yang satu ini dikenal suka pergi berlibur bersama keluarganya. Sebagaimana seorang pangeran, dirinya pun cukup “loyal” saat berlibur.

Diketahui bahwa pada September 2019 lalu dirinya kedapatan tengah berlibur di New York bersama ibu dan saudara perempuannya. Selain itu dirinya juga kedapatan pernah melakukan perjalanan ke pulau Skiathos di Yunani pada Juli 2019 lalu.

  1. Punya semangat komunitas
    Selain kaya, Pangeran Moulay Hassan juga dikenal memiliki jiwa sosial yang tinggi. Bahkan dikatakan bahwa ia sering bekerja sama dengan ayahnya untuk memastikan Maroko menjadi tempat yang damai bagi orang-orang dari semua lapisan masyarakat.

Sebagai contoh pada 2017 lalu, Moulay sempat memberikan sambutan hangat kepada anak-anak Palestina yang berkunjung sekaligus memperkenalkan budaya Maroko kepada mereka.

(Visited 47 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Pipiet Senja

Pipiet Senja, sastrawati Nasional, menulis sejak 1975. Berbagai genre, terutama tentang perempuan. Ribuan cerpen dan ratusan novel telah ditulis, tetapi yang baru diterbitkan sebagai buku 203. Mentor Literasi untuk santri Askar Kauny. Mentor kelas menulis TKI; Hongkong, Malaysia, Singapore, Mesir, Mekkah dlsbnya. Aktivitas Manini 67 tahun dengan lima cucu ini selain menulis, wara-wiri ke rumah sakit sebagai penyintas Thallasemia. Suka diminta Orasi dan baca puisi, sebab ia pun Aktivis 212. Pesannya:"Menulislah yang baik-baik saja, jangan menyesatkan, sebab kelak tulisan kita akan dimintai tanggung jawab. Salam Literasi."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.