Pipiet Senja

Hadeeeeh!
Gak segitunya juga kaleee. Anak anak gw mah berjuang mandiri sejak kanak-kanak.
Sulungku sejak kelas SD sudah bisa cari duit, ngojek payung.

Jadi Sabam begitu kelas satu SMA. Pas mahasiswa semester dua jadi asdos. Terus dapat beasiswa, lanjut S2. Seingatku gak pernah nyusahin emak yang penyakitan begini.

Adik perempuannya jaga toko buku sejak SD. Sudah nulis buku ABG dengan honor pertama 4 juta dari Zikrul Hakim.

Silakan tanya Bos ZH Remon Agus, Gusmini dan Bu Amalia Bakti Safitri atau Mbak Aminah Mustari.

Ya, semua honornya dikasih ke emaknya. Dia hanya minta sedikit buat beli buku yang sudah lama diincarnya.

Tahu-tahu beli mesin cuci, kulkas begitu dapat honor jetian.
Dia bilang:”Kasihan Mama sudah sakit, sibuk nulis, harus repot nyuci….”

Kedua anak ini alumni S2 UI. Sulung pakar IT dari Ilkom. Adiknya Master Kenotariatan FHUI. Beasiswa loh, gak ada istilah ijazah palsu atau suap menyuap. Semua diperjuangkan dengan gagah. Semua berawal dari Nol. Ibaratnya semua diraih dengan berdarah-darah. Seriuuuus!

So, jangan disamaratakan semua anak manja. Sampai kerja pun dicarikan ortu.

Soriiiii yeeeee Mas Anies, eeeh, itu kata sapa tuh? Gak butuh jabatan yeeeh, tapi penting korupsi T-an. Husyyyy!

Sudah ah, jadi memper ke mane-mane.

Penasaran, boleh tahu: Apa gak malu ya semua diempanin ortu? Mana caranya main langgar melanggar pula?

Malu dong malu, yeaaaah!

(Visited 14 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Pipiet Senja

Pipiet Senja, sastrawati Nasional, menulis sejak 1975. Berbagai genre, terutama tentang perempuan. Ribuan cerpen dan ratusan novel telah ditulis, tetapi yang baru diterbitkan sebagai buku 203. Mentor Literasi untuk santri Askar Kauny. Mentor kelas menulis TKI; Hongkong, Malaysia, Singapore, Mesir, Mekkah dlsbnya. Aktivitas Manini 67 tahun dengan lima cucu ini selain menulis, wara-wiri ke rumah sakit sebagai penyintas Thallasemia. Suka diminta Orasi dan baca puisi, sebab ia pun Aktivis 212. Pesannya:"Menulislah yang baik-baik saja, jangan menyesatkan, sebab kelak tulisan kita akan dimintai tanggung jawab. Salam Literasi."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.