Oleh: Gusnawati Lukman

Di bawah sinar mentari, Januari membuka pintu

Sebuah kisah baru terbentang di ufuk

Bulan yang sejuk, hembusan angin berbisik

Mengundang hati untuk merenung dan bermimpi

Januari, kau bagai lembaran putih bersih

Di atasnya kisah-kisah terpahat indah

Dengan embun yang gemerlap di pagi yang tenang

Menyapa dunia dengan senyuman yang menggoda

Dalam keheningan, dedaunan menari

Ranting-ranting yang tegar menopang beban

Januari, bulan penuh harap dan impian

Seperti bunga yang bersemi di taman

Jejak langkah terdengar di salju tipis

Melintasi jalan-jalan yang sunyi

Di antara pohon-pohon yang membisu

Januari, menyimpan misteri yang dalam

Bagaikan puisi yang tersusun rapi

Setiap detiknya bernyanyi sendu

Januari, kau adalah awal yang baru

Di lembaran kisah yang belum terungkap

Semoga dalam pelukmu, kita temukan arti

Arti dari perjalanan yang terus berlanjut

Januari, bulan pembuka lembaran

Dengan setiap langkah, kita menari dalam keajaiban.

Watansoppeng, Januari 2024

*Penulis adalah penikmat dan pecinta literasi membaca dan menulis

(Visited 34 times, 1 visits today)
2 thoughts on “Januari”
  1. Januari hadir merangkul mesra sang penghuni dunia
    Diawal tahun bulan pertama mengisi lembaran baru hidup kita..
    Januari bagaikan secarik kertas putih, siap
    mengawali kisah kasih insan dunia yang
    menggoda penuh dengan misteri .
    Semoga dijanuari ini kisah hidup kita akan
    selalu diliputi temaran jingga yg penuh dengan senyuman mesra .
    Serta mampu mempertahankan aurah keindahannya. I LIKE puisi januari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.