Oleh: Gugun Gunardi*

Pelantikan ialah satu kosa kata yang artinya menurut KBBI; pengangkatan pada jabatan tertentu dengan disertai sumpah jabatan. Di dalam bahasa Inggris berarti ahyensode. Suatu acara yang ditunggu-tunggu oleh para personal yang mendapatkan amanah untuk melaksanakan tugas pada suatu jabatan tertentu.

Jabatan apa pun yang disandingnya, kurang lengkap rasanya jika tidak dilaksanakan pelantikan oleh pejabat yang berwenang melantik. Mulai dari jabatan tertinggi, seorang Presiden di negeri tercinta ini hingga tenaga staf administrasi di suatu lembaga tertentu. Selalu diusahakan dilaksanakan pelantikan setelah dikeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk orang yang bersangkutan.

Jabatan apa pun yang disandang personal yang dilantik, selalu memberikan suasana yang menggembirakan bagi orang yang bersangkutan. Tidak terkecuali jabatan apa pun yang diterimanya pastilah mendatangkan kegembiraan kepada si penerima jabatan tersebut. Hanya sedikit orang, yang menerima jabatan dengan tidak puas, karena tidak sesuai dengan yang diharapkannya.

Seperti yang terjadi pada hari Sabtu 3 Februari 2024 di Aula Sekolah Dasar (SD) Al Ghifari. Penulis sengaja datang lebih awal, yaitu pada jam 7.40, di lantai 1 SD Al Ghifari, yang akan dilaksanakan pelantikan bagi para pejabat struktural di lingkungan Yayasan Al Ghifari. Kesengajaan penulis datang lebih awal, bukan tanpa alasan. Yaitu ingin melihat rona muka ceria para personal yang akan dilantik. Tentu saja penulis sendiri tidak mau datang terlambat, karena termasuk personal yang akan dilantik sebagai Kepala Pusat Universitas Al Ghifari Press.

Sinyalemen penulis tentang “keceriaan pada pelantikan” itu tidak salah. Hampir 99,9% dari personal yang datang untuk dilantik menunjukkan muka yang ceria. Mereka datang dengan senyum yang nerekah di bibirnya, diwarnai canda gembira antar sesama person yang akan dilantik. Tegur sapa yang hangat, penuh dengan kekeluargaan sangat dirasakan. Siapa pun yang datang dan melewati tempat duduk penulis sambil menyusun artikel ini, menyapa dengan ramah. Bisa jadi hal itu karena suasana hari itu yang sangat menggembirakan, tapi bisa pula karena karakter personal yang terlatih untuk ramah kepada orang lain.

Keceriaan dan kegembiraan itu tidak selalu yang wah atau yang besar-besar. Sesuai dengan kapasitas dan posisinya, jika pelantikan itu disyukuri sebagai jabatan yang dipercayakan di pundak kita, pasti kita akan mensyukurinya. Sekarang tinggal bagaimana melaksanakan tugas yang diemban dengan amanah, dan menghasilkan sesuatu yang positif dari jabatan yang diamanahkan tersebut. Dalam kapasitas apa pun, sesuatu yang kita terima, syukurilah dan laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Pasti hasilnya akan dapat dirasakan oleh diri pribadi dan lingkungan di tempat mana kita bertugas.

Keceriaan dan kegembiraan itu, tentu saja penulis rasakan juga. Meskipun tidak sempurna seperti yang lain yang mendapatkan sentuhan langsung dari pejabat yang melantik, karena penulis tidak dapat hadir langsung di ruangan pelantikan yang dilaksanakan di lantai 4. Kebetulan gedung tersebut belum menyediakan lip jadi penulis mengikuti jalannya pelantikan di lantai bawah, karena kondisi kesehatan. Tetapi tetap hal tersebut tidak mengurangi perasaan gembira dan ceria penulis di suasana tersebut, terutama merasakan keramahan yang penulis terima dari keluarga besar Yayasan Al Ghifari.

Semoga tugas-tugasku dapat dilaksanakan dengan lancar dan dimudahkan oleh Allah. Aamiin yaa rabb.

*Kepala Universitas Al Ghifari Press Bandung

(Visited 89 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.