Kajian Online – Penyaji Pipiet Senja

Ada seorang remaja bertanya kepada kakeknya:

” Kakek, apa gunanya’ aku membaca Al-Qur’an, sementara aku tidak mengerti arti dan maksud dari Al-Qur’an yang kubaca.“

Lalu si kakek menjawabnya dengan tenang : “ Cobalah ambil sebuah keranjang sampah ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku dengan sekeranjang air. “

Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tapi semua air yang dibawanya jatuh habis, sebelum ia sampai di rumah.

Kakeknya berkata : “ Kamu harus ber’usaha lebih cepat. “

Kakek meminta cucunya kembali ke sungai. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong (tanpa air) sebelum sampai di rumah.

Dia berkata kepada kakeknya : “ Tidak mungkin aku bisa membawa sekeranjang air. Aku ingin menggantinya dengan ember. “

“Aku ingin sekeranjang air, bukan dengan ember “Jawab kakek.

Si anak kembali mencoba, dan berlari lebih cepat lagi. Namun tetap gagal juga. Air tetap habis sebelum ia sampai di rumah. Keranjang itu tetap kosong.

“ Kakek … ini tidak ada gunanya. Sia-sia saja. Air pasti akan habis di jalan sebelum sampai di rumah.“

Kakek menjawab : “ Mengapa kamu berpikir ini tidak ada gunanya …? Coba lihat dan perhatikan baik-baik apa yang terjadi dengan keranjang itu.“

Anak itu memperhatikan keranjangnya, dan ia baru menyadari bahwa keranjangnya yang tadinya kotor berubah menjadi sebuah keranjang yang BERSIH, luar dan dalam.

“ Cucuku, apa yang terjadi ketika kamu membaca Al-Qur’an …? Boleh jadi kamu tidak mengerti sama sekali. Tapi ketika kamu membacanya, tanpa kamu sadari kamu akan berubah, luar dan dalam. Itulah pekerjaan Alloh dalam mengubah kehidupanmu … ! “

Subhanalloh …Tidak ada yang sia-sia ketika kita membaca Al-Qur’an.

Mari kita lebih sering lagi membacanya. Meski kadang tidak tahu arti nya, namun tetap harus berusaha untuk memahami arti nya.

“ ALLOHUMMA Ya Alloh rahmatilah hidup kami dengan Al-Qur’an, dan jadikanlah Al-Qur’an itu imam, cahaya, hidayah dan rahmat untuk kami dan keluarga kami … Aamiin ”

Subhanalloh … Semoga yang ” membagikan ” tausiyah ini semua dosanya diampuni Alloh, diangkat derajatnya, dikabulkan segala hajatnya dan pasangan hidup yang sakinah serta anak yang sholeh / sholehah hingga bisa masuk surga melalui pintu mana saja yang dikehendaki.

Aamiin ya Robbal’alamiin

Mari semarakkan amadhanmu dengan membaca Al Quran.

(Visited 8 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Pipiet Senja

Pipiet Senja, sastrawati Nasional, menulis sejak 1975. Berbagai genre, terutama tentang perempuan. Ribuan cerpen dan ratusan novel telah ditulis, tetapi yang baru diterbitkan sebagai buku 203. Mentor Literasi untuk santri Askar Kauny. Mentor kelas menulis TKI; Hongkong, Malaysia, Singapore, Mesir, Mekkah dlsbnya. Aktivitas Manini 67 tahun dengan lima cucu ini selain menulis, wara-wiri ke rumah sakit sebagai penyintas Thallasemia. Suka diminta Orasi dan baca puisi, sebab ia pun Aktivis 212. Pesannya:"Menulislah yang baik-baik saja, jangan menyesatkan, sebab kelak tulisan kita akan dimintai tanggung jawab. Salam Literasi."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: