Sinta Yudisia – Penyaji Pipiet Senja

Ketika melihat trailer film ๐™†๐™ž๐™—๐™ก๐™–๐™ฉ yang terpikir adalah : โ€œKayaknya sama nih dengan film-film horror yang lain. Ada unsur kesesatan dalam beragama, yang malah ngundang setan.โ€ Di tengah masyarakat, beberapa kali memang kujumpai, perilaku beragama yang kadang menyimpang dan justru menimbulkan kebingungan karena berasal dari tokoh agama yang dipercaya.

Sebetulnya, film-film seperti ๐™†๐™ž๐™—๐™ก๐™–๐™ฉ bisa jadi film horror yang bagus bila value-nya adalah memunculkan realita kesesatan dalam beragama yang tidak dipahami masyarakat. Contoh , orang awam datang ke tokoh agama ingin sembuh karena sakit yang tak dapat dijelaskan. Tokoh ini memberi tulisan yang disangka sebagai doa dalam bahasa Arab, ternyata isinya malah mengundang setan. Kita kenal konsep rajah yang seringkali isinya bukan memuja Tuhan, tapi malah memuja setan.

Apa yang menggangguku di film ๐™†๐™ž๐™—๐™ก๐™–๐™ฉ dan sejenisnya? Justru ke adegan-adegan ๐˜ด๐˜ญ๐˜ข๐˜ด๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ณ nya yang bikin aku langsung memejamkan mata, saking kaget dan ngerinya. Adegan senjata tajam, scene yangโ€ฆaduh, bikin trauma pokoknya. Haruskah film horror pake adegan ๐˜ด๐˜ญ๐˜ข๐˜ด๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ณ? Haruskah ngebahas tentang kesesatan, kesurupan, simbol-simbol yang berkebalikan dengan simbol kesucian yang asli?

Apakah film horror harus seperti itu?
Atau ada film horror yang baik?

Berikut pengalamanku nonton film horror yang menurutku ada nilai yang bisa kupetik.

  1. ๐™‡๐™ž๐™œ๐™๐™ฉ๐™จ ๐™Š๐™ช๐™ฉ . Film ini simple banget, ceritanya mainstream. Bagi yang udah sering nonton film horror, gak ada yang terlalu istimewa sama film ini. Tapi ini sering kurekomendasikan bagi orang yang bingung dengan gangguan jiwa : ini murni psychological disorder, gangguan fisiologis atau ada unsur ghaib? Di film ini dijelaskan bahwa orang sakit jiwa itu kompleks. Dan setan berusaha menggagalkan si tokoh tiap kali dia mau minum obat anti psikotik dan anti depressan. Intinya, setan pun tahu pengobatan dan gak mau sasarannya sembuh!
  2. ๐™Ž๐™ž๐™ก๐™ . Film ini sama sekali tanpa adegan berdarah, tapi benar-benar salah satu film yang membuatku takut setengah mati. Kenapa? Sebab dunia ghaib dijelaskan dengan saintifik. Bukan ala-ala Ghost Hunter, ya, tapi benar-benar dengan konsep ilmiah. Bahwa โ€˜merekaโ€™ entitas yang begitu halus dan samar sehingga perlu peluru khusus untuk menaklukannya. Medan area si hantu muncul karena alasan-alasan yang masuk akal, bukan sekedar berasal dari dunia kutukan
  3. ๐™ˆ๐™š๐™™๐™ž๐™ช๐™ข. One of the best horror versi dunia timur yang gak akan dipahami orang barat. Tapi benar-benar relatable dengan orang Indonesia. Kita bisa belajar banyak prosesi orang kesurupan dan kerasukan. Bagi perempuan, wajib mengenal wilayah-wilayah tertentu yang diserang setan. Tokohnya, awalnya gadis normal. Lalu mulai mengalami keanehan dimulai ketika ia haidh sangat kesakitan. Pernah mendengar metode ruqyah, kan? Biasanya dijelaskan oleh ustadz/ustadzah peruqyah, apa ciri-ciri gangguan jin atau sihir. Salah satunya sakit di area rahim yang di luar nalar, bahkan obat pereda nyeri pun gak mampu mengatasi.
  4. ๐˜ฟ๐™š๐™ฉ๐™š๐™ฃ๐™ฉ๐™ž๐™ค๐™ฃ. Film horror psikologis. Ada adegan ๐˜ด๐˜ญ๐˜ข๐˜ด๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ณ sedikit, tapi sungguh, aku melihat baru kali ini ada film ๐˜ด๐˜ญ๐˜ข๐˜ด๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ณ yang adegan sadisnya perlu dimunculkan. Bukan macam Saw atau Final Destination. Salah satu scene ๐˜ด๐˜ญ๐˜ข๐˜ด๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ณ nya filosofis. Bagaimana makna sebuah buku harus disembunyikan di era rezim yang menentang apapun pemikiran yang bertentangan dengan penguasa. Sosok komunisme muncul dalam hantu mengerikan, walaupun setan kapitalis dan setan komunisme sama-sama menakutkan di film tersebut.
  5. ๐˜ฝ๐™ง๐™ž๐™™๐™œ๐™š ๐˜พ๐™ช๐™ง๐™จ๐™š. Film horror teka-teki. Romansanya manis banget, tentang kisah cinta di kampus yang berakhir tragis. Bila penonton gak teliti, pasti gak bisa menebak siapa hantunya. Adegan tahun 2016 dan 2021 dimunculkan dengan apik, pengambilan gambar yang begitu smooth hingga kita bertanya-tanya : eh, siapa tokoh antagonisnya ya?
  6. ๐™๐™๐™š ๐™๐™ฃ๐™๐™ค๐™ก๐™ฎ. Film yang jeblok di pasaran, underrated banget. Tapi aku suka filmnya, walau tradisi Katolik tak begitu kumengerti. Meski bercerita tentang tradisi Katolik, kaum muslimin bisa memahami filosofi di dalamnya. Dalam situasi yang gak bisa dipahami secara nalar lalu kita mencari pertolongan extraordinary, sebetulnya yang menolong bunda Maria atau entitas lain? Bagi kaum muslimin pun dikenal peristiwa ini. Ketika menghadapi masalah di luar nalar dan harus meminta pertolongan lewat jalur tak ilmiah (kesurupan misalnya) , harus sangat berhati-hati apakah penolong kita bersekutu dengan malaikat atau iblis.
  7. ๐™€๐™ง๐™ง๐™š๐™ข๐™š๐™ฃ๐™ฉ๐™–๐™ง๐™ฎ. Film horror yang mengingatkanku pada surat Az Zumar, tentang golongan-golongan. Bagaimana manusia nanti bergerombol dipimpin panglima setan menuju jahannam. Sementara yang masuk surga pun akan berombongan. Setan bertransformasi dalam banyak wajah, seperti di dunia yang kita kenal sekarang.
  8. ๐™Ž๐™ ๐™š๐™ก๐™š๐™ฉ๐™ค๐™ฃ ๐™†๐™š๐™ฎ. Selama ini si perawat tak pernah percaya takhayul dan itu justru menyelamatkannya. Sekali dia percaya pada takhayul, itu malah menjerumuskannya kalah melawan setan. ๐˜š๐˜ฐ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ด ๐˜ง๐˜ข๐˜ฎ๐˜ช๐˜ญ๐˜ช๐˜ข๐˜ณ, ๐˜ณ๐˜ช๐˜จ๐˜ฉ๐˜ต? Rasulullah Saw mengajarkan untuk gak percaya takhayul karena ya begitu jadinya. Jangan percaya sama kesialan angka tertentu, nanti kejadian beneran, misalnya.

Nah, itu catatanku tentang dilm-film horror yang masih meninggalkan jejak dalam. Kucukupkan segitu aja. Semoga ke depannya, muncul fim horror Indonesia yang gak slasher, yang nilai-nilai edukasinya bisa dipetik.

Banyak kok ide-ide yang bisa diolah. Aku dulu sesekali nonton serial Manusia Harimau dan Mak Lampir. Ya, walau agak-agak fantastis, tapi itu muncul dari legenda rakyat setempat.

Ada lagi serial yang kusukai dulu, Friday the 13th . Setiap pekan mengusung tema yang berbeda tapi relate banget dengan kehidupan kita. Misal, tentang artis yang gak mau kelihatan tua lalu minta bantuan dukun, pesulap yang gak pakai trik tapi malah minta bantuan tenaga ghaib, dst.

Aku menghargai kerja keras para seniman dunia kreatif yang pastinya gak mudah untuk bikin sebuah film laris di pasaran sekaligus punya nilai edukasi.

Namun memang menjadi tantangan kita bersama untuk menghadirkan kisah-kisah yang lebih dapat membangun emosi positif penonton.

Aku yakin kok, Indonesia mampu bikin film-film yang makin bagus ke depannya. Masyarakat melakukan kontrol sosial yang memang seharusnya dilakukan, karena merekalah konsumen sejati. Para sineas jangan patah semangat untuk terus berkarya, ya!

(Visited 18 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Pipiet Senja

Pipiet Senja, sastrawati Nasional, menulis sejak 1975. Berbagai genre, terutama tentang perempuan. Ribuan cerpen dan ratusan novel telah ditulis, tetapi yang baru diterbitkan sebagai buku 203. Mentor Literasi untuk santri Askar Kauny. Mentor kelas menulis TKI; Hongkong, Malaysia, Singapore, Mesir, Mekkah dlsbnya. Aktivitas Manini 67 tahun dengan lima cucu ini selain menulis, wara-wiri ke rumah sakit sebagai penyintas Thallasemia. Suka diminta Orasi dan baca puisi, sebab ia pun Aktivis 212. Pesannya:"Menulislah yang baik-baik saja, jangan menyesatkan, sebab kelak tulisan kita akan dimintai tanggung jawab. Salam Literasi."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: