Armaidi Tanjung – Penyaji Pipiet Senja

Padang, majalahintrust.com – Puluhan buku karya anggota SatuPena Sumatera Barat dan penulis luar negeri bakal diluncurkan pada iven International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) kedua yang akan berlangsung 8-12 Mei 2024 mendatang.

Peluncuran buku tersebut berbarengan dengan pameran lukisan dan foto oleh delegasi IMLF-2 yang berasal dari belasan negara.

Menurut Sekretaris Satu Pena Sumbar Armaidi Tanjung Selasa (26/3/2024) malam di Padang, peluncuran buku anggota SatuPena Sumbar dalam jumlah banyak ini pertama kali diselenggarakan sebagai rangkaian kegiatan dari IMLF-2.

“Sebagai organisasi sosial yang menghimpun para penulis, baik penulis pemula, yunior, senior maupun yang sudah berusia kepala tujuh, SatuPena terus memberi ruang untuk menumbuhkembangkan literasi menulis dan membaca. Pada IMLF pertama tahun lalu, kegiatan peluncuran buku diselenggarakan beberapa kali dengan satu buku/penulis,” kata Armaidi Tanjung sekaligus Koordinator Peluncuran Buku IMLF-2.

Dikatakannya, sampai hari ini sudah terdaftar lebih 20 judul buku yang akan diluncurkan. Sebanyak 13 buku ditulis oleh anggota SatuPena Sumbar dan selebihnya buku dari delegasi IMLF-2. “Buku yang diluncurkan terbitan tahun 2023 dan 2024. Penulis dari buku tersebut mayoritas berprofesi sebagai guru. Ada juga pensiunan, wartawan, karyawan, bahkan masih ada yang berstatus pelajar, selain penulis dan sastrawan senior” tambah Armaidi.

Adapun buku yang sudah terdaftar masing-masing berjudul Bung Hatta dan Boven Digoel (Sastri Bakry), Gus Dur Versus Orang Minang (Armaidi Tanjung), Menggugat Ibu, Kumpulan Surat Untuk Ibu (karya pemenang Lomba Menulis Surat untuk Ibu), Kumpulan Puisi Bahtera, Bunda & Bunga (Ramli Djafar), Gerbang Cahaya (Kumpulan Puisi Dilla, S.Pd.), Rangkaian Diksi Wujudkan Literasi Anak Negeri (Dilla, S.Pd), Kinantan Melintas Zaman, Sejarah Kebun Binatang Bukittinggi (Irwan Setiawan, S.Pd), Matinya Dukun Guna-Guna (Meria Fitriwati, S.Pd), Menata Kepingan Hati (Eka Teresia), Menapaki Jalan Terjal (Eka Teresia), Pelangi di Ujung Senja (Eka Teresia), Lautan Kasih Bunda (Afiqa Carissa), Cara Cerdas Meraih Shalat Khusyuk (Eli Delfita, S.Ag.).

Dari delegasi IMLF-2 buku yang sudah mendaftar berjudul Have I Got Something To Tell You (Malachi Edwin Vethamani) dan Jelajah Nusantara (Pipiet Senja), Bilingual Anthology (Francisco Munoz Solar).

Sampai batas pendaftaran peluncuran buku IMLF-2, diperkirakan masih bertambah.

“Mudah-mudahan peluncuran buku ini berjalan lancar dan makin mendorong anggota SatuPena Sumbar untuk menulis buku yang lebih lagi,” kata Armaidi Tanjung.

(Visited 12 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Pipiet Senja

Pipiet Senja, sastrawati Nasional, menulis sejak 1975. Berbagai genre, terutama tentang perempuan. Ribuan cerpen dan ratusan novel telah ditulis, tetapi yang baru diterbitkan sebagai buku 203. Mentor Literasi untuk santri Askar Kauny. Mentor kelas menulis TKI; Hongkong, Malaysia, Singapore, Mesir, Mekkah dlsbnya. Aktivitas Manini 67 tahun dengan lima cucu ini selain menulis, wara-wiri ke rumah sakit sebagai penyintas Thallasemia. Suka diminta Orasi dan baca puisi, sebab ia pun Aktivis 212. Pesannya:"Menulislah yang baik-baik saja, jangan menyesatkan, sebab kelak tulisan kita akan dimintai tanggung jawab. Salam Literasi."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: