Exif_JPEG_420

Alhamdulillah….
Setelah menanti sepekan, akhirnya
dapat juga darah Goldar O, PCRL.

Terima kasih tak terhingga kepada para pendonor darah, penyambung nyawa saya.

Kali ini yang donor adalah; Ustad Rovi Octaviano Vustany
dari Baznas Depok.
Medion, pendaki gunung, jauh-jauh segera gercep.

Selama ini jika darurat, mereka berdua sangat bisa diandalkan.

Semoga panjang umur, berkah dan senantiasa berlimpah rezeki sekeluarga ya Nak.

Terkenang masa kanak-kanak. Tiap aku
mau transfusi, Bapak akan bawa pasukannya ke RSPAD.

Entah efek darah tentara atau memang keturunan. Di antara 7 bersaudara, aku anak paling gagah berani.

Jika ada yang Perundung karena kelainan fisik, pendek, pèrut buncit dan hidung melesak….

“Sini lu, sini! Awaaaaas gw gentayangin lu!”

Anak-Anak yang awalnya heboh membully, begitu dengar istilah: gw gentayangin, ambyaaaar!

Tinggal aku dan adikku En ngakak, terbahak-bahak lihat anak-anak itu terbirit-birit.

Rasakeeeen!

(Visited 9 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Pipiet Senja

Pipiet Senja, sastrawati Nasional, menulis sejak 1975. Berbagai genre, terutama tentang perempuan. Ribuan cerpen dan ratusan novel telah ditulis, tetapi yang baru diterbitkan sebagai buku 203. Mentor Literasi untuk santri Askar Kauny. Mentor kelas menulis TKI; Hongkong, Malaysia, Singapore, Mesir, Mekkah dlsbnya. Aktivitas Manini 67 tahun dengan lima cucu ini selain menulis, wara-wiri ke rumah sakit sebagai penyintas Thallasemia. Suka diminta Orasi dan baca puisi, sebab ia pun Aktivis 212. Pesannya:"Menulislah yang baik-baik saja, jangan menyesatkan, sebab kelak tulisan kita akan dimintai tanggung jawab. Salam Literasi."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.