Masa depan suatu daerah tergantung kemampuan adaptasi dan inovasi warganya dalam mengantisipasi perkembangan zaman. Terlebih perkembangan teknologi infomasi begitu pesat yang kemudian melahirkan media daring dengan segala turunannya menuntut ide-ide kreatif dan inovatif untuk menjadi pemenang.

Menyadari sepenuhnya hal itu, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kabupaten Soppeng setiap tahun menggelar kegiatan penganugerahan Penghargaan Inovatif Latemmamala, sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada warga baik komunitas maupun individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan sumber daya manusia dan sumber daya daerah.

Dalam lomba inovatif 2024 ini, tim penilai yang terdiri dari wakil BRIN (Badan Riset Nasional) dan Pemerintah Daerah menetapkan 10 Top Inovatif Latemmala yang berasal dari beberapa OPD, UPTD, dan ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng. Semua inovator terpilih diundang pameran dan presentasi produk gagasan inovatifnya di depan tim penilai hari Kamis (16/5). Sehari setelahnya, Jumat (17/5) dalam acara pengumuman pemenang, Pena Anak Indonesia (PAI) Soppeng berhasil dinobatkan sebagai terbaik pertama dalam acara Penganugerahan Penghargaan Inovatif Latemmamala 2024 di Ruang Rapat Kantor Gabungan Dinas Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng.

Ibu Gusnawati, guru inspiratif SMPN 1 Watansoppeng sebagai koordinator PAI Soppeng dalam sambungan telepon menjelaskan, “PAI mendapat apresiasi sangat tinggi dari tim penilai. Bahkan Ka Pusat Pemerintahan Dalam Negeri BRIN Bapak Mardyanto Wahyu Tryatnoko, Ph.d. sebagai Ketua Tim Penilai Lomba Inovasi Daerah dan Penghargaan Inovatif Latemmamala Tahun 2024, mengumpulkan semua penulis senior PAI untuk menjadi tim penulis proposal inovasi daerah. Jadi, semua peserta dan tim penilai takjub sama inovasi PAI yang memayungi kreativitas menulis siswa secara daring,” jelas ibu guru yang mewakili PAI menerima penghargaan tersebut.

Secara terpisah, pendiri PAI Ruslan Ismail Mage sangat bersyukur PAI bisa mendapat penghargaan. Menurutnya, awal musim Pandemi Covid-19, PAI dirancang sebagai salah satu inovasi untuk mengeksplor gagasan-gagasan cerdas seluruh siswa secara daring. Kapan dan di mana saja, siswa bisa mementaskan gagasan mereka di PAI sebagai panggung terbuka di angkasa. Dalam perjalanannya, PAI sudah menerbitkan tulisan para siswa menjadi buku elegan yang menarik.

Founder Sipil Institut Jakarta dan Bengkel Narasi ini menentukan dua target yang ingin dicapai. Pertama, melahirkan 100 penulis anak di beberapa kabupaten kota. Kedua, menjadikan siswa sebagai PR yang menyuarakan potensi dan keindahan daerahnya masing-masing melalui literasi menulis. Semoga PAI dengan semboyan “kolaboratif, kreatif, dan inovatif” ini selalu bisa memberi kontribusi pengembangan SDM daerah”. [Adit]

(Visited 80 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Inspirasi Daerah

Inspirasi Daerah memuat narasi pemerintahan daerah seluruh Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.