mother holding child's hand who fever patients have IV tube.

Grup Kesehatan – Penyaji Pipiet Senja

Kabar duka tiba-tiba dikirim melalui WA. Seorang murid kelas menulisku di Taiwan.
Telah meninggal dunia malam ini, Senin 20 Mei 2024, Tina…
Ya Allah, umurnya masih muda, 40 tahun.

Membayangkan anaknya di Indramayu, dititipkan kepada neneknya. Sejak Tina memutuskan bekerja di Taiwan beberapa tahun silam
Dari grup kutahu ia meninggal karena sakit autoimun.

Penasaran kucari dokter di grup kesehatan, apa itu autoimun?

Inilah yang disampaikannyà:
Apa itu penyakit autoimun? Apa saja tanda-tanda autoimun dan penyebabnya? Penyakit autoimun pernah terjadi pada penyanyi Cita-Citata. Lalu, apa itu penyakit autoimun dan penyebabnya?

Sistem kekebalan tubuh kita dapat bertindak secara keliru hingga menyebabkan penyakit, yang dinamakan penyakit autoimun.

Mengutip Cleveland Clinic, penyakit autoimun ini diketahui dapat terjadi berbagai bagian tubuh dan ada lebih dari 100 jenisnya yang saat ini diketahui.

Contoh penyakit autoimun adalah diabetes tipe 1, klerosis multipel, artritis reumatoid, lupus, penyakit Crohn, dan psoriasis.

Penyakit autoimun adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh yang secara keliru atau tidak sengaja menyerang tubuh sendiri alih-alih melindunginya dari zat berbahaya.

Penyakit autoimun dapat mempengaruhi banyak jenis jaringan dan hampir semua organ di tubuh Anda.
Misalnya, sendi dan otot, saluran pencernaan, sistem endokrin, kulit, sistem saraf, dan lainnya.

Penyakit ini dapat menyebabkan berbagai gejala termasuk nyeri, kelelahan (kelelahan), ruam, mual, sakit kepala, pusing, dan banyak lagi.

Penyebab autoimun
Mengutip WebMD, sistem kekebalan tubuh normal menghasilkan protein yang disebut antibodi. Sistem kekebalan tubuh terdiri dari jaringan sel, jaringan, dan organ.

Antibodi berfungsi melindungi Anda dari zat berbahaya, seperti bateri, virus, parasit, sel kanker, dan racun.

Namun pada kelainan autoimun, sistem kekebalan tubuh tidak dapat membedakan antara sel berbahaya yang hendak menyerang dan sel yang sehat.

Para ilmuwan tdak mengetahui secara jelas penyakit autoimun disebabkan oleh apa.

Berikut sejumlah penyebab penyakit autoimun:

  • Reaksi obat-obatan
    Penyebab penyakit autoimun yang pertama adalah efek konsumsi obat-obatan. Beberapa obat dapat menyebabkan perubahan pada tubuh yang membingungkan sistem kekebalan tubu.
  • Genetika
    Penyebab penyakit autoimun yang kedua adalah faktor genetika. Beberapa penyakit autoimun diturunkan dalam keluarga, jadi Anda berisiko lebih tinggi menderita penyakit autoimun, jika keluarga Anda memiliki riwayat penyakit ini.

Orang yang memiliki gen tertentu juga lebih mungkin mengalami kelainan autoimun. Meskipun gen memang berperan, tetapi hal tersebut tidak cukup untuk menyebabkan penyakit autoimun dengan sendirinya. Kemungkinan tetap ada pemicunya juga.

  • Infeksi
    Penyebab penyakit autoimun yang ketiga adalah infeksi. Mikroorganisme, seperti virus dan bakteri, dapat memicu perubahan yang membuat sistem kekebalan Anda menyerang dirinya sendiri.

Hal ini mungkin lebih mungkin terjadi, jika Anda secara genetik rentan terhadap penyakit sistem kekebalan.

Faktor risiko penyebab autoimun
Ada beberapa hal yang diketahui bisa menjadi faktor risiko penyakit autoimun, yaitu meliputi berikut:

  • Merokok
  • Paparan racun, seperti polusi udara atau bahan kimia berbahaya
  • Jenis kelamin perempuan (78 persen penderita penyakit autoimun adalah perempuan)
  • Kegemukan
    Jika Anda memiliki faktor risiko penyakit autoimun, coba periksakan diri Anda ke dokter untuk mengecek apakah diri Anda mengidap penyakit ini.

Diagnosis penyakit autoimun mungkin memerlukan waktu dan beberapa jenis tes untuk memastikannya.

Pemeriksaannya bisa meliputi tes darah dan pencitraan.
Tanda-tanda spesifik penyakit autoimun bergantung pada jenisnya.

Berikut tanda-tanda penyakit autoimun sesuai jenisnya:
Tanda-tanda penyakit autoimun pada sendi dan otot, meliputi:

  • Nyeri dan nyeri otot
  • Nyeri sendi, kaku dan bengkak
  • Kelemahan otot
  • Peradangan

Tanda-tanda penyakit autoimun pada saluran pencernaan, meliputi:

  • Kembung
  • Sembelit
  • Sakit perut
  • Refluks asam
  • Mual
  • Sensitivitas makanan
  • Darah atau lendir pada tinja (kotoran)
    Tanda-tanda penyakit autoimun pada kulit, meliputi:
  • Ruam
  • Gatal
  • Mata kering
  • Mulut kering
  • Peradangan
  • Rambut rontok
  • Kulit kering

Tanda-tanda penyakit autoimun pada sistem saraf, meliputi:

  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Kecemasan dan depresi
  • Kebingungan dan kesulitan berpikir
  • Penglihatan kabur
  • Insomnia
  • Masalah memori
  • Migrain
  • Sakit kepala ringan
  • Mati rasa dan kesemutan

Tanda-tanda penyakit autoimun pada penyakit lainnya, seperti:

  • Kelelahan
  • Nyeri
  • Demam
  • Nyeri dada
  • Kelenjar bengkak
  • Pertambahan atau penurunan berat badan
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Sesak napas
  • Sensitivitas suhu
    Itulah penjelasan apa itu autoimun dan penyebabnya.

Selamat jalan pahlawan devisa, semoga Allah Swt menempatkanmu di Jannah-Nya.
Al Fatihah

(Visited 7 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Pipiet Senja

Pipiet Senja, sastrawati Nasional, menulis sejak 1975. Berbagai genre, terutama tentang perempuan. Ribuan cerpen dan ratusan novel telah ditulis, tetapi yang baru diterbitkan sebagai buku 203. Mentor Literasi untuk santri Askar Kauny. Mentor kelas menulis TKI; Hongkong, Malaysia, Singapore, Mesir, Mekkah dlsbnya. Aktivitas Manini 67 tahun dengan lima cucu ini selain menulis, wara-wiri ke rumah sakit sebagai penyintas Thallasemia. Suka diminta Orasi dan baca puisi, sebab ia pun Aktivis 212. Pesannya:"Menulislah yang baik-baik saja, jangan menyesatkan, sebab kelak tulisan kita akan dimintai tanggung jawab. Salam Literasi."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.