Grup Emak-Emak- Penyaji Pipiet Senja
·
Artis Donita berhasil mencuri perhatian publik. Pasalnya beredar cuplikan video ketika dirinya menjadi bintang tamu disalah satu stasiun televisi yang dipandu oleh Vincent Rompies dan Desta.

Dalam video tersebut Donita ternyata tak bisa mengucapkan kata ‘Jilbab’.

Hal ini tentu saja mengundang gelak tawa warganet. Benar saja, dalam video yang beredar tersebut Donita benar-benar tak bisa mengucapkan kata jilbab. Kocaknya, Donita mengucapkan kata “jilbab” menjadi “jiblab”.

Wanita berusia 32 tahun itu memang mengaku sulit untuk mengucapkan kata jilbab. Hal itu disampaikan Donita di depan Desta, Vincent, dan sang suami, Adi Nugroho saat diacara tersebut.

“Gak bisa, iya maksudnya kan emang ‘Jiblab’ susah ngomongnya,” kata Donita.

Menariknya, Donita saat itu dituntut untuk mengucapkan kata “jilbab” sebagai rangkaian naskah syutingnya. Donita menyebut pihak sutradaranya kala itu bersikeras meminta Donita mengucapkan kata tersebut.

“Iya waktu itu ada sutradara, dia tuh kekeh ‘enggak loe pasti bisa bilang jiblab’,” ujar Donita.

Donita kemudian mengaku jika dirinya tak bisa mengutarakan kata “jilbab” sejak kecil. Meski sudah merayu sutradara untuk tak menyebut kata tersebut, Donita masih diharuskan mengucapkan “Jilbab” sebagai profesionalitas kerja.

Di sisi lain, Vincent dan Desta pun sampai tertawa mendengar Donita mengucapkan “jiblab”, alih-alih “jilbab”. Mereka terus menerus meledek Donita yang tak bisa mengucapkan kata “jilbab” dengan benar.

Vincent dan Desta pun berusaha untuk mengajari Donita mengucapkan “jilbab” namun usaha tersebut tetap sia-sia, justru malah akan menimbulkan gelak tawa.

“Kalau ngomong pelan gue bisa, jil-bab… Jiblab,” ucapnya dibarengi dengan ekspresi ketawa Vincent dan Desta.

Video yang diunggah ulang oleh sang suami, Adi Nugroho, pada Kamis (29/72021) itu pun menuai banyak reaksi warganet. Banyak warganet yang tertawa melihat Donita.

Ternyata ini dislexia ya, Bestie.

(Visited 3 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Pipiet Senja

Pipiet Senja, sastrawati Nasional, menulis sejak 1975. Berbagai genre, terutama tentang perempuan. Ribuan cerpen dan ratusan novel telah ditulis, tetapi yang baru diterbitkan sebagai buku 203. Mentor Literasi untuk santri Askar Kauny. Mentor kelas menulis TKI; Hongkong, Malaysia, Singapore, Mesir, Mekkah dlsbnya. Aktivitas Manini 67 tahun dengan lima cucu ini selain menulis, wara-wiri ke rumah sakit sebagai penyintas Thallasemia. Suka diminta Orasi dan baca puisi, sebab ia pun Aktivis 212. Pesannya:"Menulislah yang baik-baik saja, jangan menyesatkan, sebab kelak tulisan kita akan dimintai tanggung jawab. Salam Literasi."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.