dimash

Pertama kali mendengar namanya di salah satu chanel Youtube, kupikir dia penyanyi Indonesia, karena nama Dimash kedengaran seperti nama Indonesia. Ternyata penyanyi fenomenal ini berasal dari salah satu negara pecahan Uni Sovyet yaitu Kazakhstan. Sementara kalau dilihat raut wajahnya, sepertinya Dimash penyanyi atau anggota Boy band dari Korea. Dia sangat terkenal didunia maya, terutama di Youtube. Dimash banyak di tonton dan di-react oleh para reactor (sebutan untuk orang yang me-react video di Youtube.  

Dimash Qudaibergen (sumber: kingchoice)

Nama aslinya adalah Din Mukhamed Kanatuly Kudaibergen  dalam aksara aslinya Дінмұхаммед Қанатұлы Құдайберген. Nama bekennya di seluruh dunia adalah Dimash Kudaibergen, kadang juga Dimash Qudaibergen (dengan “Q”). Di Rusia, namanya menjadi Dimash Qudaibergenov. Selain sebagai penyanyi, dia juga seorang musisi dan pencipta lagu. Kedua orangtuanya juga adalah penyanyi terkenal di Kazakhstan. Ayahnya bernama Kanat Kudaibergenuly Aitbayev dan ibunya adalah Svetlana Aitbayeva.

(sumber: inform.kz)

Awal mula terkenalnya adalah ketika menjadi juara 2 pada acara kontes nyanyi di Beijing, China. Kazakhstan memang berbatasan lansung dengan China dan hubungan kedua negara cukup baik. Sejak kemenangannya itu, Dimash bolak balik Kazakhstan – Beijing untuk show dan kegiatan lainnya.

Lalu apa keistimewaan penyanyi kelahiran 1994 ini? Dia dinobatkan sebagai pemilik suara terbaik didunia. Ada juga yang menobatkannya sebagai penyanyi pria terbaik dunia. Dia mampu bernyanyi dengan nada yang sangat tinggi dan jenis suaranya kadang berubah-ubah. Kadang kedengaran seperti suaranya Pavarotti atau Andrea Bocelli, kadang juga kedengaran seperti Josh Groban, atau Allessandro Safina, bahkan kadang mirip suara Mariah Carey. Dalam satu lagu yang dinyanyikan, terdengar seperti lebih dari 3 jenis suara yang menyanyi. Genre musiknya yaitu klasik, folk, world, pop dan pop opera.

Dimash saat Konser (sumber: youtube)

Keistimewaan lainnya, Dimash mampu menyanyikan lagu dalam bahasa yang berbeda beda. Dia mengaku hanya menguasai bahasa Kazakhstan, Rusia dan sedikit bahasa Inggris, namun, dalam konsernya, dia telah menyanyikan lagu lagu dalam 12 bahasa yang berbeda yaitu: Kazakhstan, Rusia, Inggris, Ukrainian, Turki, Prancis, Jepang, Mandarin (China), Italia, Spanyol, Jerman, dan Kirgiz.

Setiap kali mengawali konsernya, yang biasanya penuh sesak penonton, dia tak pernah lupa mengucapkan salam “Assalamu Alaikum”. Dia juga selalu dengan bangga memperkenalkan negara asalnya, Kazakhstan kepada semua audiensnya, menampilkan tarian dan lagu tradisionalnya, alat musiknya, dan para musisi asal Kazakhstan. Saat konsert di New York, Dimash menampilkan permainan alam musik petik khas Kazakhstan yang bernama Dombra yang mirip kecapi. Dia pun mahir memainkan alat musik ini. Dapat dikatakan dia menjadi duta negaranya dalam bidang seni (musik). Kazakhstan menjadi lebih dikenal dunia karena Dimash, dan bahkan banyak orang mulai belajar bahasa Kazakhstan.  

Dimash memainkan alat musik Dombra (sumber: youtube)

Yang juga dikagumi oleh media barat terhadap Dimash adalah dia sangat sayang keluarganya. Setiap kali konsert diluar negaranya, dia selalu membawa anggota keluarganya, ayah, ibu, adik adiknya. Bahkan, konsernya di Dubai pada Maret lalu neneknya pun dibawa serta. Sampai sekarang pun dia masih tinggal sama orangtuanya di Kazakhstan.

Penggemarnya sangat banyak dan tersebar di berbagai negara. Ada nama khusus untuk Fans-nya diseluruh dunia, yaitu DEARS.    

Kalau namanya di search di Youtube, akan banyak muncul video musiknya dan juga video konsernya di berbagai negara. Musik dari album lagunya yang berbahasa Kazakhstan juga banyak. Juga ada konser digitalnya dengan video yang memukau. Konser digital ditayangkan pada saat pandemi covid-19.

(Visited 630 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Suharman Musa

Suharman Musa, seorang Pustakawan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.