Siswi yang bernama lengkap Eusemia Maria Fernandes Xavier (Paya), sebagai siswi ESG LAT Lospalos saat ini. Sebagai siswi potensial, cantik, dan cerdas di sekolahnya, Ia mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti: kegiatan gereja dan sekolah, menjadi Dewan OSIS 2023-2024, pendiri kelompok Eco-Rangers (ECR), Certame, dan mengikuti Parlemen Pemuda 2025. Ia juga menjadi delegasi Konferensi Inisiatif Perdamaian (IFP) Angkatan I 2025, oleh mahasiswa UCW Singapura di Dili.
“Saya harus terus berkarya dan menunjukkan versi diri saya yang luar biasa selama proses ini, karena kesempatan yang saya dapatkan terkadang tidak datang dua kali.” Tutur Paya.
Eusemia Maria Fernandes Xavier, adalah mutiara terindah dari Ponta Leste, Desa Com, Kecamatan Lautem. Putri dari Almeida Fernandes Xavier dan Esperança da Costa Fernandes Tavares ini lahir di Dili pada tanggal 13 September 2008.
Wanita cantik ini, yang biasa dipanggil “PAYA/LAR”, oleh keluarga dan rekan-rekannya, nama dari kultur “Fataluku”, saat ini merupakan siswi finalis di sekolah ESG Lere Anan Timur Lospalos.
Paya tumbuh dalam keluarga yang penuh kasih sayang, orang tuanya mengajarkan prinsip-prinsip hidup, bagaimana menghargai orang lain, bagaimana menjaga makanan, bagaimana menggunakan waktu dengan bijak, dan selalu bersyukur atas segala hal, serta tidak lupa untuk selalu berdoa, ia juga suka mendengarkan musik di waktu luangnya.
Putri tunggal dan bungsu dari enam (6) bersaudara ini hidup dalam keluarga sederhana, dan sangat memprioritaskan pendidikan. Paya yang masih kecil sangat aktif dan selalu ceria, memulai sekolahnya saat berusia tiga (3) tahun.
Wanita berambut panjang ini memulai pendidikan TK-nya di “TK Moris Foun Pre-School Lospalos”. Saat itu, ibunya dengan penuh kesabaran harus mengantar Paya yang masih kecil ke sekolah setiap hari hingga ia tamat pada tahun 2013.
Seiring berjalannya waktu, Paya ingin terus belajar dan melanjutkan sekolahnya di EBF No. 3 Lospalos dan tamat di Sekolah Dasar pada tahun 2019.
Sebagai seorang ayah yang memiliki tanggung jawab besar dalam mengasuh anak-anaknya, tegas, dan penuh kasih sayang, serta seorang abdi negara yang bekerja di Kementerian Pertanian, Perikanan, Peternakan, dan Kehutanan (MAPPF), ayahnya senantiasa memberikan motivasi dan semangat kepada Paya untuk belajar dengan giat.
“Kata-kata motivasi ini diucapkan oleh ayah saya ketika Ia mengantar saya ke sekolah, ketika saya masih duduk di bangku sekolah dasar, saat itu”. Tutur Paya.
Setelah perjuangan panjang selama 6 tahun di Sekolah Dasar, Paya yang berkulit putih melanjutkan pendidikan sekolah menengahnya atau SMP di Ensino Básico Central (EBC) Lulira Lospalos, yang saat ini berganti nama menjadi EBC Martires da Patria Ira-ara dan berakhir pada tahun 2022.

Putri dermawan ini ingin sekali menambah ilmunya, sehingga ia melanjutkan pendidikannya di Sekolah Menengah Umum (SMA) Lere Anan Timur (ESG) Lospalos pada tahun 2023 hingga sekarang. Selama bersekolah, Paya yang berzodiak Virgo ini, selalu meraih nilai bagus dan beberapa penghargaan.
Siang selalu berganti malam, begitu pula proses belajar yang Paya hadapi. Terkadang ia mendapatkan nilai bagus, namun terkadang juga mendapatkan nilai yang tidak sesuai harapannya. Namun, ia selalu mendapatkan motivasi dari keluarganya, terutama ayah dan ibunya.
Ia adalah seorang perempuan lajang yang kuat, selalu didukung dan dimotivasi oleh saudara-saudaranya, serta diberikan dukungan materi untuk memenuhi kebutuhan dasar dan sekolahnya.
Biasanya anak bungsu dan anak perempuan satu-satunya identik dengan anak manja, namun sayangnya hal ini tidak terjadi padanya. Berkat dukungan keluarga, terutama ibunya, Paya mampu mengikuti berbagai kegiatan seperti organisasi sekolah, gereja, dan beberapa organisasi informal lainnya.
Selama menempuh pendidikan sekolah menengah (SMP), Paya, seorang perempuan yang gemar bernyanyi dan membaca buku, banyak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti organisasi sekolah (OSIS) dan bersama kedua rekannya berhasil meraih hasil positif dalam lomba cerdas-cermat (kompetisi umum).
Tidak hanya itu saja, Paya yang berdomisili di Bairo Bemoris Lospalos bersama kedua rekannya, kembali menjadi perwakilan sekolah untuk mengikuti certame di tingkat kabupaten, regional, hingga nasional dan berhasil mengharumkan nama Sekolah ESG Lere Anan Timur Lospalos dan keluar sebagai pemenang atau juara satu.
Gadis asal Com ini tak mau melewatkan kesempatan untuk terus belajar dan menuntut ilmu, ia juga mengikuti berbagai acara seperti public speaking, kompetisi musik, dan lain-lain.
Dengan kapasitas dan kemampuannya, ia pun menduduki jabatan wakil ketua II organisasi sekolah “Dewan Siswa” (OSIS) periode 2023-2024.
Paya, yang dengan gaya rasa ingin tahunya, bersama empat (4) rekan lainnya, berhasil mendirikan klub sekolah bernama Eco-Rangers (ECR) yang berfokus pada “Proteksi Lingkungan” dan memperluas penanaman pohon di lingkungan sekolahnya. Kegiatan ini didasarkan pada minat pribadi mereka sebagai siswa.
Paya, bersama dua rekannya dari ESG CAFE (Delila Morais) dan ESG NKS (Florentino dos Santos), juga mendapat kepercayaan dari Sekolah dan Kementerian Pendidikan Lautém untuk berpartisipasi dalam event “Parlemen Pemuda” periode IV pada 13-15 Agustus 2025 di Parlemen Nasional. Dalam event ini, ia menjadi sekretaris komite II untuk debat tentang “Kemajuan dan Tantangan Bahasa Portugis di Timor Leste“, sementara rekannya, Florentino dos Santos, menjadi Presiden Parlemen Pemuda 2025.
Perempuan yang berdisiplin tinggi ini dipercayakan lagi menjadi delegasi Konferensi Initiative for Peace (IFP) Angkatan I 2025 dan juga menjadi delegasi kegiatan Project for Peace 2025 yang diselenggarakan oleh mahasiswa UWC Singapore sebagai delegasi organisasi bernama Sport for Life.
“Melalui kegiatan-kegiatan ini saya belajar banyak, bertemu banyak orang, dan menambah pengetahuan saya. Terkadang saya menghadapi berbagai tantangan, merasa takut, malu, dan kurang istirahat, tetapi saya tidak menyerah, dan tetap teguh mengikuti kegiatan untuk menambah pengetahuan dan pengalaman”. Tutur Paya
Paya bercita-cita menjadi pribadi yang mampu memberikan dampak positif bagi dirinya, keluarga, masyarakat dan generasi penerus, kunci penting baginya adalah bisa sukses seperti orang lain yaitu; Kita harus berinisiatif, menemukan passion kita terhadap apa yang benar-benar kita sukai, sesuai potensi yang kita miliki, berdoa memohon pertolongan untuk membimbing kita, merawat barang-barang yang kita gunakan, menghargai waktu yang kita miliki, merawat makanan yang kita konsumsi, menghargai orang lain terutama orang tua, disiplin, berusaha, mengevaluasi dan merenung, mendengarkan dan mengikutinya.
Melalui pengalaman dan usaha Paya juga dapat menjadi acuan bagi orang lain terutama siswa, untuk mengikuti jejaknya, sebagai siswa yang baik, potensial, cerdas, teladan, bagi rekan-rekan lainnya, menjadi anak emas bagi guru di sekolahnya, orang tua di rumah dan masyarakat pada umumnya.
**************

Versaun Tetum
Xave Susesu iha Futuru mak Disiplina no Esforsu-an
Aluna ho naran kompletu Eusemia Maria Fernandes Xavier (Paya), estudante atual husi ESG LAT Lospalos, nu’udar estudante feto bonita ida potensial no matenek/intelijente iha ninia eskola, tuir atividade extrakurikular oin-oin mak hanesan: atividade Igreja no eskola nian, sai Konselu Estudantil 2023-2024, fundadora grupo escolar– Ecorangers (ECR), tuir Sertame, tuir Parlamento Joven 2025, sai delegada ba Conferensia Initiative for peace (IFP) Batch I 2025, husi estudante UCW Singapore iha Dili.
“Ha’u tenke halo no hatudu versaun excelente husi ha’u nia an ba hau nia prosesu tomak, tamba oportunidade ne’ebé ha’u hala’o hela dalaruma sei la mai dalarua”. tenik Paya
Eusemia Maria Fernandes Xavier, hanesan perola ka “mutiara” ne’ebé furak liu mai husi Ponta Leste, Suco Com, Postu Administrativu Lautem. Oan husi Almeida Fernandes Xavier ho Esperança da Costa Fernandes Tavares ne’e moris iha Dili iha loron 13 Setembru 2008.
Feto bonita ne’e ho naran estimada ka naran bolu “ PAYA / LAR”, husi nia familia no kolega, naran jentiu husi kultura “Fataluku”, agora dadauk sai estudante finalista husi eskola ESG Lere Anan Timur Lospalos.
Paya moris husi familia ne’ebé nakonu ho domin, nia Pai ho Mãe hanorin prinsipiu moris nian, oinsa respeita ema seluk, oinsa kuidadu hahan, oinsa uja didi’ak tempu, no sempre agradese ba buat hotu ne’ebé iha, no la haluha sempre halo orasaun, Nia mos gosta rona múzika wainhira priense nia tempu mamuk sira.
Oan feto mesak no ikun husi maun-alin nain neen (6) ne’e, moris husi familia ida ne’ebe simples no tau importansia maka’as ba edukasaun, wainhira Paya sei kiik hanesan labarik ne’ebé ativu los no sempre kontente, hahu nia estudu wainhira atinje tinan tolu (3).
Feto fuuk naruk ne’e hahu nia estudu iha ensino pré-primaria iha Escola pré-eskolar Moris Foun Lospalos. Iha tempo ne’eba, nia mãe ho pasensia husi loron ba loron tenki lori Paya ne’ebé ho idade sei kiik ne’e ba eskola to’o finaliza iha tinan 2013.
Tempu kontinua la’o, Paya hakarak aprende nafatin no kontinua kedas eskola iha EBF No. 3 Lospalos no remata iha Ensino Primária ne’e iha tinan 2019.
Nudar Pai ne’ebé iha responsabilidade bo’ot atu tau matan ba oan sira, asertivu, no iha domin bo’ot tebes, hanesan servidor estado ida ne’ebé haknaar-an iha Ministériu Agrikultura, Peska, Pekuaria no Floresta (MAPPF) sempre fó motivasaun no korajen ba Paya atu bele eskola ho diak.
“Lian mamar motivasaun ne’e Pai dehan mai ha’u wainhira tula ha’u ba eskola ho motorizada, wainhira sei eskola iha primaria, momentu ne’eba”. tenik Paya.
Luta naruk durante tinan 6 iha Eskola primária, Paya ne’ebé isin mutin ne’e kontinua nia estudo iha ensino Pré-Secundária iha Ensino Básico Central (EBC) Lulira Lospalos, ne’ebe atualmente muda naran ba EBC Martires da Patria Ira-ara no remata iha tinan 2022.
Feto ne’ebé laran luak ne’e ho vontade bo’ot hakarak haklean nia kuñsimentu, nune’e nia kontinua nia estudu iha iha Eskola Secundária Geral (ESG) Lere Anan Timur Lospalos iha tinan 2023 to’o agora. Durante Eskola, Paya ho fitun Virgo ne’e sempre hetan klasifikasaun diak no hetan premiu balun.
Loron sempre muda ba kalan hanesan ho prosesu aprendijazen ne’ebé Paya hasoru, dala ruma hetan valor diak, maibe dala ruma mos hetan valor la tuir nia hakarak, maibe nia sempre hetan motivasaun husi nia familia liu-liu nia Pai ho Mãe.
Nia nudar feto mesak no badinas, sempre hetan suporta no motiva husi ninia maun sira, fó apoiu mos materiál balun hodi bele kompleta nia nesesidade baziku no eskola nian.
Normalmente oan ikun no feto mesak identiku ho manhoza, maibe infelizmente ida ne’e la akontese ba nia, ho suporta familia nian, liu liu nia Mãe halo Paya konsege tuir atividade barak hanesan organizasaun eskola nian, igreja no organizasaun naun formal balun.
Wainhira nia sei eskola iha ensino Pré-Secundária, Paya feto ne’ebe gosta kanta no le’e livru ne’e tuir aktividade extra barak hanesan organizasaun eskola (Konsellu Estudantil) no hamutuk ho nia kolega nain rua konsege hetan rezultadu pozitivu iha kompetisaun sertame (konkursu publiku).
La naton de’it iha ne’e, Paya ne’ebé hela iha aldeia Bemoris Lospalos ne’e hamutuk ho nia kolega nain 2, dala ida tan sai reprezentante eskola hodi tuir sertame nivel munisipál, nivel regionál to’o iha nivel nasionál no konsege hamorin Eskola ESG Lere Anan Timur Lospalos nia naran sai primeiro lugar.
Fetoran husi Com ne’e lakohi lakon oportunidade atu kontinua aprende no estuda, nia mos partispa iha eventu hanesan diskursu públiku, kompetisaun múzika no seluk tan.
Ho ninia kapasidade no abilidade ne’ebé iha nia mos asume knaar nu’udar Vise daruak ba organizasaun eskola nian “Konsellu Estudantil (K.E)” 2023-2024.
Paya ne’ebé ho jeitu kuriozidade, hamutuk ho kolega nain haat (4) no sira seluk, konsege hari’i klubu eskolar ida naran Eco-Rangers (ECR) ne’ebé foka liu konaba “Protesaun Ambiental” no habelar kuda ai-oan iha resintu eskola, atividade ida ne’e harii husi sira nia interese pesoál nu’udar estudante.

Paya hamutuk ho kolega nain 2 sira seluk husi ESG CAFE (Delila Morais) no ESG NKS (Florentino dos Santos) hetan mos konfiansa husi Eskola no Ministériu Edukasaun munisípiu Lautém hodi partisipa iha eventu “Parlamento Jovem” periodu IV iha dia 13–15 Agusto 2025 iha Parlamento Nacional. Iha eventu ne’e nia sai nu’udar sekretaria komisaun II hodi debate kona ba “Avanços e Desafios da Lingua Portuguesa em Timor Leste”, enkuantu nia kolega Florentino dos Santos mak sai nu’udar Presidente Parlemento do Jovem 2025.
Feto ne’ebé dixiplinadu ne’e hetan konfiansa tan nu’udar Delegada husi Konferensia Initiative for Peace (IFP) Batch I 2025, no mos sai nu’udar delegadu husi atividade Project for Peace 2025 ne’ebe realiza husi Estudante bolseiru UWC Singapore nian iha Dili, nu’udar delegada husi organizasaun ida ho naran Sport for Life.
“Liu husi atividade hirak ne’e ha’u aprende buat barak, koñese ema barak no aumenta tan ha’u nia koñesimentu, dala ruma hau hasoru dezafiu oin oin, sente tauk, moe no deskansa la tuir oras, mas ne’e ha’u la rende, firme nafatin tuir atividade hodi habo’ot ha’u nia koñesimentu no aumenta esperiensia no fim Graças Adeus, konsege ultrapassa hotu”. tenik Paya
Paya iha mehi hakarak sai pesoál ne’ebé bele fo impaktu pozitivu ba nia-an, familia, komunidade no jerasaun tuir mai, xave importante ba nia atu susesu hanesan ema seluk maka hanesan; Ita tenke iha inisiativa, deskobre ita-nia paixaun kona-ba saida los mak ita gosta, tuir ita nia potensialidade, halo orasaun hodi husu tulun nune’e bele guia ita, kuidadu sasan ne’ebe uza, respeita tempu ne’ebe iha, kuidadu hahan ne’ebe ita konsumu, respeitu ema seluk liuliu Inan-Aman, disiplina, esforsu an, evalua no halo reflesaun hela de’it, agradese, rona no halo tuir.
Liu husi Paya nia esperiensia no esforsu sira ne’e bele mos sai referênsia ba ema seluk liu-liu estudante sira, atu bele tuir nia ain fatin, nu’udar estudante diak, potensial, inteligente, exemplar, ba kolega sira seluk, sai oan osan mean ba professores sira iha eskola, inan-aman sira iha uma no públiku tomak.
Fonte: website ESG LAT, profa Yati
Prof. EdoSantos’25
