Luka yang Sempurna
Oleh: Gusnawati Lukman Sempurna sudah luka yang kau torehkan. Aku masih bisa bertahan di balik luka itu, meski terkadang rasanya begitu sulit untuk tetap berdiri. Namun, terlalu sempurna luka itu…
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Oleh: Gusnawati Lukman Sempurna sudah luka yang kau torehkan. Aku masih bisa bertahan di balik luka itu, meski terkadang rasanya begitu sulit untuk tetap berdiri. Namun, terlalu sempurna luka itu…
Oleh:Lolita Eka Putri Debu kapur dan aroma spidol papan tulis seolah telah menyatu dengan pori-pori kulit Laras. Namun, bukan itu yang membuatnya sesak. Sore itu, Laras melangkah keluar dari gerbang…
Oleh: Lolita Eka Putri Riuh rendah suara klakson dan deru mesin kendaraan di luar pagar sekolah seolah mementalkan gema lagu Nasionalisme yang baru saja dinyanyikan pada upacara Hari Kebangkitan Nasional.…
Oleh: Lolita Eka Putri Gerimis tipis di luar jendela seolah ikut mengiringi rasa haru yang membuncah di dada ini. Saya memandangi selembar ijazah dan foto anak gadis sulung saya yang…
Tersebutlah dua nama yaitu Mulya dan Yanti. Di kehidupan sebelumnya mereka masing-masing bersama orang lain. Dan di kehidupan sekarang mencoba merajut cerita untuk hidup bersama, saling melengkapi dan bahagia bersama.…
Oleh: Lolita Eka Putri Malik memiliki bakat yang tidak dimiliki semua orang di Desa Makmur: ia adalah pendengar yang sangat baik. Sayangnya, apa yang ia dengar tidak pernah berhenti di…
“Eh Bapak gombalin cewek. Dia cocoknya untuk saya,” kata Aprianto saat melihat atasannya bicara dengan seorang perempuan cantik, malam itu, pertengahan Agustus 2025. Cerita ini dimulai sekitar 2015, ketika Alepu…
Undangan itu tergeletak anggun di meja tamu. Nama saya tertulis rapi di sana. Kakak senior saya—rekan mengajar yang sudah saya anggap sebagai kakak kandung sendiri—datang langsung dari Kota Padang ke…
Semburat jingga di ufuk timur belum benar-benar merekah, namun dingin sisa embun semalam masih betah mendekam di sudut dapur. Di ruang yang remang itu, Adi melangkah dengan amat hati-hati. Kakinya…
Di keheningan malam dengan syahdu suara-suara hewan dari ayam jantan”kukuruyuk ” dan jangkrik “krik krik krik” saling bersautan. Terenyuhlah insan dalam hamparan sajadah bersimpuh merenungi keseharian aktivitasnya. Membangun suatu harapan…