KITAB SUCI PENULIS : SUMPAH PENA
𝘿𝙖𝙩𝙖𝙣𝙜 𝘽𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙥𝙚𝙧𝙢𝙪𝙡𝙖𝙖𝙣, 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙜𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙢𝙖𝙟𝙪𝙖𝙣, 𝙗𝙚𝙠𝙚𝙧𝙟𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙨𝙪𝙠𝙨𝙚𝙨𝙖𝙣
𝙃𝙚𝙣𝙧𝙮 𝙁𝙤𝙧𝙙
Salah satu yang memotivasi untuk terus bergerak menulis. dengan menggerakkan penaku adalah isi dari buku SUMPAH PENA khususnya tentang
menulis tanpa memikirkan teori penulisan. pokoknya pakai ATM, ambil, tiru dan modifikasi. Metode ATM dalam menulis (sumpah pena:87.2021).
Banyak hal yang bisa di dapatkan dalam buku yang praktis ini, menurut HTM, buku ini Kitab suci bagi penulis, semua ada, sementara itu Suharman Musa, mengapresiasi buku ini tidak perlu susah cari tuntas setiap bab,
Buku yg di launching ini memberi banyak hal, terutama bagi penulis
saya salut karya monumental ini bisa di pakai sebagai rujukan di berbagai kalangan.
Kurang lebih 140 juta pengguna Medsos di Indonesia sdh pasti setiap hari, bahkan setiap jam dan menit, membaca tulisan status postingan atau komentar d medsos. Kebiasaan membaca status yg pendek2 itu menjustifikasi orang indonesia memiliki budaya baca tertinggi ketiga dunia.
𝙎𝙪𝙢𝙥a𝙝 𝙋𝙚𝙣𝙖 2021
SUMPAH PENA
Kalimat sumpah dalam KBBI edisi ke-5, yaitu pernyataan yang diucapkan secara resmi dengan bersaksi kepada Tuhan atau kepada sesuatu yang dianggap suci atau dapat dikatakan sebagai janji atau ikrar
( KBBI Online edisi 5, 2020).
Sumpah dalam bahasa Makassar, Aru(Sumpah), Anggaru (Bersumpah), sementara itu dalam versi bahasa bugis, Tanro (sumpah) Mattanro (bersumpah).
Nun. Demi Pena dan apa yang mereka tuliskan”.
(Q.S. Al-Qalam: 1).
Allah menjawab, tulislah qadar (ketentuan). Maka, sejak saat itu berlakulah ketentuan-ketentuan Allah hingga hari kiamat.
Dari rangkaian ayat di atas, jelaslah betapa pentingya pena, hingga Allah SWT pun bersumpah dengannya. Seperti firman Allah pada Q.S. Al-‘Alaq: 4, “Dia yang mengajarkan dengan qalam (pena)”.
Lebih lanjut, Ibn Katsir menegaskan bahwa kata Wa al-Qalami (demi pena) adalah sumpah (qasam) Tuhan pertama dalam Al-Qur’an yang turun tidak lama setelah lima ayat pertama dalam surat al-‘Alaq.
M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah memaknai al-Qalam dengan pena serta alat tulis apa pun termasuk komputer. interpretasi Pemaknaan seperti ini, lebih tepat karena sejalan dengan kata perintah iqra’ (bacalah).
bersumpah dengan qalam (pena).
Buku Sumpah Pena, karya Ruslan Ismail Mage bersama Kuspriyanto, adalah bukti konsistensi Paduan yang sempurna antara moyivasi dan teknik jitu menulis, sumpah pena yang bung RIM utas di bab pertama lansung menguatkan pesan motivasi bahwa menulis adalah amanah Tuhan pada peradan manusia. Pengantar Alfitri di buku sumpah pena.
Gerakkan terus penamu, karena dia tercipta sesuai takdirnya untuk menulis bukan alat yang lain, pakailah penamu sampai tak berfungsi, Dengan pena, ilmu pengetahuan di jagad raya ini bisa tersebar ke seluruh penjuru dunia, yakni dengan ditulis, dibukukan dan diterbitkan. Dengan pena pula para ilmuwan mengabadikan karya-karya besar mereka, yang pada gilirannya menghadirkan pencerahan dan pencerdasan bagi masyarakat.
Selanjutnya Bisa dibayangkan jika di dunia ini tidak ada pena atau alat tulis lainnya. Semua ilmu pengetahuan yang pernah ada di muka bumi ini akan sirna ditelan zaman. Karena, begitu seorang ilmuwan meninggal, tidak ada lagi ilmu yang bisa disampaikan. Hal ini disebabkan karena ilmu yang dimilikinya tidak diabadikan melalui karya-karya tulis mereka.
Pepatah latin mengatakan, scripta manent verba volant. Tulisan akan abadi, sedangkan ucapan akan hilang.
Semakin jelas betapa pentingnya pena dalam kehidupan ini. Proses pencerdasan dan pencerahan umat manusia tidak bisa dipisahkan dari peran pena yang digunakan oleh para ulama untuk menghasilkan karya-karya besar mereka(𝙙𝙞𝙙𝙞 𝙅𝙪𝙣𝙚𝙙𝙞 2020)
Beragam ilmu pengetahuan dari masa ke masa masih terekam jelas melalui karya-karya bersejarah tersebut, hingga saat ini masih terus dikaji oleh para ilmuwan. Ada jalinan erat antar ilmuwan dari generasi ke generasi. Semua itu bisa terjadi karena adanya peran qalam dalam proses transformasi pengetahuan.
Huruf yang kita tulis hari ini, akan tetap ada sebagai saksi, walaupun kita telah tiada.
Maka, tulislah hal-hal yang kita lihat baik. (𝙨𝙙𝙢).

𝘼𝙆𝙐 𝘽𝙀𝙍𝙎𝙐𝙈𝙋𝘼𝙃 𝘽𝘼𝙃𝙒𝘼, 𝘽𝙐𝙆𝙐 𝙎𝙐𝙈𝙋𝘼𝙃 𝙋𝙀𝙉𝘼, 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙪𝙠𝙪 𝙠𝙞𝙩𝙖𝙗 𝙨𝙪𝙘𝙞 𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙥𝙚𝙣𝙪𝙡𝙞𝙨 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙖𝙞 𝙩𝙪𝙩𝙤𝙧𝙞𝙖𝙡 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙖𝙧𝙮𝙖
𝙨𝙪𝙙𝙞𝙧𝙢𝙖𝙣 𝙈𝙪𝙝𝙖𝙢𝙢𝙖𝙙𝙞𝙮𝙖𝙝 2021


Teruslah menulis.
Semoga bisa juga
mendapatkan bukunya sebagai acuan untuk menjadi penulis💪💪
🙏🏼🙏🏼🙏🏼🤭