Oleh: Elvira Pereira Ximenes
Aku memandang Dia yang sedang memandang Aku
Aku kagum dengan pandanganNya
Aku terpesona melihatNya
Rasanya bangga tak berdaya
Sepintas aku memperhatikan raut wajahNya
Seolah-olah Dia ingin menyampaikan pesan
Tapi aku tak mampu
Aku tak layak menerima keilahianNya
Pandangan pertamaku padaNya
Begitu terharu memandangNya
Jiwaku bersujud sembah dihadapanNya
Siapakah diriku ini?
Beribu pujian hadir dalam batinku
Aku hanya terpaku
Diam dalam suasana keramaian
Oh my God inilah aku
Dia memandangku lembut
Penuh belas kasih padaku
MataNya yang kudus melihatku penuh misteri
Menembusi jiwaku
TanganNya terbuka lebar
Terlihat bekas luka-luka di kedua telapak tanganNya
Pertanda cintaNya padaku
Begitu luas dan dalam
Dia ingin merangkulku dan aku pun demikian
Aku begitu bahagia merasakan kehangatan dalam pelukanNya
Kurasakan cintaNya
Dalam dekapan jiwaku
Oh betapa Dia mencintaiku
SenyumanNya manis mempesona
Aku terpanggil mendekatiNya
Seolah-olah ingin berceritera tentang Cinta
Oh I love You
Aku merasa terberkati
Bersukacita merasakan belas kasih dan kemurahanNya padaku
Wahai jiwaku bersujud dan bersyukurlah selalu
Sekarang dan selamanya.

Ilusi pusimu terlalu bagus, hingga akupun larut didalamnya….
Profisiat kawan…kita adalah pahlawan pena BN di TL…maju trus pantang mundur (Falbo d8)