Mentari pagi tersenyum hangat Mencoba memberiku semangat Seakan dia tahu apa yang kurasakan Menghiburku bangkit dari kegundahan Pandemi kini telah berlalu Meninggalkan sejuta benalu Jiwa ini mulai terusik Ingin meronta dan menghardik Entah apa dalam benakku Persendian terasa kaku Sampai kapan ini berakhir Krisis akhlak kini di titik nadir Wajah pendidikan sedikit muram Penguatan karakter kini mulai tenggelam Umpatan seakan menjadi kebiasaan Tata Krama justru ditinggalkan Diri ini mencoba untuk diam Kegundahan hati biarlah kupendam Namun jiwa terus meronta Bebas dari sejuta derita Jiwa pendidikku tak bisa berdiam diri Mari berbondong menyelamatkan negeri Bersatu untuk bangkit dari keterpurukan Menuju masa depan yang diimpikan
(Visited 51 times, 1 visits today)
