Oleh : Aldo Jlm
Senang rasanya selangit, bagai hidup di taman Firdaus, ketika Sang Pemimpin Kotamadya Lautém atau Administrador Municipio Lautém (AML) memutuskan untuk memperingati Hari Ultah RDTL ke-47 di Kampungnya sendiri Iliomar.
Hal ini merupakan kalender putaran yang dilaksanakan di setiap kota Kecamatan atau Administrasaun Posto Administrativo (APA). Dimana telah dimulai dari APA Lautém, lalu ke APA Luro, dan kini di APA Iliomar. Peringatan perputaran Hari Jadi Proklamasi dan Restaurasi Kemerdekaan Repúblik Demokratik Timor Leste, dimana setiap tahun diadakan dua kali ini, atas inisiatif Sang Pemimpin Kotamadya Lautém atau AML, Sr.Domingos Sávio,M.Si. Dimana sang pemimpin ini juga kebetulan berasal dari kota Kecamatan Iliomar.
Sejak beliau (Sr.Domingos Sávio,M.Si.) menjabat sebagai Bupati/Administrador di Kotamadya Lautém sejak tahun 2021 menganti sang legendaris Sr.Zeferino dos Santos, yang telah berkuasa selama 10 tahun di Kotamadya ini, tidak ada perubahan sama sekali alias jalan di tempat, maka beliau berinisiatif untuk melakukan perubahan, mulai dari pasar tradisional di emperan toko, di jantung kota Lospalos, melakukan olahraga dan Kerja Bakti di setiap hari Jumat, dan yang terakhir adalah perputaran hari-hari besar nasional diadakan di Kota Kecamatan atau APA.
Hal ini bertujuan untuk membawa perubahan kecil-kecilan, memasyarakatkan hari jadi nasional ke tingkat kota kecamatan, agar kawula muda dapat mengenal lebih jauh sejarah perjuangan kemerdekaan Timor Leste yang panjang, sejak Koloni Portugis 450 tahun, Kerja Rodi Jepang 3,5 tahun, Aneksasi dengan Indonesia 24 tahun, dimana rakyat bumi lorosae ini telah menderita ratusan tahun, dan kini baru meraih kemerdekaannya sendiri, lewat referendum di bulan agustus tahun 1999, yang hasilnya 79% rakyat memilih untuk merdeka, dengan semboyang “Pátria ou morte venceremos, a luta continua” atau “Tanah Air atau mati kita menang, berjuang terus”. Dengan semboyang ini orang Timor atau masyarakat bumi Lorosae tidak mengenal lelah dalam memperjuangkan kemerdekaannya.
Sejak beliau menduduki jabatan ini, telah melakukan perubahan struktural di Kotamadya Lautém. Tempat struktur Kotamadya Lautém yang kosong semuanya sudah diisi, sehingga pekerjaan perkantoran pun sudah mulai lancar, meskipun jalan raya belum diperbaiki, namun kini telah masuk dalam kalenderisasi nasional, dan sudah mengukurnya. Tinggal menunggu hari h untuk melaksanakannya, oleh perusahaan Internasional dari China, Korea dan Jepang.
Hari ultah Kemerdekaan RDTL yang ke-47 yang diadakan di Kecamatan Iliomar ini merupakan hari Ultah Nasional tingkat Kabupaten putaran ke-3, sejak beliau menduduki jabatan di Kantor Kotamadya Lautém (AML). Hari ultah ini dikatakan sukses, karena berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya di dua kota kecamatan lainnya, yakni Lautém (28 November 2021), Luro (20 Mei 2022). Saya sendiri sebagai Kepala Protokol Munisipiu Lautém, sebelumnya telah mengadakan persiapan yang begitu matan, sehingga semuanya sukses sesuai dengan protokoler.
Pada hari peringatan ini, para veteran sebanyak 50 orang yang menerima medali dari pemerintah RDTL, 2 orang veteran menerima sertifikat tanah, dan 2 orang masyarakat tidak mampu sebagai penerima rumah sederhana dari pemerintah (UKL-Uma Kbiit Laek).
Anak-anak yang bertugas sebagai pengerrek Bendera Nasional dari “SMAK S.João Paulo II Iliomar”, dan yang bertanggung jawab sebagai Koor adalah “ESTV Klas Paralel Caenlio”. Sebagai MC pada hari raya ini adalah 4 orang guru yakni (Jainito, Toribio, Junalia dan Eufrasia), mereka membawakannya dalam bahasa Portugis yang begitu lancar, karena dilatih oleh sang Kepala Protokol Munisipiu yang Profesional.
Detik-detik Proklamasi ini dipimpin oleh Menteri Pariwisata, Perdagangan dan Industri (MTCI-Ministro Turismo Comercio e Industria) Sr. Jose Lucas do Carmo da Silva, selaku Inspektur Upacara, yang membacakan Pidato Presiden RDTL, yang berisi tentang “Kinerja Keadilan di Timor Leste”. Selain itu hadir juga Brigadir Jendral F-FDTL, Sr.João Miranda (Aluc Descartes), Kepala Kepolisian Kota Administratif Lautém, Sr.António do Rego Fernandes.
Seusai acara, para tamu VIP, undangan dan masyarakat tebe-tebe tradisional bersama di lapangan football, diselingi dengan atraksi, tarik tambang, panjat pinang, lomba lari kelereng, lalu menerima hadiah mereka dari juara I hingga juara III. Mereka sangat menikmati acara ini hingga penurunan bendera RDTL pada pukul 16.30 WIT/OTL.
Seusai penurunan Bendera Nasional, Bapak Bupati/AML, Sr.Domingos Sávio,M.Si. memberikan ucapan selamat kepada anak-anak yang bertugas penggerek dan penurunan Bendera Nasional bahwa, “Agar mereka terus semangat belajar agar dapat mencapai cita-citanya kelak, jangan keburu kawin duluan, gunakan telepon seluler dengan baik, mencari bahan materi untuk belajar di google, dan berjanji akan memberikan sertifikat pada mereka, supaya dapat digunakan bila ada test Polisi dan Tentara kelak”.
Hari-hari nasional berikutnya yakni 20 mei 2023 akan diadakan di Kota Kecamatan Tutuala, di ujung Pulau Timor, tahun depan, dan 28 november 2023 akan diadakan di Kota Kecamatan Lospalos sebagai pusat Kota Kabupaten.
Dengan inisiatif pemimpin baru ini, dapat membawa perubahan baik di kotamadya Kabupaten maupun di kota Kecamatan. Kita doakan semoga tahun-tahun berikutnya event-event seperti ini dapat dilanjutkan, agar para masyarakat tahu sejarahnya sendiri dan turut ambil bagian di dalamnya karena mereka adalah bagian dari sejarah Timor Leste masa kini.
By Aldo Jlm’22
Edisi, 301122
