Proses pembelajaran daring yang kurang lebih 7 bulan dilaksanakan akhirnya memasuki fase baru. Pelaksanaan tatap muka terbatas dapat direalisasikan di ruang lingkup Kab. Soppeng. SMP Negeri 1 Watansoppeng menjadi salah satu sekolah yang mendapat kesempatan melaksanakan pembelajaran tatap muka tersebut.

Segala persiapan dilakukan sebagai wujud integritas dan kesiapan sekolah dalam proses belajar mengajar menyongsong new normal.

Pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini, proses pembelajaran dibagi menjadi beberapa tahapan atau kelas diatur waktu masuk belajarnya. Setiap peserta didik di tiap tingkatan kelas juga dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas ganjil dan kelas genap. Proses pembelajaran dilaksanakan hanya selama 30 menit saja.

Dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini, sekolah benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Setiap kelas sudah disediakan tempat cuci tangan lengkap dengan peralatannya berupa sabun dan tisu. Hand Sanitizer juga tersedia di setiap area. Para peserta didik selalu diingatkan untuk memakai masker dan menjaga jarak dengan teman-temannya. Pengaturan bangku dalam ruangan sudah disesuaikan dengan aturan yang sudah ditetapkan. Waktu pulang juga diatur sedemikian rupa agar tidak menimbulkan kerumunan. Orang tua sudah menunggu di pintu gerbang sekolah. Semua dilakukan untuk mengantisipasi munculnya cluster baru di lingkungan sekolah. Juga untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. 

Proses pembelajaran kelas mandiri tetap diberlakukan. Dalam hal ini sekolah memberi kebebasan kepada orang tua siswa untuk memilih apakah mereka mengizinkan anaknya belajar secara luring di sekolah, atau mereka tetap ingin anaknya belajar secara daring. Tidak ada paksaan  karena banyak orang tua yang masih mengkhawatirkan kondisi dan kesiapan anak mereka menjalani sekolah tatap muka.

Besar harapan dari para pendidik serta masyarakat banyak agar wabah covid-19 ini cepat berakhir dan keadaan kembali normal. Proses pembelajaran pun bisa juga normal kembali. Namun semua itu tergantung dari kesadaran kita untuk tetap bersatu mematuhi semua aturan yang berlaku untuk memutus mata rantai penyebaran virus kecil yang tak kasat mata ini. 

Watansoppeng, 19 Juli 2021

(Visited 31 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *