Oleh Besse Rismawati
Dari Lapangan Hijau Bumi Patowonua Kabupaten Kolaka Utara, Jumat 07 Januari 2022 warna-warni membias di hampir seluruh sudut dan ruang sejak pagi hari. Itulah semarak Hari Ulang Tahun Kabupaten Kolaka Utara Madani tercinta yang ke-18 Tahun.
Indahnya warna-warni menghiasi suasana adalah pesan jiwa bahwa begitu damai dan indah hidup di Bumi Patowonua. Keberagaman warna bukanlah perbedaan tetapi itu tanda kedamaian dan kebersamaan kami masyarakat kabupaten Kolaka Utara.
Sebagai warga rantau asal Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan, yang lahir dari Bumi Arung Matowa Wajo dan bermukim di Kolaka Utara, jiwa kami damai, hati kami tenang, hingga KKW terus membumi melebur bersama seluruh elemen masyarakat.
Kerukunan Keluarga Wajo
(KKW) adalah wadah warga Kolaka Utara yang berasal dari Bumi Arung Matowa Wajo Sulsel. Dinahkodai Ibu Andi Bau Padiawanti SH., Mkn dan Sekretaris Akmal Bintang, S.Ag.
KKW Kolaka Utara hidup bersama Warga lainnya dengan tetap menjunjung tinggi falsafah hidup orang Wajo, “Mali siparappe’ rebba si patokkong, malilu sipakainge”.
Dalam HUT Kabupaten Kolaka Utara yang ke-18 ini KKW turut hadir mengambil bagian dalam defile bertema, “Lipa Sabbe Pole Sengkang”.
Lipa sabbe atau sarung sutera dikembangkan oleh masyarakat Wajo sejak tahun 1670-an sebagai bagian budaya masyarakat Bugis Makassar. Terkenal dengan sarung sutera berbagai warna dan corak. Warna Merah melambangkan ketegasan,
Warna Hijau melambangkan kebangsawanan. Warna Biru melambangkan ketenangan.
Warna kuning melambangkan kesejahteraan.
Berbagai Corak yang dikembangkan, Corak tettong, corak makkalu, corak Balo renni, Corak Balo lobang, Corak Cobo, Corak pucu, dan lain-lain. Inilah “Lipa Sabbe Pole Sengkang”.
Salama Mattemu Taung Ma Ke Seppulo na Aruwa, Tana Mase Mase na Kolaka Utara, Masyarakat Sehat, Ekonomi Bangkit, Kolaka Utara Sejahtera

Mantap KKW Kolut👏🏼👍🏻
Terima kasih 🙏