Oleh: Sabrie Mustamin

“Kekayaan sesungguhnya adalah silaturahmi, kedamaian sejati adalah kebersamaan, kebahagiaan hakiki adalah membahagiakan, kemenangan tertinggi adalah kerendahan hati, kesuksesan paripurna adalah berbagi”.

Quotes sang inspirator dan penggerak Bang RIM di atas laksana anak panah yang melesat jauh menembus dinding jiwa. Mencairkan kebekuan ego, menghancurkan kesombongan, melebur keangkuhan.

Menyadarkan betapa ego, kesombongan,dan keangkuhan menjadi racun paling mematikan benih-benih silaturahmi. Padahal sesungguhnya, sudah terang benderang Allah Swt menjelaskan bahwa silaturahmi adalah pintu utama memasuki indahnya kehidupan dunia dalam mempersiapkan perjalanan menuju taman-taman surgawi.

Silaturrahim yang tulus , ikhlas, tanpa kepentingan, dapat menambah rezeki dan usia. Berikut alasan pembenarnya. Rezeki memang ditentukan oleh Allah Swt, tetapi dijembatani oleh orang lain. Karena itu, siapa orang yang banyak temannya, sahabatnya, kerabatnya, itulah yang paling potensial menata masa depannya. Jadi, berdoalah meminta rezeki sama Allah Swt, lalu perbaiki jaringan silaturahminya ke sesama. Satu di antara mereka akan menjadi saluran rezekinya.

Silaturahmi disebut juga memperpanjang usia. Alasan pembenarnya, karena banyak kenalan, teman, sahabat, kerabat yang bisa menghibur jika ada masalah, bisa memberi solusi jika dihadapkan pada beberapa problem kehidupan. Bisa menjadi pelampung jika terjadi badai tsunami kehidupan.

Sabda Rasulullah Saw “jika engkau ingin dipanjangkan usiamu dan diperbanyak rezekimu, maka perbanyaklah silaturrahim”. Dalam konteks Islam, ini adalah perintah untuk saling berbagi informasi, saling menyapa, saling mengunjungi, saling memberi, dan saling membantu. Terlebih jika ada saudara kita yang tertimpa musibah.

Seorang muslim yang baik, dalam menjalankan tugas sosial, tidak dapat menutup diri dari interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Harus membuka diri seluas mungkin untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan kepada sesamanya, berlomba untuk melakukan amar mahruf dan nahi mungkar adalah kewajiban agama. “Fastabiqul Khoirot ilallahi marjiukum jamiaa”.

Jadi, apa pun profesinya, mimpinya, harapannya, dan cita-citanya, jangan menunda perbanyak jaringan-jaringan silaturahminya tanpa batas ,tanpa syarat ke sesama, lalu bersiaplah menerima keajaiban Tuhan.

(Visited 417 times, 1 visits today)
One thought on “Silaturahmi Pintu Utama Keajaiban Tuhan”
  1. Waooo…..luar biasa
    Silaturahim dalam konteks islam adalah dapat memperpanjang usia & memperbanyak reseki ,
    Silaturahim memang indah ,saling mengasihi ,saling berbagi & saling merangkul satu sama lainnya ,
    Mari perbanyak silaturahim yang akan menjadi saluran rezeki kita,Good I LIKE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.