Ungkapan terima kasih adalah ekspresi yang terlihat sederhana namun memiliki efek yang luar biasa. Dua kata itu memiliki kekuatan dan pengaruh untuk menciptakan senyum indah, kedamaian jiwa dan kebahagiaan hati.

Terlebih kalau ucapan terima kasih itu disertai dengan sebuah cendramata indah, sudah pasti kegembiraan dan nuansa persahabatan akan terpancar di wajah pemberi dan penerima ucapan terima kasih itu.

Ucapan terima kasih itu biasanya diungkapan untuk mewakili rasa senang dan bahagia atas apresiasi dan perhatian yang diberikan seseorang kepada kita. Mungkin sebagian orang menganggap ucapan terima kasih itu terdengar biasa-biasa saja, namun bagi orang yang menerimanya akan menjadi penuh makna menyejukkan.

Sebagaimana yang terjadi pada acara sakral resepsi pernikahan sahabat Andi Akbar Herman dengan gadis pujaan hatinya Munasyrah Kamis 28 Juli 2022. Wajah pasangan mempelai yang bagaikan raja dan ratu sehari itu terus memancarkan aura kebahagiaan melihat kedatangan tamu undangan dari berbagai kalangan memberi ucapan selamat dan doa restunya.

Antusiasme dan ketulusan para tamu undangan memberi doa restunya, dijawab sang pengantin pria dengan menyiapkan suvenir indah sebagai bentuk ucapan terima kasih berupa sebuah buku hasil karyanya sendiri berjudul, “Suvenir Cinta untuk Sahabat”.

Saya dan teman-teman dari Bengkel Narasi Kolaka Utara yang bertugas membagikan suvenir buku menjadi saksi betapa senang dan bahagianya para tamu undangan dapat suvenir berupa buku.

Masyaallah, inilah kali pertama saya melihat dan menyaksikan suvenir resepsi pernikahan sebuah buku indah yang elegan. Bahkan menurut saya bisa jadi inilah pertama kalinya resepsi pernikahan di daerah Sulawesi yang pengantin prianya menyiapkan suvenir buku karyanya sendiri kepada para tamu undangan.

Salah seorang tamu undangan Bapak Mawardi Hasan, ST., M.Si Beliau Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kolaka Utara merasa senang dan bahagia menerima suvenir buku. Menurutnya ini suprise yang luar biasa dan memberi pesan kalau pemuda Kolaka Utara hebat-hebat semua.

Dari resepsi pernikahan Andi Akbar Herman inilah saya melihat dan menjadi saksi begitu besarnya pengaruh sebuah buku mengangkat derajat penulisnya berkali-kali. Aura bukunya terpancar kemana-mana Benar kata orang bijak, “Jika engkau bukan anak raja menulislah buku, maka engkau akan diperlakukan seperti raja”.

Selamat Berbahagia Andi Akbar Herman & Munasyrah.

(Visited 67 times, 1 visits today)
One thought on “Aura Buku Terpancar Kemana-mana”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.