Oleh: Aldo Jlm

*Letak Geografis & Pemerintahan

Lautém merupakan salah satu munisipiu atau kotamadya dari ke-14 munisipiu lainnya di Timor Leste, dengan ibukotanya Lospalos, dengan luasnya 1.819,68 km2, dan jumlah penduduknya hingga tahun 2023 ini mencapai 92.409 jiwa, merupakan salah satu kotamadya yang kini mempersiapkan diri untuk menjadi desentralisasi, dimana semua instansi yang berada di pusat kota Dili akan ditransfer ke kotamadya Lautém-Lospalos. Secara administratif Munisipiu Lautém terdiri dari 6 Postu Administrativu (kota kecamatan), 34 desa dan 151 dusun. Bahasa yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari menggunakan 4 bahasa daerah seperti: “fataluku, makasa’e, makalero dan sa’ani”. 

Kotamadya ini merupakan cerminan dari pemerintahan pusat Dili yang dikepalai oleh seorang Perdana Menteri, begitu pula halnya di Administrasi Munisipiu Lautém, dimana dipimpin oleh seorang kepala daerah yang disebut sebagai Administrator Munisipiu Lautém (AML), dan nanti akan diubah namanya menjadi Presidente Autoridade Munisipal (PAM) jika desentralisasi akan jadi diimplementasikan nanti tahun depan.

Instansi terkait (Servisu Munisipal) yang ada di Administrasi Munisipiu Lautém (AML) antara lain: AFM (Fiskalizasaun), APM (Planeamento), SMARU (Rekursu Umanu), SMF (Finansa), SMAg (Agrikultura), SMAp (Aprovisionamentu), SMASA (Agua &Saneamentu), SMAS (Asaun Sosial), SMAONG (Apoio ONG), SME (Edukasaun), SMS (Saude), SMPL (Patrimonio & Lojistiku), SMOPT (Obras Publika), SMRNK (Rejistu Notariadu & Kadastru), SMJMT (Jestaun Merkadu & Turismu), SMPID (Planeamentu Integradu Desenvolvimentu), SMPNDS (Desenvolvimentu Suku) dan SMAPC (Autoridade Protesaun Sivil). Sedangkan instansi lainnya seperti: STAE, CNE, Rejistu Sivil, Estatistika, BTL dan EDTL, disebut sebagai delegasi territorial, karena belum sepenuhnya diserahkan ke munisipal.

Kepala Daerah atau Administrador Munisipiu Lautém (Bupati) sejak zaman Indonesia hingga Timor Leste merdeka, adalah sebagai berikut:

  • Claudio do Carmo Vieira (1976-1985)
  • Letkol Henrirkus Hadjatno (1985-1990)
  • Jose Valente (1990-1995)
  • Edmundo da Conceição Silva (1995-1999)
  • Olavio da Costa M.Almeida (2001-2009)
  • Zeferino dos Santos Sequeira (2009-2021)
  • Domingos Savio (2021-sekarang)

Sedangkan Camat dari ke-6 kota Kecamatan atau Administrador Posto Administrativu (APA), adalah sebagai berikut:

  • APA Lautém: Zaret Alda da Silva
  • APA Lospalos: Dinis dos Santos Baptista
  • APA Iliomar: Jacob dos Reis
  • APA Luro: Agusto Feliciano Ramos Branco
  • APA Tutuala: Albino de Araujo
  • APA Loré: Carolino da Silva

*Perekonomian

Perekonomian di Munisipiu ini adalah, dari hasil pertanian, perikanan dan pariwisata, namun kebanyakan dari hasil pendapatan tenaga kerja di perantauan seperti di UK, Inggris, Korea dan Australia. Pendapatan lainnya adalah, para veteran, para pegawai dan para pengusaha/bisnis. Hasil buminya adalah, kelapa, jagung, padi/beras, dan hortikultur lainnya. Sebagian hasil dari peternakan seperti, sapi, kerbau, babi, kambing, ayam, anjing, dsb…

*Pendidikan 

Pendidikan yang ada di munisipiu ini adalah: Pré-Eskolar (TK) sebanyak 53, Ensino Básico (SD-SMP) 9 tahun, sebanyak 85, Ensino Secundário (SMA) sebanyak 9, tidak ada universitas. Ada satu sekolah non formal (PBH) 1 buah.

*Kebudayaan

Kebudayaan yang dianut oleh masyarakat setempat adalah, adat-istiadat belis perkawinan, acara kematian dan prosesnya hingga pelepasan kain hitam dan membangun kuburannya. Selain itu juga ada acara membangun rumah adat, dimana mengumpulkan sanak saudara, famili dan kerabat dari keluarga yang ingin membangun rumah adatnya.

*Keyakinan/Kepercayaan

Kepercayaan yang dianut oleh masyarakat di munisipiu ini adalah, mayoritas katolik (97%), Islam, protestan, Sekte-sekte lainnya, dan animisme. Meskipun 97% katolik, tetapi masyarakat disini masih menanamkan keyakinan mendalam pada kuburan leluhurnya dengan menyembah pada kuburan nenek moyangnya dengan potong babi, anjing, ayam, kambing dan kerbau. Hal ini menunjukkan bahwa, mereka masih mencintai arwah sanak saudara mereka yang telah meninggal dunia.

*Pariwisata 

Kabupaten ini terkenal dengan daerah wisatanya pulau Jaco dengan pantai Walu, pantai Com (Salara), danau Iralalaru, danau Umunira, danau hilir Irabere (Maurei-Lavarei), pantai Lore, pantai Iradarat (Iimaa).

*Transportasi

Transportasi yang kini mendominasi di kotamadya ini adalah, TumTum, bemo, angguna, trek dan bus antar kota. Selain itu masih ada transportasi pribadi lainnya seperti, motor, dan mobil. 

*Progres Implementasi Politik Desentralisasi di Timor Leste

Tujuannya adalah untuk membawa pemerintahan ke masyarakat, menjaga partisipasi penduduk dan memperbaiki prestasi kerja pelayanan publik yang efektif dan efisien bagi masyarakatnya, maka pemerintahan Timor Leste sejak dari pemerintahan pertama sampai dengan pemerintahan ke sembilan konstitusional mencari untuk menempati politik desentralisasi sebagai salah satu prioritas politik dalam mandatnya di setiap periodenya.

Politik desentralisasi yang dipelopori oleh pemerintah RDTL, tertera jelas pada Alinea 1, artikel 5 (Desentralisasi), KRDTL (Konstitusi RDTL) bahwa negara menghormati, para organisasi dalam negeri, tentang PRINSIP untuk membagi kekuatan Administrasi Publik. Dalam proses transisi ke kekuatan lokal yang sedang berjalan dengan pendekatan otonomisasi gradual. Pemerintahan Timor Leste sejak tahun 2016, pemerintahan pusat berdasarkan Dekrit-Hukum no.3/2016, telah membuat distribusi/kewenangan dan delegasi kompetensi bagi para Otoritas Munisipal dan Administrasi Munisipal untuk membuat rencana dan mengimplementasikannya sendiri program dan aktivitas sesuai dengan domain 12 pekerjaan yang didelegasikan pada para Munisipiu sesuai dengan Dekrit-hukum no.3/2016 dengan perubahannya.

Dalam proses implementasi politik desentralisasi saat ini, pada fase “dekonsentrasi administratif territorial”. Administratif Munisipiu Lautém juga sebagai salah satu munisipiu yang telah mendapatkan sebagian atribusi dan kompetensi yang didelegasikan dari pemerintah sentral ke Administrasi Munisipiu untuk diimplementasikan sesuai dengan kompetensi dan 12 domain pekerjaan yang telah terdefinisi dalam Dekrit-Hukum no.3/2016, tertanggal 16 maret dengan segala perubahannya.

Persiapan dari aspek kerangka legal pemerintah Timor-Leste telah membuat beberapa instrument legal, dimana nanti akan jadi basis untuk implementasi politik desentralisasi (kekuatan lokal) pada waktu yang akan datang. Beberapa hukum seperti; “Hukum Kekuatan Lokal, Hukum Pemilihan Munisipal, Hukum Keuangan Munisipal”.

Dari komitmen kuat inilah dari pemerintah aktual ingin mempercepat proses transisi kekuatan lokal ini sesuai dengan program politik pemerintahan konstitusional ke-IX. Maka dengan itu Administrador Munisipiu Lautém Sr.Domingos Sávio, telah berupaya dan bekerja keras untuk mengisi tempat yang kosong di munisipiu Lautém, agar Otonomi Daerah Desentralisasi segera diimplementasikan tahun depan dari Administrasi Munisipal menjadi Presiden Otoritas/Autoridade Munisipal (PAM) atau dikenal dengan nama “Camara Munisipal” yang secepatnya akan diimplementasikan pada tahun 2024 mendatang.

Demikian serba-serbi dari Munisipiu Lautém, semoga bermanfaat bagi yang mencari informasi tentang munisipiu ini. Munisipiu yang letaknya di ujung pulau Timor terkenal dengan panorama fantastik pulau Jaco dan pesisir pantainya, serta beberapa danau yang terkenal di daerah ini.

By Aldo Jlm’69

Lpls-BN, 170823

(Visited 44 times, 1 visits today)
Foto profile

By Aldo Jlm

Elemen KPKers-Timor Leste, Penulis & Kontributor Bengkel Narasi sejak 2021 hingga kini telah menyumbangkan lebih dari 100 tulisan ke BN, berupa cerpen, puisi, opini, dan berita dari negeri Buaya ke negeri Pancasila, dengan motonya 3S-Santai, Serius dan Sukses. Selalu tersenyum pada siapa saja baik kawan maupun lawan. Ingin belajar menulis dari para seniornya yang telah makan garam di dunia literasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.