Mengapa judi online harus diberantas, padahal pelakunya, tidak nyolong uang rakyat, kasusnya tentu berbeda dengan koruptor, pantaslah kiranya dibasmi.
Lebih dari itu judi online juga membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi pengangguran. Dampak dari pemberantasan ini akan mengurangi lapangan pekerjaan dan menambah angka pengangguran dan kemiskinan di tanah air.
Ditengah kesulitan ekonomi, harapan pelaku hanyalah memikirkan keuntungan yang besar dengan usaha yang kecil memang menggiurkan, walau sebenarnya faktanya lebih banyak kerugian yang dialami oleh para pemain judi online. Toh mereka tetap happy menikmati judinya, tanpa mencuri anggaran belanja negara, mengapa harus diberantas, paling mereka sendiri juga yang menanggung dosa, akibat perbuatannya.
Judi online bak cendawan di musim penghujan, mati satu tumbuh seribu, selalu bermunculan di internet meski upaya pemberantasan terus digiatakan.
Pertanyaan saya, mengapa judi online harus diberantas, padahal pelakunya nggak nyolong uang rakyat. Nah, bagaimana dengan koruptor apakah mendapat perlakuan serupa.
Niat baik Pemerintah Indonesia memberantas judi online terbilang cukup berat, harus kita apresiasi, hal ini disebabkan situs atau aplikasi judi online terus bermunculan dengan nama yang berbeda, meski aksesnya telah diputus. Selain itu kegiatan perjudian yang dilegalkan di beberapa negara di luar Indonesia, secara masif mengakibatkan judi online merajalela.
Diakui, maraknya judi online di Indonesia akibat kemajuan teknologi memang sangat merepotkan pemerintah Republik Indonesia serta meresahkan masyarakat.
Penyebarluasan judi online melalui metode dan jenis transaksi lintas negara menyebabkan sulit untuk diberantas. Pemberantasan judi online tidak hanya tugas pemerintah, akan tetapi melibatkan peran Pendidik, peran tenaga pendidik, Tokoh Agama, orang tua dan masyarakat.
Pemberantasan judi online tidak hanya melalui jalur hukum dengan menerapkan sanksi pidana, tetapi juga bisa ditempuh melalui pendidikan dan pemahaman agama. Dibutuhkan juga peranan pelaku industri judi online.
Judi itu candu, jadi diperlukan peran Psikolog untuk memeriksa, mendiagnosis, serta merawat pecandu perjudian dengan psikoterapi dan konseling bagi pecandu judi.
Sekali lagi, sebelum mengakhiri tulisan ini. Dalam hati kecilku bertanya-tanya, mengapa judi online harus dibabat, kan dosanya ditanggung sendiri, bukan hasil merampas anggaran negara.

