Teori konvergensi menyatakan bahwa faktor yang mempengaruhi perkembangan individu tidak hanya faktor internal sebagaimana dalam nativisme Arthur namun juga faktor eksternal sebagaimana empirisme John Locke.

http://jurnalwacana.psikologi

A. Prolog

Pada sesi#3 merawat ingatan teori sosiologi pendidikan, dalam teori pembelajaran, setelah mendaras dengan utas padat ringkas, sesi#1, teori Empirisme atau Tabularasa,  sesi#2 teori Nativisme, saatnya kita utas tuntas teori gabungan  antara empirisme dengan nativisme yakni TEORI KONVERGENSI, Sekaligus kesimpulan ketiga teori pembelajaran klasik ini sebagai dasar pembahasan dalam SOSIOLOGI PENDIDIKAN.

B. Mengenal Tokoh William Louis Stern

(William Louis Stern 1871-1938) adalah seorang tokoh pelopor psikologi modern kelahiran jerman. William adalah pelopor yang dapat menyatukan pandangan nativisme dan empirisme menjadi satu.


Teori konvergensi hasil dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu pembawaan dan lingkungan.  negara harus berusaha memberikan pendidikan kepada si anak, yang sedapat-dapatnya mendekati pendidikan keluarga si anak atau menyerahkan anak itu pada keluarga lain, tidak perlu menjadikan anak milik negara.

C. Teori Konvergensi

Teori ini intinya merupakan perpaduan antara pandangan nativisme dan empirisme, yang keduanya dipandang sangat berat sebelah. Tokoh utama teori konvergensi adalah Louis William Stern (1871-1938), seorang filosof sekaligus sebagai psikolog Jerman.

Teori ini menggabungkan arti penting hereditas (pembawaan) dengan lingkungan sebagai faktor yang berpengaruh dalam perkembangan manusia.

Faktor pembawaan tidak berarti apa-apa tanpa faktor pengalaman (lingkungan). Demikian pula sebaliknya, faktor pengalaman tanpa faktor pembawaan tidak akan mampu mengembangkan manusia yang sesuai dengan harapan.


Dan kondisi sosial menjadi sangat tidak sehat apabila segala pengaruh lingkungan merusak, bahkan melumpuhkan potensi psiko-fisiknya.

D. Tujuan Teori

1). Tujuan Teori Nativisme, Empirisme dan konvergensi dalam proses pembelajaran
2). Tujuan teori Nativisme, yaitu:
* bakat yang di punyai
*mewujudkan diri yang berkompetensi
*menetukan pilihan
* potensi dari dalam diri

3). Tujuan teori Empirisme, yaitu:
-Sebagai faktor penentu bagi perkembangan seseorang yang bersumber dari berbagai sistem pendidikan.
-Mendorong seseorang dalam penguasaan terhadap bidang pengetahuan,
-Agar pendidikan seseorang menjadi relevan dan paling efektif yangberorientasi pada pemberdayaan pendidikan dan pengalaman anak-didik itu sendiri.
-Sedangkan tujuan teori belajar konvergensi adalah gabungan antara tujuan teori nativisme dan tujuan dari teori empirisme.
-Aplikasi dalam kehidupan

Sedangkan yang terjadi dari realisasi paradigma empirisme, salah satunya adalah munculnya reduksi terus-terusan atau bahkan penghilangan dimensi dan peranan in­ternal dalam proses pendidikan.

Reduksi dan bahkan penghilangan dimensi dan peranan internal manusia, justru akan mendorong dan mengarahkan manusia yang menjadi anak-didik ke arah “sekularisasi” kehidupan dari aspek-aspek rohani, terutama naluri keagamaan.


Istilah teori perkembangan teori konvergensi  merupakan teori yang dapat diterima oleh para ahli pada umumnya.teori ini merupakan salah satu hukum perkembangan individu di samping adanya hukum-hukum perkembangan yang lain. Jadi, baik faktor pembawaan (gen) dan lingkungan itu diperlukan bagi seseorang meski hanya sekedar ada di dunia.

Faktor bawaan dan lingkungan bekerja sama untuk menghasilkan kecerdasan temperamen, tinggi badan, berat badan, kecakapan membaca, dan sebagainya.

Konvergensi merupakan pendekatan penyampaian intervensi, yang dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi dan bersama-sama untuk mencegah stunting, kepada sasaran prioritas.

Dr.Sudirman, S. Pd. M. Si.

Koleksi sdm

E. REFERENSI SUNTINGAN
1). Abdur Rahman Abror, Psikolog Pendidikan, PT. Tiara Wacana, Yogyakarta,1993.
2). Abu Ahmadi dan Sholeh Munawar, Psikologi Perkembangan, Rineka Cipta Jakarta, 2005.
3). Hj. Inge Hutagalung, Pengembangan Kepribadian, PT. Indeks, Jakarta, 2007.

(Visited 18,481 times, 20 visits today)
Avatar photo

By Sudirman Muhammadiyah

Dr. Sudirman, S. Pd., M. Si. Dosen|Peneliti|Penulis| penggiat media sosial| HARTA|TAHTA|BUKU|

16 thoughts on “Teori Konvergensi (William Louis Stern)”
  1. Saya belum dapat menyimpulkan faktor lebih dominan memengaruhi kepibadian manusia, faktor bawaan atau faktor lingkungan.

      1. Teori konvergensi ..mantap pak. Cuma banyak juga yg beranggapan bahwa anak amak dapat berubah sifatnya dikarenakan oleh pengaruh lingkungan sekitar yang dapat merubah sifat dan karakternya

    1. Teori ini sangat bermanfaat, para pembaca juga akan lebih mengetahui, teori” yang mendasari kehidupan mereka, baik dari pembawaan sejak lahir, hingga perkembangan kehidupan yang akan mempengaruhi lingkungan yang kita/mereka akan tinggali.

  2. Ijin pak dari teori diatas menjelaskan bahwa kecerdasan bawaan seseorang sgt berpengaruh u dikembangkan na sy melihat dikondisi pandemi ini pengembangan terhadap kecerdasan anak sy melihat sgt menurun, pertanyaan sy pak bgmn bapak sbg seorang pendidik melihat hal ini dan kira2 menurut bpk apa yg sebaiknya harus dilakukan utk kecerdasan generasi bangsa ini tks

    1. Teori Konvergensi adalah teori gabungan dari teori nativisme dan empirisme. Teori kovergensi adalah hasil dipwngaruhi oleh du faktor, yaitu pembawaan dan lingkungan. Faktor pembawaan tidak berarti apa2 tanpa faktor lingkungan begitu pun sebaliknya.

    2. Jaman sekarang teori emperisme lebih dominan, contoh anak anak balita sudah disuguhi dengan gad ged HP android sangat berpengaruh besar pada karakter anak

  3. Teori ini sangat bermanfaat, para pembaca juga akan lebih mengetahui, teori” yang mendasari kehidupan mereka, baik dari pembawaan sejak lahir, hingga perkembangan kehidupan yang akan mempengaruhi lingkungan yang kita/mereka akan tinggali.

  4. Dapat saya simpulkan dari teori konvergensi bahwa pertumbuhan dan perkembangan manusia tergantung pada dua faktor: yaitu bakat atau pembawaan dan lingkungan atau sekolah

  5. Alhamdulillah pak terimakasih atas materinya karna dari materi di atas saya mendapat mengetahuan tambahan tentang prolog,teori konvergensi dan tujuan teori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.