Oleh: Rosmawati
Tiga ratus enam puluh lima hari telah berakhir dengan sejuta luka yang membuatku kuat, sejuta bahagia yang membuatku tersenyum, dan sejuta kenangan yang membuatku bernostalgia.
Setiap langkah, setiap napas, setiap detik telah menjadi bagian dari cerita hidupku. Ada saat-saat yang membuatku ingin menyerah, tapi ada juga yang membuatku ingin terus melangkah. Tahun ini, aku juga mengalami sakit fisik yang membuatku merasa lemah, tapi jiwaku tetap semangat.
Apa yang membuatku tetap berdiri? Semangat literasiku! Aku semakin tenggelam dalam dunia buku, artikel, dan pengetahuan. Setiap halaman yang kubuka, setiap kata yang kubaca, membuatku merasa hidup.
Tahun ini, aku belajar bahwa hidup tidak selalu tentang apa yang kita dapatkan, tapi tentang apa yang kita berikan. Aku belajar untuk lebih bersyukur, lebih sabar, dan lebih peduli. Aku juga belajar untuk tidak terlalu serius, untuk tidak terlalu memikirkan apa yang orang lain pikirkan.
Di usiaku yang semakin senja, aku menikmati kebersamaan bersama orang-orang yang membahagiakan diriku. Aku belajar bahwa sakit fisik bisa disembuhkan dengan menjaga kebahagiaan dan keharmonisan. Aku belajar untuk menjadi diriku sendiri, untuk mengejar impianku, dan untuk tidak menyerah.
Tahun ini, aku mengalami jatuh dan bangun. Aku mengalami kekecewaan dan kebahagiaan. Tapi di setiap akhir, ada awal yang baru, ada kesempatan untuk memulai lagi. Aku siap untuk menghadapi apa pun, untuk belajar, untuk tumbuh, dan untuk berkembang.
Selamat tinggal tahun lama! Selamat datang tahun baru! Semangat literasiku akan terus membara, dan aku akan terus menikmati kebersamaan dengan orang-orang yang aku cintai, dan para penggerak literasi yang membuat hidup semakin hidup.
Kolaka Utara, 31 Desember 2025
