Assessment lapangan. Setiap mahasiswa yang melakukan Kuliah Kerja Nyata di suatu desa, sangatlah dibutuhkan, untuk mengetahui problem yang terjadi didalam masyarakat.

Problem tersebut kemudian dibicarakan bersama masyarakat, untuk dicari solusinya. Itulah pentingnya pola-pola komunikasi terbangun, untuk melahirkan sebuah ide dan gagasan dalam melakukan suatu tindakan. Bersinergi dan berkolaborAKSI dengan banyak pihak juga dibutuhkan, dalam menyukseskan kerja-kerja sosial di desa.

Pelaksanaan salat jenasah di Desa Sulaho, yang diinisiasi oleh Mahasiswa KKN Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara, dengan menghadirkan Narasumber, dari Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Utara, sangat disambut baik oleh masyarakat sekitar.

Semenjak jadi desa, tidak pernah sama sekali diadakan pelatihan salat jenasah. Kata salah seorang warga Desa Sulaho”.

Sebenarnya pelatihan salat jenasah itu, menurut saya. Sangat penting untuk dilakukan dimasing-masing desa. Bukan hanya di Desa Sulaho, di desa-desa lain juga demikian, karena sesuatu yang pasti akan tiba adalah kematian. Bisajadi, apa yang dilakukan oleh orang-orang yang ada disekeliling kita saat ini, merupakan sesuatu yang keliru dilakukan dalam mengurusi jenasah. Hal tersebut disebabkan karena yang dilakukan hanya berdasarkan pengalaman, kurangnya minat belajar tentang mengurusi jenasah, pemerintah desa tidak memfasilitasi untuk melakukan pelatihan, serta pemerintah daerah tidak memasifkan pelatihan ke pelosok-pelosok wilayah terpencil.

Apa yang dilakukan oleh rekan-rekan mahasiswa, adalah untuk kita lebih mengingat kematian. Serta instruksi bagi pemerintah untuk lebih memasifkan kegiatan pelatihan ke masing-masing desa, terkhusus desa terpencil. Karena sesuatu yang pasti datangnya adalah kematian, berbeda dengan rezeki dan jodoh semuanya memiliki syarat, yaitu usaha.

Aksi kecil yang dilakukan tidak akan membuat kita menjadi kecil, karena sebenarnya. Lebih mulia orang-orang yang melakukan tindakan kecil tapi nyata, dibandingkan orang yang hanya sibuk berceloteh ini dan itu, dengan berbagai pertimbangan tanpa tindakan nyata. Begitu yang selalu kuingatkan kepada rekan-rekan mahasiswa yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Mari kita mengingat kematian, karena yang pasti datangnya dan pasti akan terjadi adalah kematian, entah itu sekarang, besok atau lusa. Kematian itu pasti datangnya.

(Visited 20 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.