Angin sejuk embun di pagi hari ini Membuka mata membuka hati pemilik sepi

Aku tulis berjuta kisah kutumpah di Bengkel Narasi
Rasa Kebersamaan dalam keberagaman berbeda tapi satu hati, yang terpisah
Lautan dan pulau yang menjadi penyekat hijab antara fisik,

Persetan dengan Corona,
Karenamu….

terbiasa jauh dengan mereka KARENAMU CORONA

kami kembali jaga jarak tapi solid dalam pikiran,

Thanks atas semua Karenamu.

Pena kami telah bergerak sumpah bersumpah komit menghabiskan tintamu

Demi qalam
Aru… Anggaru teako labbussu na ribajikan ji njo kucini ri kalengnuh
Tanro… Mattanrokah, de nacappu dawa’ nah polopengku afa potolo upake
idi potolo, detto na polo potolo
Cappu ko dawa’
Tenri cappu nawa nawakku
Selleng kku
Mattunrung
Mattakke
Makkure jawi jawi
Purani upaku jembatan ukikkiri gellang temmalara sio singkerru ati mapaccingku
ribengkele narasi
Puratoni utongko batu malepang iko corona
Biarlah takdir yang lebih kuat
Karenamu… aku kuat

Karenamu…
La corona bin Covid 19.

Pagi di Komp. Unhas
Jenderal sdm 6:50
Selamat hari puisi Indonesia
26 Juli 2021.


(Visited 148 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Sudirman Muhammadiyah

Dr. Sudirman, S. Pd., M. Si. Dosen|Peneliti|Penulis| penggiat media sosial| HARTA|TAHTA|BUKU|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.