Buku : Arung palakka di Mata Etnis Bugis dan Makassar
Penulis : Dr. Patahuddin,M.Pd.
Penerbit : Pustaka Refleksi
Tempat : Makassar
Tahun : 2009
Jumlah Halaman : viii + 110
ISBN : 978-979-967-34-4-2
Arung Palakka adalah salah seorang tokoh lokal Sulawesi Selatan yang banyak diteliti dan ditulis. Bukan hanya menjadi obyek penelitian para sejarawan, tetapi juga para mahasiswa baik program Sarjana Strata 1, Strata 2 (Magister) maupun program Doktoral Strata 3. Kehidupan dan perjuangan Arung Palakka yang penuh kontroversi menarik minat banyak kalangan untuk meneliti, mengkaji dan menuliskannya dalam bentuk buku.

Buku ini adalah salah satu hasil penelitian Patahuddin, saat masih kuliah program Pasca Sarjana, Magister Pendidikan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yang dulu dikenal dengan nama IKIP Jakarta. Naskah Thesis aslinya berjudul, “Pemahaman Sejarah Lokal, Latar Belakang Etnis dan Sikap Terhadap Ketokohan Arung Palakka”. Untuk kepentingan pembaca secara umum maka penulis mengubah judulnya menjadi “Arung Palakka di Mata Etnis Bugis dan Makassar.”
Dibagi dalam 5 bab, diawali dengan Pengantar dari Penulis, kemudian Bab pertama adalah Menyimpul Waktu Lewat Sejarah, yang mengulas tentang beberapa teori kesejarahan dan alasan alasan pemilihan tokoh yang dijadikan obyek penelitian, yaitu Arung Palakka. Bagaimana ketokohan Arung Palakka dimata etnis Bugis dan etnis Makassar.
Bab kedua diuraikan tentang Arung Palakka dalam Bingkai Pemikiran Ilmiah. Selanjutnya bab ketiga adalah Catatan Metodologi. Karena buku ini memang adaptasi dari suatu Thesis atau karya ilmiah maka tentu ada metode tertentu yang digunakan dalam penulisan. Selanjutnya Sikap Etnis Bugis dan Makassar terhadap Ketokohan Arung Palakka dibahas pada bab keempat. Pada bab keempat ini, ada pemahaman sejarah lokal, sikap terhadap ketokohan Arung Palakka, analisis statistik, menakar hipotesis, mengurai makna dan catatan akhir.
Membaca Realitas Secara Jernih adalah pembahasan pada bab terakhir buku ini. Ada kesimpulan, implikasi dan catatan akhir.
Pada bagian akhir ada Daftar Pustaka.
Buku ini tidak membahas sejarah Arung Palakka, tetapi lebih mengkhusus ke pemahaman sejarah lokal etnis Bugis dan Makassar dalam menyikapi ketokohan Arung Palakka.


Saat di SD saya baca di sejarah namanya Aru Palaka, ya samakah?
Iya, sama saja bunda. Kadang ditulis Aru, kadang Arung. Kalau dalam aksara lontara Bugis, tulisan Aru dan Arung sama saja.