Suatu hari ada anjing yang sedang hamil, yang  semasa hidup, anjing ini selalu menderita dan selalu di tindas.  Hanya karena sepotong tulang, anjing yang malang ini selalu dipukul. Anjing ini merasa sedih dan memikirkan anaknya saat lahir bagaimana dengan hidupnya kelak.

Suatu hari, anjing yang lagi hamil ini merasakan bahwa ia akan melahirkan. Untung saat ia  mau melahirkan, ia merebut makanan yang dibawa oleh seseorang Di tengah-tengah hujan yang lebat, anjing itu langsung berlari ke hutan. Masuk ke semak –semak  karena  merasa kesakitan lalu menjerit . Saat petir menyambar dan angin bertiup kencang.anjing itu pun melahirkan anaknya yang imut. Namun, induk anjing itu merasa sangat lemah, tidak bisa bergerak sama sekali, dan merasakan sakit yang luar biasa. Ia hanya bisa tidur lemas di tempatnya. Ia merasa seolah-olah akan mati saat itu. Tapi ia bertekad untuk menjaga dan menyusui anaknya hingga bisa berjalan nanti. Singkat cerita, satu tahun kemudian, anaknya anjing itu sudah bisa berjalan..

Di situ juga ibunya merasa kesakitan dan  berteriak pada anak anjing itu.Anak anjing itu bergegas berlari ke ibunya , tapi saat ia berlari ke ibunya, di tengah jalan ada seekor ular yang menyerangnya, tetapi ia berhasil menghindari ular itu dan saat ia berlari ke ibunya, ia melihat  ibunya sudah meninggal. Anak anjing itu berteriak gouk…gouk…gouk….dan ia bersedih sekali karena ibunya meninggalkannya .Gou…….k..u….u…air matanya terus mengalir, lalu ia bawa ibunya dan menggali lubang dengan tangan kecilnya dan ia pun mengubur ibunya. Setelah itu ia memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya.

Saat di perjalanan, ia menemukan ada burung kecil yang terjebak di pepohonan dan ia pun tidak berpikir  banyak langsung  bergegas membantu burung yang terjebak tadi dan burung itu pun berterima kasih dan  berjanji akan membantunya kelak.  Burung itu terbang dan meninggalkan anak anjing tersebut.  Anak anjing itu pun  melanjutkan perjalanannya lagi.

Tetapi anak anjing itu tak tau kemana ia akan pergi. Ia hanya tau melanjutkan perjalanannya aja. Hari  demi hari anak anjing itu pun sudah tumbuh besar. Saat merasa lapar, ia mulai masuk ke hutan untuk berburu rusa. Ketika ia berhasil mendapatkannya, dan mulai akan menyantap daging rusa tersebut, ia melihat di sekelilingnya banyak juga hewan-hewan yang kelaparan yang sedang memandangnya. Ia pun  berlari dengan membawa sepotong daging rusa, dan meninggalkan potongan lainnya untuk dimakan oleh anjing lain.

Saat anak anjing itu menyelesaikan makanannya, anak anjing itu pun melanjutkan perjalanannya dan  saat berjalan, ia melihat ada sebuah kota yang indah, jadi anak  anjing itu berencana melanjutkan perjalanannya ke kota itu. Di perjalanan, ia  mendengar ada suara yang aneh. Ia memutuskan mengikuti asal suara itu, dan ia menemukan ada seorang anak yang lagi menangis, berteriak kencang dan meninju sebuah pohon hingga tangannya berdarah. Ia berkata,” A……………..he….a… ya Tuhan, kenapa…kenapa ya Tuhan kenapa…mengapa kau memberikan cobaan sebesar ini kepadaku.Pertama kau renggut ibuku, dan sekarang, mengapa kau jauhkan ayah  dari a ku.  A…………aku benci……….dengan diriku sendiri a………… benci..benci..a…..

Anak  anjing itu mengira yang dia lihat adalah monster atau setan yang berteriak di hadapannya. Ia merasa ketakutan dan berpikir bahwa monster itu akan memakannya. Jadi, ia mengeluarkan kemarahannya yang  bergunung ke anak manusia itu,  seperti mau menggigitnya.  Gouk..!!!!!, gouk….!!!!!,  Anak  manusia itu pun langsung berhenti menangis dan juga ketakutan karena melihat anak anjing itu seperti marah besar dan mau menggigitnya.

Anak itu berpikir, ya Tuhan, cobaan apalagi ini. Aduh, bagaimana ini. Mau lari, tetapi nanti anjing itu mengejar dan menggigit aku. Jadi, lebih baik aku diam saja di tempat ini. Aduh Fanny…berpikir. Ayo berpikir. Oh iya…aku kan punya permen daging. Jadi lebih baik aku berikan permen ini ke anjing itu. Ia akhirnya melemparkan permen tersebut, dan anjing itu langsung memakannya.

Ia pun  memperkenalkan dirinya ke anjing itu. Hyyyy … .namaku Fanny dan umurku 10 tahun. Nama kamu siapa ,anjing imut?’ Tetapi anak anjing itu hanya menggonggong padanya, gouk….!!! gouk….!!,Aku boleh kasih nama ga? .Anak itu terus berbicara padanya tetapi anak anjing itu tetap saja menggonggong ke anak itu. Gouk…gouk…. Aku akan kasih kamu nama yah , kira-kira nama apa yang bagus untukmu ya ? Ehm..karena matamu abu-abu, aku kasih nama Bumbum yah. Tetapi anak anjing itu tetap saja menggonggong ke Fanny seperti mau menggigitnya. Gouk..!!!.gouk….!!!!.

Untung si burung melihat anjing yang pernah menyelamatkannya. Ia melihat anjing itu selalu menggonggong ke Fanny. Ia pun terbang ke arah anjing itu. Anjing itu memperingatkannya supaya jangan mendekat karena itu adalah monster. Namun, si burung menjelaskan bahwa itu adalah seorang anak manusia. Anjing itu bingung, dan bertanya apa itu anak manusia?

Lalu burung itu menjelaskan bahwa  manusia itu tidak seperti kita para hewan. Mereka adalah manusia yang paling pintar di dunia. Mereka bisa menciptakan macam-macam benda yang  salah satunya mereka  bisa menciptakan rumah,mobil,motor dan lainnya. Mereka adalah orang yang baik. .Lalu anak anjing itu berkata,” Mmm…. apa itu salah satunya adalah kota indah yang aku lihat di perjalanan tadi?. Lalu burung pun menjawab,” ya bisa dibilang begitu.

Anak anjing Bumbum melihat lagi ke Fanny. Dalam hatinya berkata mungkin anak ini adalah anak yang baik. Ia kemudian mendekat, dan Fanny pun juga mendekat dan memberikan permen lagi ke Bumbum. Mereka pun akhirnya akrab. Fanny tidak lagi merasa kesepian, begitu pula anjing itu yang ia beri nama Bumbum. Ia merasa kesedihan dan beban yang selama ini menghimpitnya sudah mulai berkurang. Mereka kemudian menjadi sahabat. Persahabatan antara manusia dan hewan. 

(Visited 14 times, 1 visits today)
One thought on “Bumbum Menemukan Sahabat Sejatinya”
  1. Adik Luciana sudah mulai menunjukkan giginya bhwa, kau juga bisa….salam dariku…mju trus pantang mundur…kesuksesanmu mnanti di masa depan jdi penulis sukses….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: