Ayah, Tuhan tak pelit..
Kulitnya legam, kecut dan lusuh

Ayahku, laki-laki terhormat yang memberikan cinta sepenuhnya…

Kasih sayangnya, kerja kerasnya membuatku dewasa dan tetap hidup hingga detik ini..

Ayah, kesetiaanmu, kejujuranmu, perjuanganmu seperti matahari yang terus menyiramkan sinarnya ke bumi..

Ayah, kerutan wajah itu menyisakan kegigihan masa mudamu..

Bajumu jager, hidupmu kaya keadaan, memaksa aku terjepit, tak mampu tegak menolongmu…………

Ayah, aku tak mampu mengganti bajumu yang jager dengan hammer baru ……..

Pakailah baju tua itu, akan ku ganti dengan setelan jas ala general manager kantor tingkat sembilan ….

Kalau aku tak bisa, jangan kecewa yah karena aku tak mau jadi koruptor……

Pakai saja jagger itu, jahitlah bagian yang sobek, dan ucapkan syukur pada Tuhan..

Ingat yah……Tuhan tak pelit !!!

Selamat jalan Ayah, tenanglah engkau disisi-NYA.

(Visited 27 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Subhan Riyadi

Bukan siapa-siapa

One thought on “Ayah, Tuhan tak Pelit”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.