Oleh: Elvira Pereira Ximenes
Tiada manusia yang sempurna
Termasuk aku dan kau
Apalagi ayah dan saudaraku
Yang menjadi korban saat ini
Aku tidak bermaksud menghakimi dirimu
Apa lagi menyakiti hatimu
Tapi yang aku persoalkan adalah
Di manakah Hatimu?
Perbuatanmu yang tidak manis
Akan membuat hidupmu pahit
Cobalah kau renungkan
Apa yang telah kau lakukan?
Di hari yang bersejarah ini
Dunia kau jadikan gelap
Di hari raya yang besar ini
Kau jadikan kelam nan kabut
Di hari yang indah ini
Kau membanjirinya dengan luka
Di hari yang bahagia ini
Kau telah menyedihkannya
Di hari raya Hati Kudus Yesus
Kau datang menodainya
Alangkah sedihnya hatiku
Menambah luka-luka di tubuh Yesus
Hilang akalku mendengar berita sedih ini
Kalau ayahku terbaring tak sadarkan diri di rumah sakit
Lebih sakit lagi
Mendengar bahwa penabrak kabur
Pernahkah kau sadar
Kau hanya bisa luput dari manusia
Tapi tak luput di mata Tuhan
Renungkanlah itu
Teganya… perbuatan mu
Ini adalah nyawa manusia
Bukan binatang
Kalau pun binatang pasti ada pemiliknya
Di manakah dirimu saat ini?
Hanya Tuhan yang tahu
Perbuatanmu yang akan selalu mengejar dirimu
Doaku menyertaimu, bertobatlah
Penulis: Elvira Pereira Ximenes

Pasrahkan saja pada Tuhan….pada waktunya dia akan menerima imbalannya…
bravo adik..maju trus pntang mundur….suatu saat akan jdi penulis trkenal…