Oleh: Aldo Jlm

Kerja selama lima hari di perkantoran dengan pekerjaan yang begitu padat dan tak mengenal lelah, di akhir pekan kita harus refreshing agar dapat segar kembali, supaya hari-hari berikutnya kita dapat melanjutkan pekerjaan kita dengan semangat.

Akhir pekan di hari Sabtu pada tanggal 6 Agustus 2022, itu sungguh menyenangkan. Pagi-pagi sekali mulai ancang-ancang untuk ikut rekreasi bersama teman-teman seperjuanganku di ESG Lere Anan Timur Lospalos, yang telah lama ditinggalkannya, karena mutasi kerja ke kantor Administrasi Munsipiu Lautém (AML). 

Rasa rindu terobati ketika kami bermain bersama di bibir pantai SALARA, yang merupakan tempat favorit kami. Lalu menikmati hidangan yang mereka siapkan seperti, ayam potong goreng, RW anjing, mi goreng, bersama nasi putih, beserta minuman manis dan pahit. Setelah kami menikmati santapan itu kami semua enjoy ada yang asyik berdansa ria, ada yang mandi laut, ada yang main bola, ada yang mengail ikan, sesuka hati mereka masing-masing.

Saya sendiri lebih memilih dansa joget, karena udah doyang dengan itu, sebab setiap jumat pagi kami mempraktekkannya di kantor kami. Jadi lebih mudah untuk melakukannya, daripada yang lainnya. Saya tak suka mandi laut, karena takut air laut yang asing, takut telang, dan takut terbawa arus laut.

Oleh sebab itu, aku lebih suka memilih yang menyenangkan hati saya saja, seperti dansa, bermain voli pantai, jalan-jalan menelusuri tempat-tempat yang belum dikunjungi, seperti tempat persembunyian Pak Xanana Gusmão dulu masih bergerilya di hutan. Maka setelah dansa secukupnya saya jalan-jalan kesana bersama anak buah saya Sius kesana untuk berpose, karena tempat itu saya juga baru pertama kali mengunjunginya dan memiliki panorama yang indah.

Hari itu penuh dengan kesenangan dan keceriaan bersama teman-temanku yang telah lama kutinggalkan selama setahun yang lalu, rasanya rinduku terobati kembali, ketika kami berkumpul bersama tertawa ria, bercerita tentang tempat kerja baruku  di kantor, bagaimana suka dan dukanya kerja di kantor dengan mereka.

Merekapun sangat senang menerimaku dalam refreshing akhir pekan ini. Kami tertawa ria menikmati keindahan alam SALARA dengan pantai pasir putihnya yang indah, burung-burungnya yang berkicau di bibir pantai, ikan lumba-lumba yang beratraksi di laut seolah-olah mereka sedang menjaga kami yang mandi laut di pantai Salara itu.

Meskipun jalan raya dari pelabuhan COM menuju kesana masih natural dan belum diperbaiki oleh pemerintah, sekitar 1,5 km itu kami melewatinya dengan sangat hati-hati, agar tidak jatuh dan terluka.

Pantai SALARA selain dengan panorama pasir putihnya yang memukau para pelancong lokal, nacional maupun internasional, ia juga sebagai tempat historis, dimana di ujung pantai itu merupakan tempat persembunyian lider karismatik kami “Pak Xanana Gusmão”, yang merupakan daerah rawan, tapi dengan panormanya yang mengiurkan dan mempesona para pelancong yang berkunjung kesana. 

Maka momen-momen seperti ini, selalu ku abadikan lewat bidikan kamera ponsel seluler kami yang selalu beraksi ketika kami melihat panorama indah ini, tidak berlalu begitu saja. Maka kami tak segan-segan memotret pemandangan indah ini, sebagai kenangan refreshing akhir pekan kami di SALARA, yang merupakan double fungsi, yaitu tempat rekreasi dan  tempat historis.

Refreshing saat ini sangat menyenangkan hati dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, karena selain menghibur dan melepas lelah, tapi juga dapat mengobati rasa rindu yang selama ini terpendam di benakku, untuk bertemu dengan teman-teman seperjuanganku dulu di ESG LAT Lospalos yang tercinta, seperti ibu Yati, Lily, Juvita, Siko, Lanu, Agus Lay, Teritu, anak buah tercinta Sonia yang berestajiu (KKN) di ESG LAT dan kolega akrab Azana.

Sepulangnya dari sana kami bertiga, saya dan anak buah Sius bersama dengan teman akrab saya Azana, sempat berkunjung ke danai UMUNIRA, karena kolega akrabku Azana dan anak buahku Sius yang selama ini ingin kesana, tapi tidak pernah terealisasi mimpi mereka, maka saya menuntunnya ke sana sebagai pemandu jalan, agar kerinduan mereka dapat terobati, dengan berpose di bibir danau UMUNIRA. 

Setelah itu kami pulang dengan kendaraan kami masing-masing dan tiba kembali ke rumah dengan selamat, dan hati yang berbunga-bunga. Semoga momentum indah ini dapat terulang kembali di tahun-tahun yang akan datang, ketika Tuhan masih mengijinkan kita untuk berziarah di bumi persada Lorosa’e Timor Leste ini.

By Aldo Jlm

Edisi, 070822

(Visited 32 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Aldo Jlm

Elemen KPKers-Lospalos,Timor Leste, Penulis, Editor & Kontributor Bengkel Narasi sejak 2021 hingga kini telah menyumbangkan lebih dari 100 tulisan ke BN, berupa cerpen, puisi, opini, dan berita, dari negeri Buaya ke negeri Pancasila, dengan motonya 3S-Santai, Serius dan Sukses. Sebagai penulis, pianis dan guru, selalu bergumul dengan literasi dunia keabadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.