Kali ini aku mengaku pasrah
Tak ada lagi narasi kasih seindah cintamu

Tak ada syair seindah syair sayangmu

Tak ada puisi setulus kasih hatimu

Hampir aku kehilangan narasi

Lalu aku coba lagi

Menulis diksi tentangmu sejuta rasa untukku Membuat ingatanku pulih

Semua perhatianmu melahirkan kembali aksara yang hanpir terlupa

Kini kembali aku bisa menulis puisi tentangmu

Kemarin aku kehilngan kata
Entah tersembunyi di balik tetesan uji hasil deteksi

Engkau selalu mengirimkan puisi semangat tentangku

Meski fisikmu berada jauh

Namun, tiada henti bangkitkan kembali jiwa lemahku

Terima kasihku padamu kasih tanpa limit

Terima kasih selalu hadir untukku setiap hari sepanjang hayatmu

*Penggiat literasi dan penulis buku

(Visited 138 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Rosmawati

Saya Rosmawati — bekerja di Perpustakaan Daerah Kabupaten Kolaka Utara, mengajar di Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara, dan aktif di komunitas Bengkel Narasi serta Pena Anak Indonesia (PAI). Tiga peran itu berjalan bersamaan, dan saya menjalaninya dengan sadar. Di perpustakaan, saya dekat dengan buku dan dengan orang-orang yang datang mencari sesuatu — entah itu pengetahuan, ketenangan, atau sekadar tempat duduk yang tenang. Di ruang kuliah, saya belajar lagi setiap kali mahasiswa mengajukan pertanyaan yang tak pernah saya duga. Di komunitas, saya menemukan alasan yang paling sederhana mengapa literasi itu penting: karena ada anak-anak yang ingin bercerita, tapi belum punya kata-katanya. Saya menulis di Bengkel Narasi. Kadang soal hal-hal besar, kadang soal yang kecil saja — tapi selalu dari apa yang sungguh saya lihat dan rasakan. Kalau Anda ingin mengobrol soal literasi, pendidikan, atau dunia menulis — mari. 📍 Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara ✍️ bengkelnarasi.com 📚 Perpustakaan Daerah Kab. Kolaka Utara 🎓 Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.