Oleh: Ruslan Ismail Mage
Sudah dua dasawarsa menekuni menjadi penulis dengan puluhan buku yang sudah tersaji, tetapi entah kenapa setiap aku mengurai tiga huruf “IBU” dalam setiap tulisanku, mataku selalu basah dan penaku bergetar.
Subhanallah, aku menemukan jawabannya setelah menulis buku berjudul, “Ayat-Ayat Api (Kutemukan Cinta dalam Sedekahku)”. Dalam pengembaraan literasi, kumenemukan narasi yang membuatku bisu merenung sepanjang masa. Narasi itu mengatakan, “Sesungguhnya Tuhan hendak datang ke setiap rumah hamba-Nya, tetapi tidak jadi datang karena sudah mengutus wakilnya bernama IBU.”
Entah para pemain sepak bola Timnas Maroko yang tinggal selangkah lagi masuk final, memahami dan meyakini kalau setiap ibu adalah wakil Tuhan di bumi bagi anak-anaknya. Namun yang pasti hampir semua pemain Timnas Maroko selalu merayakan kemenangannya dengan berlari mencari, memeluk, dan mencium ibunya di pinggir lapangan.
Inilah sisi lain Piala Dunia Qatar 2022 yang mengandung nilai-nilai pembelajaran tingkat dewa yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Achraf Hakimi dan kawan-kawan memberikan pesan moral bagaimana memuliakan ibu dalam setiap pencapaian usahanya. Para pemain Timnas Maroko menyadari penuh kalau kesuksesan seorang anak ditentukan doa dan rida orang tua.
Hampir semua, kalau tidak seluruhnya, orang sukses karena memuliakan kedua orang tuanya, terlebih lagi ibunya. Hal ini disebabkan karena rida Allah Swt ada pada rida kedua orang tua. Sebagaimana Rasulullah saw bersabda, “Rida Allah terdapat pada rida orang tua, dan murka Allah juga terdapat pada murkanya orang tua.” (HR. Tirmidzi)
Hadist ini menunjukkan kekuatan doanya ibu sungguh tanpa batas di hadapan Allah Swt. Mampu membelah langit dan menurunkan berkah ke bumi. Bahkan doa 40 wali Allah sekalipun tidak bisa menandingi doa ibu untuk anaknya. Begitu mustajabnya doa seorang ibu.
Insya Allah kekuatan doa seluruh ibu di Maroko bergabung dengan hampir seluruh doa ibu pendukung Timnas Maroko akan menggetarkan Bumi Qatar untuk mengantarkan Timnas Maroko masuk final dan menjadi juara Piala Dunia 2022. Amiin.
*Akademisi, inspirator dan penggerak, penulis buku-buku motivasi.
