Oleh : Mardiati

Melihat tingkah lakunya yang berbunga-bunga, mengingatkanku ketika berada di usia mereka. Usia yang penuh dengan angan-angan, asa, cita, dan cinta. Sejuta mimpi yang akan diraih di masa dewasa nanti. Usia dengan warna-warni, canda tawa, percintaan yang penuh drama. Persahabatan yang terjalin karena sefrekuansi tetapi biasanya bubar karena hal sepele.

Usia remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa yang biasanya mengedepankan otot bukan pikiran dan perasaan ketika bertindak. Usia dengan tingkat keegoisannya masih tinggi. Kendati demikin, di usia ini persahabatan adalah hal utama dari pada percintaan.

Dua tahun enam bulan telah mendampingi mereka di zona putih abu-abu. Sejak mereka duduk di bangku kelas X hingga kelas XII selalu bersamanya mengukir harapan. Meski di tahun pertama terjalin lewat sosial media karena pandemi, tapi tidak menghalangi kasih dan sayang untuk terjalin.

Tawa, canda, amarah, kecewa, dan air mata tak pernah luput dari mata ini karena tingkah mereka. Kata mereka inilah cara menciptakan kenangan agar tak dilupakan kelak. Namun tak pernah sedikit pun terbesit rasa benci untuk mereka, yang sudah kuanggap adik, sahabat bahkan anak-anakku.

Mereka membuatku menjadi manusia yang berguna. Keberhasilan mereka kelak adalah semangatku untuk terus menekuni profesiku sebagai seorang guru.

Tak terasa air mata ini jatuh walau bibir tetap tersenyum, ketika melihat kilasan momen bersama mereka di dalam galeri ponselku. Hal itu menyadarkanku bahwa sebentar lagi mereka akan pergi melanjutkan langkahnya demi masa depanya. Melanjutkan tahap hidup yang sebenarnya. Meninggalkan sejuta kenangan tentang persahabatan, cinta remaja, kekeluargaan, kekecewaan, amarah, air mata, dan tawa.

Pesan ibu, “Jangan lupakan kami yang akan kamu tinggalkan. Jangan benci seseorang yang ingin menjatuhkanmu. Kokohkan pundakmu karena masa depan negeri ini ada di pundakmu. Jangan pernah benci bapak dan ibu gurumu yang selalu memarahi, karena semua itu demi masa depanmu terkhusus untuk ibu gurumu yang bawel ini.” (I so happy for you. My life is colored because of you guys.. XII 2022 SMAS Haji Agussalim Katoi).

*Pendidik SMAS Haji Agussalim Katoi.

(Visited 94 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.