Oleh: Aldo Jlm

Dari mana datangnya cinta? Dari mata turun ke hati, dari hatiku turut merasakan lembutnya cinta buah pena literasi yang sebenarnya, buat BN & KPKers-TL. 

Hatiku terasa berbunga-bunga di hari cinta kasih sayang ini, yang dinamakan “Happy Valentine Day”. Lewat cinta kalian berdua yang saling bergandengan tangan, meraih cita dan cinta buah pena literasi BN dari para pecinta kalian. Lewat kata-kata manismulah aku terobsesi ‘tuk mengurai kata demi kata, menyusun isi hatiku padamu yang telah memperkenalkanku pada dunia literasi. 

Meskipun jarak dan waktu memisahkan kita, tapi lewat angin sosmed kita saling mengenal dan menyapa satu sama lain, mengukir kata cinta, menghasilkan buah pena literasi di BN lewat jembatan KPKers-TL. Tutur kata dan buah pikiran terukir lewat BN, menyatukan dua negara bertetangga TL-INA. Menghaturkan terima kasih tak terhingga buatmu yang telah membesarkan namaku di seantero dunia di mesin google BN. Kehadiranmu di bumi Lorosa’e membawa angin segar buat pecinta pena BN yang tertidur pulas, kau gandeng tangannya hingga meraih ujung langit lewat buah penanya.

Aku tergoda oleh rayuan si “Kapten KPKers-TL Bu Dev”, memperkenalkanku pada “BN-INA”. Kalau jodoh bisa selingkuh dengan BN-INA. Hasil perselingkuhan antara KPKers-TL dengan BN-INA, menghasilkan penulis muda TL yang mencoba mengukir isi hatinya buat BN seantero dunia, special di dunia negeri TL dan INA.

Terima kasih tak terhingga buat “Mas Iyan Apt” yang telah meminangku agar turut ambil bagian dalam dunia literasi BN-INA. Aku pun tertarik oleh rayuannya, hingga aku larut di dalamnya. Motivasinya bagaikan magnet yang telah menarikku untuk menyatu dengannya. Aku terhipnotis olehnya, hingga aku lupa diri.

Dari Mas Iyan, aku diperkenalkan pada “Bu Gusnawati”, bu guru yang baik hati dan penuh cinta valentine, untuk melanjutkan misi buah penaku di dunia literasi. Kita tak pernah bertatap muka langsung, tapi lewat angin sosmed aku merasakan lembutnya kasih sayang yang begitu dalam.

Lewat bu Gusnawati, aku diperkenalkan pada “Bang RIM”, sang sopir dan motivator penggerak BN-INA. Lewat ukiran buah penanya aku dihipnotis dan tertarik bagaikan gaya magnet kutub utara bumi, yang menyatukan dua negara INA-TL. INA yang telah banyak makan garam dalam dunia literasi, membagi secercah harapan bagi penulis pemula TL yang masih dalam kegelapan dunia literasi, untuk mengikuti jejaknya.

Kini aku telah menyelami dunia literasi lewat buah penaku yang selalu hadir menyapa rekan-rekan para penulis lainnya, baik senior maupun junior di BN-INA. Aku telah mencoba mengukir kata seindah dan sebaik mungkin, tapi udah lama tidak menggunakan bahasa INA sehingga agak kaku dalam menuturkannya, lewat apa yang aku dengar, lihat dan rasakan dalam kehidupanku sehari-hari.

Dari lubuk hatiku yang terdalam, kuhaturkan terima kasih yang tak terhingga buat para motivatorku, dan salam “Happy Valentine Day buat kalian semua. Semoga cinta kalian pada dunia literasi takkan pudar dan selalu eksis menyinari kami yang masih dalam kegelapan ‘tuk mengikuti jejakmu  dalam dunia literasi. Kita bersama mengukir sejarah masa lalu, masa kini, dan masa yang akan  datang di Bengkel Narasi yang kita cintai bersama ini.

By Aldo Jlm’23

Edisi, 140223, Happy Valentine Day.

(Visited 43 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Aldo Jlm

Elemen KPKers-Lospalos,Timor Leste, Penulis, Editor & Kontributor Bengkel Narasi sejak 2021 hingga kini telah menyumbangkan lebih dari 100 tulisan ke BN, berupa cerpen, puisi, opini, dan berita, dari negeri Buaya ke negeri Pancasila, dengan motonya 3S-Santai, Serius dan Sukses. Sebagai penulis, pianis dan guru, selalu bergumul dengan literasi dunia keabadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.