Sebagai organisasi yang tumbuh dari rasa memiliki dan semangat kekeluargaan, IKASEMTANI memiliki Agenda Tradisi sebagai kegiatan khas yang menjadi identitas organisasi lintas periode kepengurusan.
- Agenda Tradisi IKASEMTANI ini adalah kegiatan wajib organisasi yang memperkuat kesinambungan lintas generasi. Agenda ini terdiri atas dua kegiatan utama, yakni :
- A. SAFARI ALUMNI
- B. IKASEMTANI PEDULI
- Pelaksanaan Agenda Tradisi bersifat kolektif, sukarela, dan partisipatif.
- Pengurus berperan sebagai fasilitator dan pengawas moral agar tradisi ini tetap berjalan sesuai nilai kebersamaan.
- Agenda ini tidak digolongkan sebagai program kerja formal, namun menjadi bukti bahwa ruh organisasi terus hidup.
- Laporan pelaksanaan cukup disampaikan secara umum dalam laporan akhir periode.
SAFARI ALUMNI
Kegiatan silaturahmi dan kebersamaan alumni yang dilaksanakan secara rutin minimal setiap enam bulan sekali. Penyelenggaraan dilakukan secara bergilir di berbagai daerah domisili alumni dengan bentuk kegiatan disesuaikan dengan tradisi lokal dan suasana kekeluargaan setempat.
Berawal dari niatan sederhana sekelompok alumni yang berdomisili di Tanru Tedong, semangat kebersamaan yang lahir di era MULYONO ALI SAMANDANG, S.P. pada 26 Desember 2016 telah mengobarkan api yang terus menyala hingga kini. Diprakarsai oleh Paisal, Muh. Said, Wahidin, Darwis Pure bersama sejumlah alumni setempat. Silaturahmi kecil di rumah Wahidin saat itu ternyata menjadi momentum besar. Lebih dari 200 alumni hadir dengan antusiasme luar biasa.
Dari semangat silaturahmi kecil-kecilan itulah akhirnya lahir sebuah gagasan acara harus berlanjut yang penyebutan spontan dari H. ALI SYARIF, SE., MM dengan nama —SAFARI ALUMNIyang kemudian menjadi simbol perjalanan silaturahmi dan kebersamaan lintas daerah, lintas angkatan, dan lintas profesi.
Safari bukan sekadar kunjungan, melainkan perjalanan spiritual dan emosional dalam menjaga nilai kekeluargaan alumni. Di setiap titik pertemuan, selalu ada cerita baru, tawa baru, dan semangat baru untuk saling meneguhkan.


- Makna SAFARI ALUMNI
SAFARI ALUMNI adalah wujud nyata “jiwa alumni”—bahwa setelah lembaran masa sekolah ditutup, kisah persaudaraan tidak ikut berakhir. Safari bukan sekadar acara. Safari adalah ruang silaturahmi lintas generasi, tempat alumni kembali menemukan energi persaudaraan, dan ajang untuk memperkuat jejaring di daerah. Ada tiga nilai utama yang melekat dalam Safari:
- Kebersamaan – Safari mengajarkan bahwa alumni, dari manapun asalnya, memiliki rumah yang sama yaitu almamater.
- Penguatan jejaring – Safari menjadi jembatan untuk mempertemukan potensi alumni di berbagai daerah agar saling mendukung.
- Regenerasi – Safari menghadirkan ruang bagi alumni muda dan alumni yang ada di daerah untuk tampil, berkontribusi, dan belajar dari seniornya.
- Kesepahaman yang Menjadi Landasan
Sejak awal, SAFARI ALUMNI disepakati untuk dilaksanakan dengan semangat yang ringan namun bermakna. Ada beberapa prinsip yang menjadikannya berbeda :
- Dilaksanakan setiap 6 bulan sekali sebagai agenda silaturahmi tetap berkonsep Family ghatering.
- PB IKASEMTANI bertindak sebagai pemantau, menjaga kesinambungan tradisi ini.
- Tidak dilaksanakan bila pada tahun berjalan diadakan Reuni Akbar.
- Tuan rumah adalah alumni domisili di daerah penyelenggara, dengan konsep yang bebas, santai, dan jauh dari kesan formal.
- Menghindari beban berlebih, baik bagi penyelenggara maupun peserta.
- Manfaat Safari bagi Alumni Daerah
Safari telah membuktikan dirinya sebagai media efektif untuk :
- Menguatkan jejaring antara alumni, baik yang berdomisili di daerah setempat maupun di luar kota.
- Menghimpun potensi alumni lokal dalam bentuk solidaritas sosial dan dukungan kegiatan.
- Memudahkan pendataan alumni, sehingga pengurus memiliki basis informasi yang lebih baik untuk program ke depan.
- Memberdayakan alumni muda agar ikut aktif berkontribusi dalam komunitas.
- Membangun kebanggaan daerah, karena setiap domisili memiliki kesempatan menjadi tuan rumah dan memperlihatkan potensi lokalnya.
Safari adalah contoh sederhana dari filosofi besar :
“Ketika alumni saling menyapa, maka sekolah sebagai almamater kembali hidup di dalam diri kita.”
- Jejak Safari Alumni
SAFARI ALUMNI telah menempuh perjalanan Panjang, setiap Safari meninggalkan kisah dan jejak berharga :
- SAFARI ALUMNI I – Tanru Tedong, Kab. Sidrap (26 Desember 2016) – Rumah Wahidin
- SAFARI ALUMNI II – Tiroang, Kab. Pinrang (29 Juni 2017) – Rumah Hj. Syupiani
- SAFARI ALUMNI III – Kota Parepare (7 Januari 2018) – Rumah Handri Syafri
- SAFARI ALUMNI IV – Salokaraja, Kab. Enrekang (20 Juni 2018) – Rumah Rosdiana
- 2019 – Tidak dilaksanakan karena Reuni Akbar & Mubes
- 2020 – Ditiadakan karena pandemi COVID-19
- SAFARI ALUMNI V – Sumpang Binangae, Kab. Barru (6 November 2021) – Pantai Ujung Batu
- 2022 – Tidak terlaksana karena kendala teknis
- SAFARI ALUMNI VI – Buttu Kabobong, Kab. Enrekang (16 September 2023) – Rumah Nina Saman
- 2024 – Ditiadakan karena Reuni Akbar & Mubes VII IKASEMTANI.
- SAFARI ALUMNI VII – Al Fath Stira Paradise, Kab.Pinrang – (26 Oktober 2026)
Jejak Safari ini bukan sekadar catatan kegiatan, tetapi kronik persaudaraan yang terus ditulis ulang di setiap tempat yang menjadi tuan rumah.



– Tata Teknis Pelaksanaan SAFARI ALUMNI
1. Penunjukan Tuan Rumah
- Safari diselenggarakan setiap enam bulan sekali, bergilir antar daerah domisili alumni.
- Penunjukan Safari selanjutnya dilakukan melalui musyawarah di area pelaksanaan SAFARI yang sedang berlangsung.
- Daerah dimana alumni tuan rumah domisili, otomatis sepenuhnya menjadi Panitia Pelaksana yang menjadi otoritasnya.
2. Panitia Pelaksana (Daerah yang menjadi Tuan Rumah)
- Berasal dari alumni domisili penyelenggara.
- Bertugas menyusun konsep, berkoordinasi dengan pengurus pusat, mengatur pembiayaan swadaya, dan membuat laporan singkat pasca-acara.
- Mengumumkan informasi resmi kegiatan di kanal komunikasi alumni.
3. Peran Pengurus Besar IKASEMTANI
- Menjadi fasilitator komunikasi dan menjaga kontinuitas tradisi.
4. Konsep Acara Safari
- Bersifat kekeluargaan dan nonseremonial.
- Dapat berupa ramah tamah, doa bersama, sharing pengalaman, hiburan, atau makan bersama.
- Panitia bebas berkreasi selama menjaga silaturahmi dan kebersamaan sebagai nilai dasar Safari.
5. Pendanaan
- Murni bersumber dari swadaya dan partisipasi sukarela seluruh alumni daerah tuan rumah.
- Tidak ada pungutan wajib.
- Setiap dukungan alumni bersifat terbuka dan transparan.
6. Dokumentasi dan Laporan
- Panitia wajib menyiapkan dokumentasi foto/video.
- Laporan singkat dipublikasikan ke grup besar sebagai arsip dan apresiasi bersama.
- Melaporkan pelaksanaan disampaikan secara umum dalam laporan akhir periode kepengurusan.
7. Ketentuan Tambahan
- Jika ada kendala pada tuan rumah, Safari dapat dialihkan berdasarkan musyawarah.
- Safari adalah tradisi silaturahmi lintas generasi yang perlu dijaga dengan suasana hangat dan akrab.
- Safari sebagai Inspirasi
Safari telah menjadi bukti bahwa kekuatan komunitas alumni bukan hanya terletak pada struktur organisasi, melainkan juga pada rasa memiliki dan semangat untuk terus bersama.
Setiap Safari adalah kisah tentang waktu yang disisihkan, jarak yang ditempuh, dan kebahagiaan yang dibagi tanpa pamrih.
Safari adalah energi hidup IKASEMTANI dan sumber inspirasi yang menghidupkan kembali semangat almamater di dada setiap alumninya.
SAFARI ALUMNI adalah bukti bahwa niat tulus dan kebersamaan sederhana bisa tumbuh menjadi tradisi besar. Dari satu rumah di Tanru Tedong, kini Safari menjadi ikon kebersamaan alumni lintas daerah.
Safari bukan hanya milik IKASEMTANI. Lebih jauh, ia bisa menjadi model inspirasi bagi organisasi alumni lain, bagaimana silaturahmi yang dikemas sederhana dapat melahirkan kekuatan yang besar.
Karena itu, SAFARI ALUMNI adalah api kebersamaan yang tidak boleh padam. Ia harus terus dijaga, diwariskan, dan dikembangkan oleh generasi alumni berikutnya.
“Safari adalah bukti bahwa alumni bukan hanya bagian dari masa lalu, tetapi kekuatan yang menentukan masa depan.”


- Suara Alumni
SAFARI ALUMNI bukan sekadar catatan kegiatan, tetapi pengalaman batin yang dirasakan oleh setiap alumni yang hadir.
Berikut adalah beberapa ungkapan yang Penulis sempat catat dan menggambarkan makna Safari dari sudut pandang para alumni :
- “Safari ini seperti pulang ke rumah kedua. Ketika bertemu teman-teman lama, semua sekat hilang. Kita kembali jadi keluarga.”
- “Safari bukan hanya ajang temu kangen, tapi juga ruang untuk menyadarkan kita bahwa alumni punya peran besar dalam memajukan almamater dan generasi setelah kita.”
- “Safari adalah energi. Setiap kali pulang dari acara ini, selalu merasa lebih optimis, lebih semangat, dan lebih bangga menjadi bagian dari IKASEMTANI.
- “Safari ini unik. Sederhana, tidak formal, tapi justru itulah kekuatannya. Semua orang merasa dekat, tidak ada jarak, semua bisa berkontribusi.”
- “Berharap Safari ini tetap ada, bahkan lebih dikembang lagi. Ini bukan hanya kegiatan silaturahmi, tapi warisan nilai yang harus dijaga.”
- “Setiap kali Safari digelar, selalu merasa kembali ke masa sekolah. Penuh tawa, tanpa sekat jabatan atau profesi.”
- “Safari membuat kami di daerah merasa tidak sendiri. Ada semangat besar yang sama, yang terus menghubungkan kami.”
- “Dari Safari, saya belajar bahwa alumni bukan hanya teman lama, tetapi saudara seumur hidup.”


– Inspirasi dari Safari
SAFARI ALUMNI mengajarkan bahwa kebersamaan tidak harus megah, cukup tulus.
Tidak harus di ruang rapat, cukup di teras rumah.
Tidak harus dengan undangan resmi, cukup dengan ajakan hangat yang tulus dari hati ke hati.
Di balik kesederhanaannya, Safari menumbuhkan nilai besar : bahwa silaturahmi adalah bentuk paling murni dari kecintaan kepada sesama alumni dan almamater.
Roh Organisasi
SAFARI ALUMNI bukan hanya tradisi, melainkan roh organisasi. Ia adalah jembatan yang menghubungkan masa lalu dan masa depan. Dari Tanru Tedong hingga seterusnya di setiap daerah penyelenggara, dari tawa kecil di halaman rumah hingga panggilan untuk kembali ke kampung halaman. Semuanya adalah jejak cinta terhadap almamater.
Semoga semangat Safari ini terus menyalakan lilin-lilin kebersamaan di setiap hati alumni SMT PERTANIAN NEGERI SIDRAP/SMK NEGERI 1 WATANG PULU/UPT SMK NEGERI 3 SIDRAP, di mana pun mereka berada. Karena dari kebersamaanlah, organisasi ini tumbuh dan dari kekeluargaanlah, nama IKASEMTANI akan terus hidup.
SAFARI ALUMNI lahir dari semangat sederhana, namun kini telah menjelma menjadi simbol besar kebersamaan alumni. Ia mengajarkan bahwa kekuatan tidak selalu lahir dari hal-hal besar, melainkan dari niat tulus untuk berkumpul, berbagi, dan menjaga silaturahmi.
Safari menjadi pengingat bahwa alumni bukan hanya kenangan masa lalu, tetapi cahaya bagi masa depan. Dari pertemuan santai di rumah sederhana, lahirlah inspirasi yang mampu memperkuat jejaring, memberdayakan potensi, dan melahirkan generasi alumni yang lebih kompetitif.
Bagi IKASEMTANI, Safari adalah warisan nilai. Ia bukan sekadar tradisi, tetapi api kebersamaan yang harus terus dijaga. Tugas kita bersama adalah memastikan api itu tidak padam, melainkan semakin menyala dan menerangi jalan bagi generasi berikutnya.
“Karena di setiap Safari, kita bukan hanya bertemu kembali sebagai teman lama, melainkan juga menemukan kembali siapa kita : Keluarga Besar IKASEMTANI yang kuat, bersatu, dan berperan untuk almamater.”


………….bersambung ke bacaan selanjutnya : TRADISI KEPEDULIAN DAN KEBERSAMAAN IKASEMTANIDARI DUKA MENJADI CINTA, DARI KEPEDULIAN MENJADI TRADISI (IKASEMTANI PEDULI)
