Dalam membumikan literasi menulis, Bengkel Narasi (BN) dan Pena Anak Indonesia (PAI) Kolut terus melakukan pembinaan menulis bagi anak-anak. Sebagaimana hari ini Selasa 21 September 2022, ditengah asesmen SMPS Haji Agussalim Katoi kami perkenalkan website menulis Pena Anak Indonesia kepada siswa.

Hal ini menjadi penting, karena kami menyadari anak-anak adalah pemilik masa depan, jadi wajib dibekali keterampilan menulis. Kenapa keterampilan menulis? Karena di era digital siapa pun bisa muncul ke permukaan. Dengan menulis anak-anak yang tinggal di sudut-sudut kampung bisa mementaskan gagasan dan pikirannya di angkasa.

Sebagaimana kata sang inspirator dan penggerak founder BN dan PAI Bang RIM, bahwa di era digital tidak ada lagi batas-batas wilayah, tidak ada bedanya lagi tinggal di kota besar dan di sudut-sudut kampung. Selama memiliki kemampuan semuanya bisa muncul ke permukaan dengan karya-karyanya.

Kalau kemudian kami memilih lebih fokus di literasi menulis, karena menurut Bang RIM, “Hanya dengan menulis orang biasa yang hidup dalam kekurangan bisa membuka mata dunia”. Karena itu, PAI Kolut akan terus bergerak membersemai siswa-siswi Kolut untuk dibina menjadi penulis andal kebanggaan daerah kelahirannya.

(Visited 508 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Rosmawati

Saya Rosmawati — bekerja di Perpustakaan Daerah Kabupaten Kolaka Utara, mengajar di Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara, dan aktif di komunitas Bengkel Narasi serta Pena Anak Indonesia (PAI). Tiga peran itu berjalan bersamaan, dan saya menjalaninya dengan sadar. Di perpustakaan, saya dekat dengan buku dan dengan orang-orang yang datang mencari sesuatu — entah itu pengetahuan, ketenangan, atau sekadar tempat duduk yang tenang. Di ruang kuliah, saya belajar lagi setiap kali mahasiswa mengajukan pertanyaan yang tak pernah saya duga. Di komunitas, saya menemukan alasan yang paling sederhana mengapa literasi itu penting: karena ada anak-anak yang ingin bercerita, tapi belum punya kata-katanya. Saya menulis di Bengkel Narasi. Kadang soal hal-hal besar, kadang soal yang kecil saja — tapi selalu dari apa yang sungguh saya lihat dan rasakan. Kalau Anda ingin mengobrol soal literasi, pendidikan, atau dunia menulis — mari. 📍 Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara ✍️ bengkelnarasi.com 📚 Perpustakaan Daerah Kab. Kolaka Utara 🎓 Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara

2 thoughts on “Pena Anak Indonesia Terus Membersemai Siswa di Kolut”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.