Banyak pertandingan di Piala Dunia 2026 yang menghibur. Salah satunya partai semi final antara Prancis dan Spanyol. Tapi tulisan ini bukan tentang gaya permainan, taktik pelatih atau kualitas pemain. Melainkan status para pemain di liga masing-masing.
Dari 11 pemain Spanyol yang main sejak menit awal, 8 di antaranya bermain di klub-klub Liga Spanyol. Ada 2 yang main di Liga Inggris, dan 1 di Liga Prancis. Dari bangku cadangan, 4 dari 5 pemain yang dimainkan pelatih Luis de la Fuente Castillo bermain dalam negeri. Sementara di pihak Prancis, 11 pemain di starting eleven bermain di Prancis, Jerman, Italia, Spanyol dan Inggris. Lalu 5 pemain dari bangku cadangan, hanya 1 yang main dalam negeri. Sisanya di Inggris, Italia dan Arab Saudi.
Secara detail, 8 pemain tim nasional Spanyol yang bermain di liga dalam negeri adalah Cubarsi, Olmo dan Yamal di Barcelona, lalu Simon dan Laporte di Atletic Bilbao. Tiga lainnya masing-masing Cucurella di Real Madrid, Baena di Villareal dan Oyarzabal di Real Sociedad. Yang 4 pemain pengganti, 2 dari Barcelona yaitu Pedro dan Torres, lalu Lloriente dari Atletico Madrid dan Williams dari Atletic Bilbao.
Tiga pemain inti dan 1 cadangan Spanyol melawan Prancis bermain di luar negeri. Yaitu Porro di Tottenham Hotspur, Rodri di Manchester City dan Merino di Arsenal, ketiganya di Liga Inggris. Kemudian Ruiz dari Paris Saint-German (PSG), Liga Prancis.
Bandingkan dengan pemain Prancis. Ternyata hanya 3 orang yang bermain di liga lokal, semuanya dari PSG. Yaitu penyerang sayap kiri-kanan Dembele dan Barcola, dan pemain cadangan Doue yang dimainkan pada menit 56.
Sisanya, dari Inggris 4 pemain di klub berbeda, terdiri dari 2 pemain inti dan 2 cadangan. Yaitu Saliba dari Arsenal, Digne dari Aston Villa, Cherki dari Manchester City dan Lacroix dari Crystal Palace.
Dari Italia dan Spanyol masing-masing 3 pemain. Yaitu kiper Maignan dan Rabiot dari AC Milan, lalu cadangan Kone dari AS Roma, Tchouameni dan Mbappe dari Real Madrid dan Kounde dari Barcelona. Jerman menyumbanng 2 pemain dari klub Bayern Munich yaitu Upamecano dan Olise. Terakhir, 1 dari klub Al Hilal Arab Saudi yaitu Theo Hernandez.
Artinya, ada 12 pemain Spanyol atau 75 persen yang main di dalam negeri sementara hanya 3 pemain atau 18.75 persen di Prancis. Artinya lagi, di semi final Piala Dunia 2026 Spanyol, dibantu Inggris dan Prancis, mengalahkan 6 negara. Yaitu Prancis, Inggris, Italia, Spanyol, Jerman dan Arab Saudi.
Lalu, apakah ada hubungan jumlah pemain merumput di luar negeri dan dalam negeri dengan prestasi di Piala Dunia? Ini bisa dilihat dari 6 Piala Dunia sebelumnya.
Ternyata 3 juara Piala Dunia terakhir yaitu Jerman 2014, Prancis 2018 dan Argentina 2022, squad didominasi pemain yang merumput di luar negeri.
Jika dibandingkan dengan 3 juara sebelum itu, yakni Brasil 2002, Italia 2006 dan Spanyol 2010, hasilnya berbeda. Brasil didominasi pemain dari liga dalam negeri, meskipun saat itu pemain bintangnya seperti Ronaldinho dan Ronaldo bermain di Eropa. Sementara pada Piala Dunia berikutnya, 2006, Italia yang jadi juara, 100 persen pemainnya main di liga Italia. Terakhir Spanyol saat juara 2010 juga mayoritas squad main dalam negeri.
Nah dari 4 semi finalis Piala Dunia 2026, hanya Spanyol yang didominasi pemain yang main dalam negeri. Tiga semi finalis lain ada di posisi sebaliknya.
Tulisan ini dibuat saat Spanyol sudah berada di final, menunggu pertandingan semi final lainnya. Mereka mematahkan tren yang terjadi di tiga Piala Dunia terakhir jika keluar sebagai juara. Dan lagi-lagi, mereka akan mengalahkan banyak negara.
Paser, Kalimantan Timur, 15 Juli 2026
