By Andi Satia
Kala desiran hati menusuk di sela sela kerinduan
Kutitip senandung suara hatiku
Lewat jendela hatimu
Tuk merangkai butiran butiran cinta
Tentang rindu yang tak pernah sirna
Rindu yang menerobos dinding hati
Menggeliat di dasar kalbu
Memaksa batin mengembara di alam hayal
Menelusuri lorong waktu
Mendekap hati yang lagi resah
Memenjarakan rasa dalam penantian
Membuat hati gundah gulana
Kini hari hariku akan mengupas habis kegundahanku
Perlahan – lahan sampai pada titik jiwa yang resah
Kuterperangkap dalam lingkaran kerinduan
Pada lamunan di ujung malam
Akankah angan dan hayalku dapat berlabuh di muara rindu
Serta mendulang asmara di danau bahagia ,yang tiada bertepi bak seluas samudra.

Terus berkarya Bu Andi 👍👍
Keren puisinya, terus berkarya Bu Andi 👍👍
Insya Allah akan berlabu jika pelabuhan akan terbangun degan sempurna.
Tulisanya Keren pg..🙏
Makasi nanda oenizt tjeng,semoga pelabuhan jiwa siap menyambut butiran butiran cinta di dermaga rindu,yg telah terbangun kokoh dgn keyakinan hati
Mantap puisix puang…sehat selalu puang bunda terus maju dengan karya² terbaru👍👍🥰
Mendadak rindu habis baca puisi nya Bu Andi 😊
Nakasi bunda muhlifa ,ternyata puisi sya memicu rasa rindu yg mendadak
Ana siapa tu rindunya di tujukan
Rindu yg tida berakhir didasari dg kesabaran yach bund
Terus berkarya bu.. Andi semangat sukses selalu
Mantap bunda Kk’. Teruslah menulis 😀🙏
Mantap bu ks. 👍👍👏👏