Robohnya Idealisme Kampus
Oleh : Ruslan Ismail Mage Judul tulisan ini terinspirasi dari cerpen fenomenal A.A. Navis berjudul “Robohnya Surau Kami”. Cerpen yang dinilai sebagai salah satu karya monumental dalam dunia sastra Indonesia…
Dilahirkan Menjadi Pemandu
Oleh: Ruslan Ismail Mage* Pagi cerah suhu pun sejuk menyelimuti suasana wisuda sarjana di salah satu perguruang tinggi swasta ternama. Hampir seribu wisudawan/wisudawati mengikuti prosesi dengan jubah kebesarannya. Tawa canda…
Dilahirkan Menjadi Pemandu
Para dosennya seperti Tenzing Norgay, hanya bertugas memandu kalian mencapai puncak menjadi orang-orang sukses di bidangnya masing-masing.
Pembicara Andalan
Oleh: Pusvita Sari* Saya termasuk salah seorang mahasiswi yang gemar mengikuti seminar, workshop, atau pelatihan pengembangan diri sebagai bekal terjun di dunia kerja nantinya. Baik itu dilakukan di luar kampus,…
Temukan Momentum Intelektualitasnya
Oleh: Ruslan Ismail Mage* Secara politik, Indonesia tahun 1998 mendapat berkah setelah gerakan reformasi melahirkan proses demokratisasi dihampir seluruh kehidupan berbangsa dan bernegara. Dikatakan berkah karena secara teoritik demokrasi adalah…
Dilarang Menonjol oleh Mama
Dulu aku sempat berpikir kenapa mama bilang seperti itu kepadaku, bukannya lebih bagus tampil mencolok dapat banyak perhatian dari orang-orang. Semakin kesini aku semakin paham, apa yang dikatakan mama beberapa…
Selamat HUT kemerdekaan RDTL ke-21
Oleh: Elvira Pereira Ximenes Selamat negaraku tercinta RDTLUmurmu mulai masuk masa dewasaBagaikan seorang anak manusiaSudah cukup dewasa menata diri Negaraku RDTL tersayangKaulah negara di era milenialWajarlah jika masih ada banyak…
Menghibur Diri dengan Politik Harapan
Oleh : Ruslan Ismail Mage Tidak bisa dipungkiri sejak GBHN dihilangkan pasca reformasi, negeri besar dan kaya raya ini sepertinya berjalan tanpa arah, laksana kapal pesiar mewah yang berlayar tanpa…
Berkemahlah di Hatiku
Oleh: Elvira Pereira Ximenes Wahai pelitakuTerangilah mata batinkuBukalah pintu rezekikuPancarkanlah cahayamu padaku Wahai jiwakuTemanilah akuMenyatulah dalam sanubarikuDengarkanlah suara hatiku Wahai Roh KudusKuduskan dirikuBersihkanlah tubuh jiwa dan rohkuKuasailah pikiranku Wahai pelindungkuLindungilah…
Temani Aku Malam Ini
Oleh: Elvira Pereira Ximenes Dalam kesunyian malamAku beratapkan langitKuratapi diriku dalam sepiTiada sebatang hidung menanggapiku Aku berdoa dalam keheninganSambil menatap ke langitKu dapati miliaran bintangSeolah mereka sedang mengamatiku dari ketinggian…
