Seorang penulis harus mendapatkan uang untuk dapat hidup dan juga menulis, tapi jangan membuatnya hidup menulis dengan tujuan uang.
karl Marx
KARL MARX ITU ???
(yang anda harus tahu)
Walaupun karya-karya Marx mengubah banyak sudut pandang perekonomian dan politik dunia, kehidupan personal Marx ternyata penuh lika-liku. Kisah tragisnya tidak jauh berbeda dengan Schopenhauer dan Van Gogh.
1) Pas muda tukang mabok dan berantem, tapi disinilah dia menemukan jati dirinya
Sebagai mahasiswa di Universitas Bonn, Marx diperkenalkan dengan Hegel dan bergabung dengan grup bernama Young Hegelians, sebuah grup yang memiliki pandangan radikal tentang agama dan masyarakat.
Disaat itu, ia mempunyai kepribadian yang sangat liar, bahkan pernah dipenjara karena mabok dan berantem sama mahasiswa lain. Tapi, hubungannya dengan Young Hegelian membuat Marx meradikalisasi dirinya dan mempengaruhi segala pandangan hidup beliau.
Karena pandangan ekstremnya tentang agama dan politik serta asosiasi diri Marx dengan Young Hegelian, pemerintah saat itu menyangkal karier akademik Marx dan akhirnya ia harus puas bekerja sebagai jurnalis.
2) Marx dia lelaki tanpa negara.
Sepanjang tahun 1840an, Marx mendapati dirinya merupakan manusia tanpa negara. Ia diusir dari Perancis pada 1845, ditolak dari Belgia pada 1848, dan terpaksa meninggalkan Prusia pada tahun yang sama. Kemudian, ditolak oleh Inggris pada 1849.
Akhirnya, Marx mengajukan diri kepada Prusia untuk menaturalisasi ulang dirinya, tapi akhirnya ditolak. Tidak sampai situ, ada beberapa penolakan lagi seperti di Republik Texas.
3) Istri Marx pernah menggadaikan celananya untuk membeli makanan.
Sejak pindah ke Inggris pada awal 1849 sampai saat kematiannya, Marx sekeluarga hidup dalam kemiskinan. Setahun setelah tiba di London, ia ditendang dari apartemen dua kamarnya karena gagal membayar sewa.
Selama beberapa dekade setelah itu, ia terpaksa menggunakan nama palsu untuk bersembunyi dari kreditor. Pada beberapa hari, Marx bahkan tak bisa meninggalkan rumahnya karena istri Marx harus menggadaikan celananya untuk membeli makanan.
(https://t.co/j0HYJe1woE)
Untungnya, salah satu teman Marx bernama Friedrich Engels sering mengirimkan uang kepada Marx, jumlahnya setara dengan $36.000. Marx kemudian pernah mengingat pernyataan ibunya, “Andaikan Karl membuat modal (capital), alih-alih hanya menulis tentang itu.”
(https://t.co/YfnRaYCRYV)
4) Seorang rekan komunis pernah merencanakan untuk membunuh Marx karena tidak cukup radikal.
Setelah pindah ke London, Marx mengorganisasi cabang Liga Komunis Inggris, partai politik Marxis pertama. Salah satu anggota kelompok yang sangat vokal dan radikal ialah August Willich.
Willich merupakan mantan komandan militer Prusia yang telah diadili di pengadilan militer karena menjadi seorang Komunis. Willich yakin bahwa Marx kurang revolusioner dan dilaporkan berencana membunuhnya.
(https://t.co/YRFCyx346W)
Pada pertemuan Liga Komunis itu, Willich menantang Marx untuk berkelahi. Tapi ditolak oleh Marx dan kejadian ini menjadi permulaan berakhirnya Liga Komunis di Inggris. (Willich pindah ke AS dan menjadi jenderal di Union Army selama Perang Saudara AS)
(https://t.co/B0Hc0mf6ab)
5) Marx meninggal dalam keadaan bangkrut dan pemakamannya hanya dihadiri 11 orang.
Pada tahun 1862, Marx menulis surat kepada Engels, “Kehidupan yang buruk seperti ini tak layak dijalani.”
(https://t.co/4BmhplElDa)
Ketika ia meninggal dalam keadaan bangkrut, pengaruhnya mulai memudar dan pemakamannya pada tanggal 17 Maret 1883 hanya dihadiri 11 orang.
Pengaruh Marx mungkin telah memudar menjadi ketidakjelasan sampai saat ini apabila seorang revolusioner Rusia bernama Lenin tidak lahir.
Setelah membaca Das Kapital, Lenin menyatakan bahwa dirinya ialah sseorang Marxis, kejadian ini setelah 7 tahun kematian Marx. Lenin kemudian menjadi pendiri Partai Komunis Rusia, pemimpin Revolusi Bolshevik, dan kepala negara pertama Uni Soviet.
(https://t.co/p018gMixrr)
Kehidupan personal Marx yang tragis ini juga berandil besar pada kritisisme terhadap Marxisme, mulai dari nilai-nilai buruh, inkosistensi dan relevansi teorinya, sampai kritik secara epistemologi.
Marx itu sangat unik, banyak yang salah memahaminya dan banyak juga yang terlalu bersikap utopis akan pandangannya. Maka dari itu, Logos cukup banyak membahas Marx karena perlunya pengertian yang menyeluruh agar stigma-stigma kontroversial terhadap Marx bisa diminimalisir.
Sama seperti ketika kita melihat Filsafat Kierkegaard yang kisah cintanya tragis atau Nietzsche
Sumber:
- https://t.co/87HkKNRJIe
- https://t.co/by99Yqqhlr
- Konten oleh @NP
